Showing posts with label pada. Show all posts
Showing posts with label pada. Show all posts

Wednesday, May 21, 2014

Rawat Transmisi Cegah Getar pada Tongkat Persneling

Gaya berkendara dan perawatan mobil yang dapat memperpanjang usia komponen-komponen sistem transmisi sebenarnya sangat sederhana. Pertama, lakukan perpindahan gigi ketika pedal kopling benar-benar telah diinjak penuh. Kedua, sesuaikan posisi gigi transmisi dengan beban, kecepatan kendaraan dan RPM. Dan yang ketiga, agar kerja komponen-komponen tersebut tidak terganggu, lakukan penggantian oli transmisi secara teratur.

Jika poin-poin di atas yang sangat mudah dilakukan kurang kita perhatikan, biasanya muncul masalah di seputar sistem transmisi. Misalnya, gigi sulit dipindahkan, terdengar suara aneh saat mobil melaju pada kecepatan tinggi, bahkan ada yang efeknya sampai ke tongkat persneling. Salah satunya adalah getaran tongkat persneling terasa tidak normal.

Seperti kasus yang pernah dikeluhkan salah satu pengendara ke AstraWorld melalui email ke customerservice@astraworld.com. Mobilnya terasa kurang nyaman karena getaran tongkat persnelingnya lebih keras dari biasanya, bahkan diiringi dengan bunyi. Gangguan itu muncul saat-saat awal mobilnya bergerak. Tapi jika sudah melaju, getaran atau bunyi tersebut hilang dengan sendirinya.

Getar dan bunyi di tongkat persneling pada saat awal bergerak, pada umumnya terkait dengan bushing yang sudah aus. Komponen yang terbuat dari plastik ini terletak di ujung tongkat persneling bagian bawah. Tugasnya memang meredam getaran. Ia menjadi perantara persambungan ujung tongkat persneling dan pemindah gigi. Karena aus, maka tidak presisi lagi (ada celah). Itulah sebabnya getaran tongkat persneling terasa agak lebih keras. Apalagi pada saat mobil mulai bergerak, di mana saat itu beban mesin sangat besar sehingga getaran mesin pun lebih kuat.

Kasus seperti ini biasanya terjadi pada kendaraan yang menggunakan sistem penggerak roda belakang. Konstruksinya berbeda dengan sistem penggerak roda depan yang tidak menggunakan bushing. Getaran biasanya juga diiringi bunyi karena logam-logam tersebut (ujung tongkat persneling dan pemindah gigi) saling beradu. Semakin keras sentuhannya, semakin keras bunyinya.

Berhubung sumber masalahnya adalah bushing yang aus, maka solusinya adalah mengganti komponen yang terbuat dari plastik tersebut dengan yang baru. Memang, jika dibiarkan kerusakan ini tidak menjalar ke komponen yang lain. Hanya, bushing pada tongkat persneling yang aus dan terus dipaksakan bekerja akan membuat getar dan bunyinya semakin keras.

Keausan pada bushing umumnya memang karena faktor usia. Namun tidak hanya itu. Seperti disebutkan di atas, gaya berkendara juga turut mempengaruhi daya tahan komponen. Perpindahan gigi transmisi yang tidak tepat misalnya (tidak menginjak pedal kopling secara penuh), akan memberi pengaruh buruk pada komponen-komponen sistem transmisi. Karena itu, ikutilah gaya berkendara yang baik dan benar.

Astraworld.com
Selengkapnya

Wednesday, May 14, 2014

Pengaruh Pengisian Gas Nitrogen pada ban

Beberapa pengaruh pengisian gas Nitrogen pada ban.

1. Mengakibatkab bantingan ban terasa semakin empuk.

2. Dengan murni unsur N, maka didalam ban tidak akan terjadi proses oksidasi, oksidasi ini lama kelamaan bisa menimbulkan karat pada kawat baja yang mengikat karet ban. Jika kawat ini putus, maka bisa dikatakan bahwa ketahanan ban pada bagian tersebut telah hilang. Oleh sebab itu biasanya yg lebih sering mengalami pecah ban adalah ban yang diisi oleh angin/udara biasa (bukan nitrogen), sementara pada pamakai nitrogen biasanya pecah saat terjadi kecelakaan.

3. Dengan tingkat pemuaian molekul yang rendah, perbedaan pengukuran pada saat dingin dan panas tidak akan berbeda jauh, hanya selisih sekitar 2 KPa.
Selengkapnya

Sunday, May 11, 2014

Kelebihan EPS pada Suzuki Karimun

1. Free Maintenance
Bisa dibilang EPS pada Karimun itu free maintenance, alias bebas perawatan karena beda dengan hidraulis yang menggunakan oli–dimana pada periode tertentu diharuskan mengecek dan mengganti olinya, EPS Karimun menggunakan sistem elektrik, tidak ada pompa hidraulis, tidak ada oli, tidak ada perawatan.

2. Tidak Membebankan Kinerja Mesin
Karena tidak menggunakan pompa hidraulis, maka tenaga dari mesin tidak berkurang untuk menggerakan pompa. EPS Karimun sama sekali tidak membebankan kinerja mesin.

3. Off pada kecepatan >60 KM/h
Uniknya EPS pada Karimun akan mati pada saat kecepatan di atas 60 KM/h, hal ini tentu saja lebih kepada kenyamanan dan keamanan pengemudi sehingga handling setir tetap mantap di kecepatan tinggi.

YANG HARUS ANDA KETAHUI

Pada panel instrumen Karimun terdapat indikator EPS yang merupakan indikasi bekerja atau tidaknya(ada masalah) pada power steering Karimun. Indikator EPS biasanya akan mati saat mesin sudah hidup (pada Karimun tahun terbaru) atau hidup beberapa saat kemudian mati sebelum di start. Jika indikator EPS menyala terus (atau berkedip) setelah mesin hidup serta setir terasa berat, kemungkinan ada masalah dengan EPSnya.
Opps…jangan panik dulu kalau indikator EPSnya menyala. EPS Karimun bisa dibilang bandel karena sangat jarang sekali rusak. Biasanya problem ini muncul karena ada masalah dengan sistem kelistrikannya. Karena menggunakan EPS maka listrik menjadi sumber utama sebagai pasokan tenaga untuk menggerakan motor power steering. Maka coba jalani pengecekan hal-hal berikut.

1. Cek Aki dan Alternator
Karena pada saat menyalakan pertama kali EPS mengambil daya dari Aki untuk menghidupkannya, jika Aki tekor/lemah maka EPS akan lemah, biasanya juga dibarengi dengan mesin susah di start.
Periksa juga Alternator, apakah masih dalam kondisi baik, karena bila alternator rusak maka pengisian listrik ke aki akan bermasalah sehingga aki cepat tekor meskipun aki sudah di ganti baru. Caranya mengeceknya dengan melepas positif aki saat mesin dinyalakan. Jika pengisian bagus maka mesin tetap hidup.
Perlu diperhatikan juga bahwa penggantian aki jangan sampai melebihi spesifikasi standar mobil, karena jika mengganti dengan ampere yang besar maka spesifikasi alternator juga perlu diganti dengan yang kapasitasnya lebih besar.

2. Cek Konektor EPS dan Sekring
Cek Konektor EPS yang ada di balik dashboard, biasanya karena usia atau goncangan konektor dapat menjadi longgar atau kotor, bisa dibersihkan dengan cairan penetran seperti WD-40.
Selanjutnya cek juga sekring power steering, apakah putus atau tidak, karena jika putus maka aliran listrik ke power steering juga akan terputus.
Selengkapnya

Wednesday, April 2, 2014

Mari Lebih Peduli pada Mobil yang Terpanggang Matahari

Cuaca juga mempengaruhi cara kita merawat mobil kesayangan mengingat kondisi lingkungan yang dingin, basah, kering, atau berdebu dsb pasti berimbas terhadap bagian-bagian mobil. Lalu, pada musim kemarau yang sepanjang hari memaksa kita berkendara di bawah terik matahari seperti sekarang ini, perawatan macam apa yang sebaiknya kita lakukan?

Pertanyaan ini memang penting dan bila diabaikan cukup merugikan. Contoh sederhana, lihat saja kondisi cat mobil Anda. Buram atau masih kinclong ? Atau, coba pegang karet wiper. Masih elastis atau sudah keras? Begitu juga karet-karet pada pintu mobil yang mestinya masih utuh dan tidak robek-robek serta mampu meredam bunyi ketika pintu ditutup. Boleh jadi, buramnya cat atau tidak elastisnya lagi karet-karet pada mobil terjadi karena kekurangpedulian kita menangani pengaruh panas matahari terhadap mobil.

Cat dan karet-karet mobil adalah dua hal paling cepat terkena imbas panas matahari. Suhu yang tinggi seperti memanggang cat dan karet-karet. Celakanya lagi, kebanyakan tempat parkir juga tidak memiliki atap yang sebenarnya dapat meminimalisir efek buruk sinar matahari. Karena itu, langkah pertama perawatan mobil terkait dengan musim panas ini adalah: usahakan memarkir mobil di tempat teduh.

Namun, seandainya pun Anda seringkali kesulitan menemukan tempat parkir yang teduh, kurangilah dampak buruk panas matahari dengan poin-poin berikut ini:

1. Sebelum meninggalkan tempat parkir, tegakkanlah wiper agar karet-karet wiper tidak bersentuhan langsung dengan kaca mobil. Kaca yang panas akan makin mempercepat ketidakelastisan karet wiper. Permukaan karet wiper menjadi tidak rata dan mengeras.

2. Untuk mengurangi penerobosan panas matahari ke kabin, pasangi kaca mobil Anda dengan kaca film yang dapat menahan radiasi.

3. Sebaiknya lakukan pemolesan body mobil secara rutin. Akan jauh lebih baik lagi bila cat mobil Anda diberi lapisan pelindung cat.

4. Jangan lupa untuk menyingkirkan barang-barang yang mudah meledak dari dalam kabin saat memarkir mobil. Sebab, mobil yang diparkir di bawah sinar langsung matahari tak ubahnya sebuah oven.

5. Turunkan sedikit kaca jendela (sekitar 0.5 atau 1 cm) agar tekanan serta panas dalam kabin tidak terlalu tinggi. Suhu kabin yang tinggi juga bisa memicu pecahnya kaca depan kendaraan. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Thursday, March 6, 2014

Mengenal Relay Pada Mobil Dan Sistem Starter



Relay adalah semacam saklar yang digerakan listrik. Loh saklar listrik kok digerakan listrik? Apa maksudnya? Contohnya relay lampu, jika lampu menggunakan lampu halogen 120 watt misalnya. Berarti harus menggunakan kabel yang kuat 120 watt/12 volt = 10 Ampere. Sementara lampu asli dari pabrik bawaan hanya 60 watt (misalnya) yang memakai kabel dengan KHA(Kekuatan Hantar Arus) 5 Ampere. Jika lampu 60 watt ini diganti 120 watt maka kabel KHA 5 A dilewati arus 10 A, yah kabel jadi panas.. melepuh dan hangus. Yang memicu konsrtleting dan kebakaran. Jadi kabel KHA 5A harus diganti kabel KHA 10A. Masalahnya :

- Ganti kabel hingga switch di dashboard --> repot dan mahal
- kabel KHA 10A jadi panjang --> mahal juga

Jadi digunakan relay. Dengan relay ini maka saklar didashboard seolah dipindahkan dekat lampu dan accu. Saklar di dashboard digunakan untuk menyaklar relay yang berada di dekat lampu dan accu. Karena arus yang digunakan untuk menggerakan relay sangat kecil, sekitar 0.07 A - 0.14 A maka instalasi kabel yg KHA 5A tadi tidak usah diganti. Selanjutnya penyaklaran lampu dilakukan oleh relay. Relay lampu biasanya bisa menyaklar arus hingga 30 - 40 A. Nah baru kabel dari accu ke lampu yang disaklar relay menggunakan kabel besar, misalnya pakai kabel KHA 10 A. Agar kabel besar tidak berpanjang-panjang maka relay diletakan di dekat accu dan lampu atau dinamo starter.

Bagaimana cara kerja relay?


Pada gambar diatas adalah relay 5 kaki, pada relay 4 kaki maka tidak ada kaki 87a. Terlihat antara kaki 85 dan 86 terdapat kumparan/koil. Koil ini jika dialiri listrik maka menjadi magnet yang menarik saklar kearah kaki 87, jika tidak ada arus pada koil maka saklar terlepas kembali ke titik 87a. Jika antara kaki 85 dan 86 tidak terdapat arus yang mengalir maka saklar tetap parkir di 87a, menghubungkan kaki 30 dan 87a, hubungan kaki 30 dengan kaki 87 terputus. Pada relay 4 kaki berarti hubungan kaki 30 dengan kaki 87 terputus. Tapi jika dialiri arus pada  kaki 85 dan 86 maka saklar tertarik parkir di kaki 87, menghubungkan kaki 30 dengan kaki 87. Jadi dengan meng-ON-OFF-kan listrik pada  kaki 85 dan 86 maka hubungan  kaki 30 dengan kaki 87 juga jadi ikut ON-OFF.. ini yang disebut relay. ON-OFF pada kaki 85 dan 86 hanya butuh arus 0.07 A - 0.14 A,  sementara saklar kaki 30 dan 87 mampu mengalirkan arus hingga 30 - 40 A.

Aplikasi pada lampu misalnya :


Aplikasi pada dinamo starter :
Biasanya relay digunakan untuk menyaklar solenoide starter, padahal  solenoide starter itu juga relay :D .

Pada sistem starter diatas terlihat kabel kontak-relay dan kontak accu pakai kabel KHA 0.5 A sementara kabel relay-dinamo-accu pakai kabel KHA 30 A.


Pada sistem starter diatas, kaki 30 terpasang ke accu melalui sebuah sekering. Titik 30 ini SELALU pada tegangan sekitar 12 volt. Kaki 87 terhubung ke trigger solenoid starter. Atau bisa jadi terbalik pemasangannya, titik 30 ke solenoid dan titik 87 ke (+) accu. Asumsinya selanjutnya adalah titik 87 ke solenoid dan titik 30 ke (+) accu.

Solenoid starter


Solenoid selalu terpasang pada dinamo starter
Titik 86 terhubung dengan kontak, jika kontak on maka ada tegangan sekitar 12 volt pada titik 86. Memeriksanya pakai AVOmeter atau Multimeter atau Testpen DC atau gunakan lampu mobil/motor 12 volt sebagai lampu test . Hubungan (-) lampu (yang ada ulirnya) dengan (-) accu. Tempelkan (+) lampu (yg menonjol) ke titik 86. Lampu test seharusnya menyala jika kontak on, dan mati jika off. Jika lampu test  selalu mati dan accu bagus (bisa cek juga dengan lampu) dan ada tegangan 12 volt di titik 30 (lampu test nyala di titik 30),  berarti ada masalah di kontak dan atau di kabelnya.

Jika lampu test tidak menyala saat ditempelkan di titik 30 maka berarti ada kabel atau sekering yang putus.

Jika lampu test selalu menyala di titik 30, dan nyala-mati di titik 86 mengikuti kontak, tapi tidak nyala di titik 87 berarti relay rusak. Untuk daruratnya, cabut relay dan hubungkan titik 86 dengan titik 87 memakai kabel.
Lampu DC 12 volt sebagai lampu test
Sangat dianjurkan untuk mempunyai Testpen DC :

Testpen DC sumber gambar : danangedewa.com

Contoh penggunaannya : Capit buaya di jepitkan pada massa/body mobil atau (-) accu. Ujung obeng ditempelkan pada titik yang ditest.

gambar : otomodif.otomotif.com
































Selengkapnya

Sunday, March 2, 2014

Tips Bore Up Baik pada motor anda


memiliki motor dengan kecepatan maximal cepat mungkin merupakan damban para anak muda sekarang dan pembalap tentunya, banyak tekhnik atau cara dan tidak perlu mengganti motor menjadi lebih bagus. Untuk solusinya mungkin bisa anda memakai cara dengan Bore Up. Bore Up sendiri merupakan pembesaran diameter piston yang melewati ukuran yg telah ditentukan oleh pabrikan.  yaitu over size, dimana over size terdiri dari 0,25 ; 0,50 ; 0,75 ; 1.00. limit yang paling tipis adalah 2 mm! jadi liner jangan sampai kurang dari 2mm!! klo kurang dari itu dapat dipastikan suhu dari liner akan cepat meningkat dan kerusakan liner serta kebocoran kompresi akan ada didepan mata! selanjutnya perlu penyesuaian setingan pilot jet dan main jet sesuai dengan kondisi mesin, biar perfoema mesin meningkat dan daya tahan mesin baik!. Untuk lebih tahu lagi mungkin kita bisa langsung saja membaca infoTips  tentang Bore Up di bawah ini.



langkah-langkah Bore Up :

  1. Mengganti seher atau piston dengan yang lebih besar sehingga tenaga (power) mesin motor kita lebih besar ketika berakselerasi.
  2. Mengganti klep. Penggantian ini ditujukan agar daya hisap dan juga buang hasil pembakaran mesin motor kita lebih cepat dengan volume yang lebih besar karena klep yang digunakan lebih cepat.
  3. Mengganti noken as dengan yang racing atau membubutnya. Hal ini bertujuan agar putaran yang dihasilkan lebih cepat sehingga fungsi klep lebih cepat digunakan karena ukuran noken as dan juga sudutnya yang lebih kecil dan lancip.
  4. Mengganti CDI dengan yang racing. Hal ini bertujuan untuk memberikan pengapian (ignition) yang sempurna dengan tanpa batas sehingga pembakaran lebih besar dan mampu menghasilkan tenaga yang besar pula.
  5. Mengganti karburator dengan ukuran yang lebih besar. Karburator merupakan bagian penting dalam mesin motor karena sebagai penyuplai bensin dalam pembakaran. Apabila semua mesin sudah di-bore up, maka karburator yang diperlukan juga lebih besar untuk hasil pembakaran dan suplai bensin yang sempurna.
  6. Mengganti knalpot dengan yang racing.
    Mengganti knalpot dengan yang racing dapat meningkatkan tenaga 1,8-3 Hp. Tentu jika tenaga motor kita ingin meningkat, exaust motor kita pun harus lebih besar agar pembuangan menjadi sempurna.
Pada dasarnya, ada banyak pilihan lain yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan tenaga motor selain keenam poin yang saya sebutkan di atas. Namun, dengan menerapkan keenam langkah di atas, insya allah kecepatan sepeda motor kita akan meningkat.
Selengkapnya

Thursday, February 27, 2014

Mengetahui Penyebab Suara Berisik pada Mobil dan Cara Mengatasinya

Seperti yang sudah banyak orang alami, munculnya suara berisik ketika mobil dihidupkan terasa sangat mengganggu dan tentunya mengurangi rasa nyaman ketika kita mengendarai kendaraan kita. Untuk itu, jika mobil anda mulai mengelurkan bunyi-bunyi berisik ketika mobil dihidupkan, itu berarti ada salah satu komponen yang bermasalah. Sebaiknya segera anda perbaiki agar suara berisik tersebut tidak berlarut-larut dan mencegah supaya tidak merembet ke komponen-komponen lainnya.

Tapi masalahnya, tahukah anda bagaimana cara untuk menghilangkan suara berisik yang terjadi pada mobil anda tersebut? Tapi anda tidak perlu khawatir, sebab kami akan merangkumkan caranya untuk ada. Tapi, sebelum itu, terlebih dahulu anda harus mengetahui apa yang menjadi penyebab munculnya suara berisik itu tadi. Sebab dengan mengetahui penyebabnya, anda akan bisa memperbaikinya dengan tepat sehingga tidak akan keluar bunyi berisik lagi ketika mesin mobil dihidupkan atau dijalankan. 
Mengetahui Penyebab Suara Berisik pada Mobil dan Cara Mengatasinya

Secara umum, suara berisik yang muncul pada sebuah mobil disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

Adanya pipa yang bocor pada sistem pembuangan
Sistem pembuangan yang bocor bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya suara berisik pada mobil, jadi pastikan pipa pada sistem pembuangan ini masih baik. Jika ada memang ada pipa yang bocor, sebaiknya anda perbaiki dengan menggantinya dengan pipa yang baru agar tidak menimbulkan suara yang berisik pada mobil anda.

Kondisi van belt yang mulai longgar
Van belt juga bisa menjadi sumber munculnya suara berisik pada mobil terutama van belt yang kondisinya kurang kencang alias longgar. Jika ini yang terjadi pada mobil anda, segera ganti dengan van belt yang baru dengan ukuran yang pas agar tidak longgar ketika dipasang. Selain menjadi sumber timbulnya suara berisik, van belt yang longgar juga rawan putus jika tidak segera diganti.

Bantalan kompresor yang sudah aus
Pernahkah anda mendengar suara berisik sesaat setelah anda menghidupkan ac pada mobil anda? Jika pernah, kemungkinan besar suara berisik tersebut disebabkan oleh bantalan kompresor yang sudah aus. Untuk mengatasinya, segera ganti dengan bantalan yang baru jika anda tidak ingin ada suara berisik pada mobil anda ketika anda menghidupkan ac.

Pelumas yang sudah tidak lengket (daya ikatnya berkurang)
Pastikan pelumas pada mesin dan bagian-bagian lainnya pada mobil anda masih bagus. Sebab jika pelumasnya telat diganti (sudah tidak lengket) dapat menyebabkan komponen-komponen mesin cepat aus sebab akan terjadi gesekan antar bagian, dan tentunya, geseka tersebut dapat menimbulkan suara berisik ketika mobil dihidupkan.

Shock breaker yang mulai aus
Pastikan shock breaker pada mobil anda masih bagus, tapi jika anda cek dan ternyata shock breakernya sudah aus, segera ganti dengan yang baru. Sebab jika shock breaker yang sudah aus tersebut tidak segera diganti dapat menyebabkan handling tidak stabil terutama ketika mobil dikendarai pada kecepatan tertentu. Dampaknya adalah akan timbul suara berisik dari bagian bawah.

Tambahkan pelindung pada mesin
Jika mesin mobil anda adalah yang menjadi sumber munculnya suara berisik, ada satu cara jitu untuk mengatasinya yakni dengan menambahkan sebuah pelindung mesin di atas throttle body. Mengapa? Sebab, selain melindungi mesin, penambahan pelindung tersebut juga dapat mengurangi suara berisik yang berasal dari mesin.

Tambahkan peredam suara
Tapi, jika dengan melakukan semua cara di atas masalah bunyi berisik pada mobil anda masih belum bisa teratasi, masih ada senjata pamungkas yang dapat anda lakukan yakni dengan menambahkan peredam suara diantara bodi dan interior pada mobil anda.
Selengkapnya

Sunday, February 23, 2014

Sejarah dan Sistem Cara Kerja Rem Angin Pada Kendaraan Bus Truk dll


SEJARAH penemuan rem angin Westinghouse ini cukup sederhana. Pada suatu hari Westinghouse mengadakan perjalanan dengan kereta api dan mengalami keterlambatan beberapa jam. Penyebabnya, dua kereta api telah bertabrakan dan memblokir rel yang akan dilalui. Atas kejadian itu, Westinghouse menjadi tertarik untuk menciptakan suatu sistem rem kereta api yang relatif aman. Ia mempunyai gagasan rem itu harus praktis. Cukup digerakkan seorang masinis dari dalam lokomotif. Selain itu, dalam pikirannya rem kereta api harus bekerja efektif. Artinya, rem tersebut ketika bekerja dapat menghentikan lokomotif dan rangkaian gerbong seketika.

Gagasan itu akhirnya diwujudkannya setelah ada membaca artikel dari suatu majalah. Sebetulnya artikel itu menceritakan tentang penggunaan udara yang dimampatkan untuk menjalankan bor pemecah batuan di pegunungan Alpen di Swiss. Tepatnya, pekerja yang menggunakan bor berada di dalam sebuah terowongan, sedangkan kompresor yang menyediakan udara bertekanan tinggi berada di mulut terowongan yang letaknya sekitar satu kilometer jauhnya. Kemudian ia berpendapat kalau tenaga udara yang dimampatkan dapat juga dipergunakan secara efektif untuk menjalankan rem kereta api sebagai pengganti tenaga manusia. Baru pada tahun 1868, ia menemukan rem angin yang menjadi cita-citanya. Tetapi, rem Westinghouse ini tentu masih harus menjalani pengujian lebih dahulu.

Singkatnya, pada suatu hari sebuah kereta api yang dilengkapi dengan sistem rem Westinghouse meluncur cepat keluar dari sebuah terowongan. Masinis yang ada di lokomotif mendadak melihat sebuah gerbong menghadang tidak jauh dari mulut terowongan. Ia berpendapat, suatu tabrakan tidak dapat dihindarkan lagi. Dalam keadaan kalut, ia membunyikan peluit lokomotif sebagai tanda bagi tukang rem untuk menjalankan tugasnya dengan segera. Di samping itu, ia menggerakkan sebuah tuas yang menjalankan rem angin Westinghouse.

Hasilnya, seluruh kereta api berhenti seketika hanya beberapa meter dari gerbong yang menghadang, sehingga terhindarlah suatu kecelakaan tersebut.
Pokoknya, sistem kerja rem angin Westinghouse itu sangat efektif. Dari kejadian inilah, akhirnya rem angin Westinghuose digunakan secara luas, baik untuk kereta api maupun untuk keperluan rem kendaraan-kendaraan berat yang lainnya, seperti truk dan bus. Jadi, atas jasa George Westinghouse itulah, kita merasa nyaman dalam menggunakan kendaraan-kendaraan berat, termasuk dalam dunia perkeretaapian.(dari Berbagai sumber)***


Spoiler for keuntungan pemakaian rem angin:
A. Merupakan media/fluida kerja yang mudah didapat dan mudah diangkut

1. udara dimana saja tersedia dalam jumlah yang tak terhingga.
2. saluran-saluran balik tidak diperlukan karena udara bekas dapat dibuang bebas ke atmosfir, sistem elektrik dan hidrolik memerlukan saluran balik.
3. udara bertekanan dapat diangkut dengan mudah melalui saluran-saluran dengan jarak yang besar, jadi pembuangan udara bertekanan dapat dipusatkan dan menggunakan saluran melingkar semua pemakai dalam satu perusahan dapat dilayani udara bertekanan dengan tekanan tetap dan sama besarnya. Melalui saluran-saluran cabang dan pipa-pipa selang, energi udara bertekanan dapat disediakan dimana saja dalam perusahaan.

B. Dapat disimpan dengan mudah
1. sumber udara bertekanan ( kompresor ) hanya menyerahkan udara bertekanan kalau udara bertekanan ini memang digunakan. Jadi kompresor tidak perlu bekerja seperti halnya pada pompa peralatan hidrolik.
2. pengangkutan ke dan penyimpanan dalam tangki-tangki penampung juga dimungkinkan.
3. suatu daur kerja yang telah dimulai selalu dapat diselesaikan, demikian pula kalau penyediaan listrik tiba-tiba dihentikan.

C. Bersih dan kering
1. udara bertekanan adalah bersih. Kalau ada kebocoran pada saluran pipa, benda-benda kerja maupun bahan-bahan disekelilingnya tidak akan menjadi kotor.
2. udara bertekanan adalah kering. Bila terdapat kerusakan pipa-pipa tidak akan ada pengotoran-pengotoran, bintik minyak dan sebagainya.
3. dalam industri pangan, kayu, kulit, dan tenun serta pada mesin-mesin pengepakan hal yang memang penting sekali adalah bahwa peralatan tetap bersih selama bekerja.

D. Tidak peka terhadap suhu
1. udara bersih ( tanpa uap air) dapat digunakan sepenuhnya pada suhu-suhu yang tinggi atau pada nilai-nilai rendah, jauh di bawah titik beku ( masing-masng panas atau dingin )
2. udara bertekanan juga dapat digunakan pada tempat-tempat yang sangat panas, misalnya untuk pelayanan tempa tekan, pintu-pintu dapur pijar, dapur pengerasan atau dapur lumer.
3. peralatan-peralatan atau saluran-saluran pipa dapat digunakan secara aman dalam lingkungan yang panas sekali, misalnya pada industri-industri baja atau bengkel-bengkel tuang ( cor ).

E. Aman terhadap kebakaran dan ledakan
1. keamanan kerja serta produksi besar dari udara bertekanan tidak mengandung bahaya kebakaran maupun ledakan.
2. dalam ruang-ruang dengan resiko timbulnya kebakaran atau ledakan atau gas-gas yang dapat meledak dapat dibebaskan, alat-alat pneumatik dapat digunakan tanpa dibutuhkan pengamanan yang mahal dan luas. Dalam ruang seperti itu kendali elektrik dalam banyak hal tidak diinginkan.

F. Tidak diperlukan pendinginan fluida kerja
1. pembawa energi ( udara bertekanan ) tidak perlu diganti sehingga untuk ini tidak dibutuhkan biaya. Minyak setidak-tidaknya harus diganti setelah 100 sampai 125 jam kerja.

G. Rasional ( Menguntungkan )
1. pneumatik adalah 40 sampai 50 kali lebih murah daripada tenaga otot. Hal ini sangat penting pada mekanisasi dan otomatisasi produksi.
2. komponen-komponen untuk peralatan pneumatik tanpa pengecualian adalah lebih murah jika dibandingkan dengan komponen-komponen peralatan hidrolik.

H. Kesederhanaan ( Mudah Pemeliharan )
1. karena konstruksi sederhana, peralatan-peralatan udara bertekanan hampir tidak peka gangguan.
2. gerakan-gerakan lurus dilaksanakan secara sederhana tanpa komponen mekanik, seperti tuas-tuas, eksentrik, cakera bubungan , pegas, poros sekrup dan roda gigi.
3. komponen-komponennya dengan mudah dapat dipasang dan setelah dibuka dapat digunakan kembali untuk penggunaan-penggunaan lainnya.

I. Aman
1. sama sekali tidak ada bahaya dalam hubungan penggunan pneumatik, juga tidak jika digunakan dalam ruang-ruang lembab atau udara luar. Pada alat-alat elektrik ada bahaya hubungan singkat.

J. Dapat dibebani lebih
Alat-alat udara bertekanan dan komponen-komponen berfungsi dapat ditahan sedemikian rupa hingga berhenti. Dengan cara ini komponen-komponen akan aman terhadap pembebanan lebih. Komponen-komponen ini juga dapat di rem sampai keadaan berhenti tanpa kerugian.
1. pada pembebanan lebih alat-alat udara bertekanan memang akan berhenti, tetapi tidak akan mengalami kerusakan. Alat-alat listrik terbakar pada pembebanan lebih.
2. suatu jaringan udara bertekanan dapat diberi beban lebih tanpa rusak.
3. silinder-silinder gaya tak peka pembebanan lebih dan dengan menggunakan katup-katup khusus maka kecepatan torak dapat disetel tanpa bertingkat.

K. Biaya pemasangan murah
1. mengembalikan udara bertekanan yang telah digunakan ke sumbernya ( kompresor ) tidak perlu dilakukan. Udara bekas dengan segera mengalir keluar ke atmosfir, sehingga tidak diperlukan saluran-saluran balik, hanya saluran masuk saja.
2. suatu peralatan udara bertekanan dengan kapasitas yang tepat, dapat melayani semua pemakai dalam satu industri. Sebaliknya, pengendalian-pengendalian hidrolik memerlukan sumber energi untuk setiap instalasi sendiri ( motor dan pompa ).

Supaya saat pengereman tidak mengeluarkan tenaga yang besar, maka dibuatlah suatu sistem pengereman yang memakai tenaga tekanan udara, pesawat ini disebut pesawat rem tekanan udara atau lebih dikenal rem angin atau rem pneumatik. Sistem rem angin dilengkapi dengan sebuah kompresor, gunanya untuk menghasilkan udara kompresi. Kompresor itu digerakkan oleh mesin kendaraan.


Selain karena kelalaian pengemudi,faktor kendaraan yg mencakup rem,keausan ban dll juga menjadi faktor yg sering muncul dalam sebuah kecelakaan

Spoiler for Ini dia akibat2 dari rem blong:
 



Spoiler for update gambarnya gan (ati2 bw killer):
 

Selengkapnya

Wednesday, February 19, 2014

Mengisi Refrigerant Pada Sistem AC Mobil


Mengisi Refrigerant Pada Sistem AC Mobil 

Manifold Gauge/Manometer
Manifold pengukur adalah alat yang berfungsi selain untuk mengosongkan/mengisi refrigerant juga sebagai alat untuk mengidentifikasi gangguan. Konstruksi yang istimewa dari alat ini harus dipelajari secara seksama agar penggunaannya menjadi optimal dan terhindar dari kesalahan pemakaian. Penjelasan berikut menggunakan manipol pengukur model keran seperti pada gambar dibawah dengan 4 nipel penghubung ( ada yang hanya menggunakan 3 niple penghubung, yang perbedaannya pada niple no 4 tidak ada )

Kondisi Hubungan saluran manifold gauge.

1)    Keran katup tekanan rendah terbuka dan keran katup tekanan tinggi menutup.
       Dalam kondisi ini :
  •   Niple 2,3,4 dan pengukur tekanan rendah  saling berhubungan.
  •   Niple 1 hanya terhubung dengan pengukur tekanan tinggi.

 

2)    Keran katup tekanan rendah tertutup dan keran katup tekanan tinggi membuka.
       Dalam kondisi ini :

  •  Niple 1,2,4 dan pengukur tekanan tinggi saling berhubungan.
  •  Niple 3 hanya terhubung dengan pengukur tekanan rendah.
 


3)    Kedua keran katup terbuka
       Dalam Kondisi ini :

  • Semua niple penghubung dan pengukur saling berhubungan.
 

5)    Kedua keran katup tertutup.
       Dalam kondisi ini :

  • Niple 1 berhubungan dengan pengukur tekanan tinggi.     
  • Niple 3 berhubungan dengan pengukur tekanan rendah.

 


Mengisi Refrigerant pada sistem AC Mobil.


 
a.    Mengenal Refrigerant ( Zat pendingin )
       Refrigerant atau zat pendingin mempunyai kemampuan menyerap panas dalam jumlah yang besar dan pada proses itu disertai dengan perubahan wujud yaitu dari cair menjadi gas. Zat  pendingin   yang sering digunakan pada sistem    AC mobil adalahR 12 atau juga dikenal dengan CFC 12 (fluorinated hydrocarbon). Kelebihan zat  pendingin ini antara lain :
  •      Mendidih pada –29,8oC dalam tekanan atmosfir.
  •      Stabil pada temperatur baik tinggi maupun rendah.
  •      Tidak menimbulkan reaksi terhadap logam.
  •      Dapat larut bila dicampur dengan minyak.
  •      Kurang bereaksi terhadap karet.
  •      Tidak berwarna dan tidak berbau.
 

    Kekurangannya adalah dapat mempengaruhi penipisan lapisan ozon pada atmosfir bumi yang menjaga terjadinya radiasi sinar ultra Violet dari matahari dan menimbulkan efek rumah kaca.

     Refrigerant (Zat Pendingin) lain  yang sekarang banyak dijumpai dan lebih ramah terhadap ozon serta memiliki efektifitas pendinginan lebih baik adalah HFC 134a.
     Refrigerant yang dipakai sebagai alternatif pengganti lainnya adalah: Ternary blend yang merupakan campuran dari zat pendingin yang berbeda seperti : HCF22,HFC152a dan HCFC124 dan yang sudah sangat kita kenal yaitu gas alam cair ( LPG ) meskipun zat ini sangat mudah terbakar, sehingga pada beberapa negara tertentu penggunaan LPG ini tidak diijinkan lagi.
 

b.    Mengenal pelumas Kompressor.
       Pelumas kompresor diperlukan untuk melumasi bantalan-bantalan serta bidang permukaan yang saling bergesekan. Oleh karena pelumas pada kompresor ikut bersirkulasi dengan refrigerant, maka dibutuhkan oli khusus untuk kompresor.

 

                        Salah satu contoh oli khusus untuk kompresor
  

Oli kompresor terdiri dari berbagai tingkatan dan jenis yang diolah sedemikian rupa sehingga menghindari timbulnya busa dan belerang. Selain itu oli kompresor sangat bergantung dengan jenis refrigerant yang digunakan dan secara spesifik dapat diuraikan :
  •  untuk refrigerant R12 : digunakan pelumas mineral.
  •  untuk CFC 134a    : digunakan PAG (Poly Alkylene Glycol ) atau pelumas Ester.

Jumlah oli kompresor baik dalam keadaan kosong maupun sebagai tambahan karena penggantian komponen.
  •   kosong (pemasangan baru)..... 100 cc
  •   ganti receifer.......................... 20 cc
  •   ganti condenser ..................... 40 – 50 cc
  •   ganti evaporator .................... 40 – 50 cc

Cara mengisi refrigerant.

Sebelum mengisi refrigerant sistem rangkaian harus dalam keadaan kosong, tidak ada udara ataupun uap air yang tersisa didalamnya. Untuk mengosongkan sistem rangkaian ini lakukanlah langkah pengosongan dengan menggunakan alat Vacuum pump.

Prosedur pengosongan :

  •  Tutup kedua katup manifold gauge.
  •  pasang manifold gauge ke kompresor dengan selang merah ke nipel tekanan tinggi dan  
  •  selang biru ke nipel tekanan rendah serta selang hijau ke pompa vakum.
 

  • Bukalah salah satu katup manifold dan hidupkan pompa vakum.
  • Bacalah ukuran pada vakum gauge, hingga menunjukkan angka +/- 600 mmHg ( 23,62 inHg; 80 kPa )
  • Bukalah sisi katup manifold yang lain agar vakum bekerja dari dua sisi untuk lebih mengefisienkan kerja pompa vakum. 
  • Baca kembali ukuran pada vakum gauge dan pastikan sistem telah bersih dari udara maupun uap air dengan angka penunjuk berada pada angka 750 mmHg ( 29,53 in Hg; 99,98 kPa )
  • Biarkan pompa vakum tetap hidup kurang lebih selama 30 menit.
  • Tutup kedua katup manifold sebelum mematikan pompa vakum.
  • Tunggu kurang lebih 15 menit dan amati angka penunjuk meteran. Bila terjadi penurunan maka berarti dalam sistem rangkaian masih terjadi kebocoran.
  • Cari kebocoran dengan alat deteksi kebocoran sampai ditemukan dan perbaiki.

Pengisian refrigerant.
Sebelum memulai pengisian refrigerant pastikan langkah-langkah berikut sudah dilakukan :

  •  Rangkaian sistem masih terpasang dengan benar.
  •  Selang masih terpasang dengan manifold gauge warna merah ke nipel tekanan tinggi, 
  •   Warna  biru ke nipel tekanan rendah dan warna hijau ke tangki refrigerant atau alat pengisi.
  •   Refrigerant yang akan digunakan tersedia dengan cukup.
  •   Singkirkan alat-alat yang masih ada di sekitar mesin untuk menghindari kecelakaan.

Langkah pengisian
Pemasangan selang pada tabung refrigerant : 

  • Sebelum memasang selang, putarlah handle berlawanan arah jarum jam sampai jarum katupnya tertarik penuh. 
  • Putarlah disc berlawanan arah jarum jam, sampai posisi habis.
  • Hubungan selang warna hijau ke tabung refrigerant.
  • Putarlah disch searah jarum jam dengan tangan.
  • Putarlah handle searah jarum jam untuk membuat lubang, dan putarlah kembali berlawanan arah jarum jam agar gas dapat mengalir ke selang.
  • Tekanlah niple no 4 pada manifold gauge dengan jari tangan sampai udara keluar dari selang tengah.
  • Bila udara sudah keluar ( ditandai dengan keluarnya refrigerant ) tutuplah niple no 4 dengan tutup niple.
 


Pemeriksaan kebocoran awal :

  • Bukalah keran katup tekanan tinggi pada manifold gauge agar gas masuk kedalam sistem. (tabung menghadap keatas ).
  • Bila pengukur tekanan rendah sudah menunjukkan 1 kg/cm2 ( 14 psi; 98 kPa ) tutup keran manifold tekanan tinggi.
  • Periksalah kebocoran pada sistem dengan menggunakan detektor.

Pengisian Refrigerant dalam bentuk cair :
  • Balikkanlah tabung refrigerant menghadap kebawah agar isi refrigerant yang keluar dalam bentuk cair.
  • Buka katup tekanan tinggi.
  • Periksalah kaca pengintai sampai aliran refrigerant berhenti mengalir dan tutuplah keran.
  • Amati kedua pengukur, tekanan tinggi maupun tekanan rendah. Keduanya harus menunjukkan tekanan yang sama.
 
Pengisian Lanjutan :
  • Baliklah tabung refrigerant menghadap keatas agar isi refrigerant keluar dalam bentuk gas.
  • Hidupkan mesin dan biarkan beberapa menit untuk pemanasan.
  • Hidupkan switch AC, dan amati pengukur tekanan manifold gauge tanda merah harus terlihat pada tekanan tinggi dan tanda biru pada tekanan rendah tetapi tidak vakum.
  • Buka sedikit demi sedikit katup manifold gauge warna biru. (besar kecilnya  pembukaan akan mempengaruhi jumlah refrigerant yang mengalir dalam sistem.
  • Amati gelas pantau dan bila jumlah gelembung menjadi semakin sedikit dan lembut menunjukkan bahwa pengisian sudah cukup.
  • Tutup katup manifold gauge, dan baca pengukur tekanan rendah 1,5 – 2,0 kg/cm2 dan tekanan tinggi 14,5 – 15 kg/cm2

Read more at http://machrusafif.blogspot.com/2012/12/pengisian-refrigerant-ac-mobil.html#1qptV9CO1R7ew5mi.99 
Selengkapnya

Tuesday, February 18, 2014

Sistem Rem pada Kendaraan

Rem ( brake dalam bahasa inggris ) adalah alat yang digunakan untuk memperlambat dan atau menghentikan laju kendaraan. Adanya rem pada kendaraan sangat penting untuk keselamatan pengendara, jika tidak ada rem  maka pengendara bisa mengalami kecelakaan yang bisa menyebabkan kematian. Rem hanya salah satu bagian kendaraan yang penting, masih ada bagian penting lainnya, berikut bagian/komponen utama kendaraan




 









System rem  yang digunakan pada kendaraan bermotor dapat digolongkan sebagai berikut :


Menurut konstruksinya :
  • Rem tromol
  • Rem piriringan/cakram

Menurut tempatnya ada 2 :
  • Rem roda = rem yang ditempatkan pada roda depan ataupun belakang
  • Rem propeller = rem yang ditempatkan didepan poros propeller

Menurut layananya :
  • Rem kaki , dengan cara di injak
  • Rem tangan atau rem parkir.




Menurut mekanisme penggeraknya :
  • Rem mekanis = rem yang menggunakan tuas atau kawat pada system rem, kekuatan pengereman tergantung pada kekuatan tarikan/kawat
  • Rem hidraulik = rem yang menggunakan fluida dalam pengereman
  • Rem boster = suatu alat tambahan yang digunakan untuk meringankan tenaga pengereman dengan memenfaatkan kevakuman
  • Rem angin = rem yang bekerja berdasarkan tekanan udara yang tersedia untuk membantu mengerakan sepatu / kampas rem dalam menekan tromol



Rem Cakarm :
Rem cakram atau disc brake bayak dipakai di kendaraan bermotor berkecepatan tinggi. Terjadinya gaya pengereman pada rem cakram adalah akibat gesekan yang dilakukan oleh pad/ bantalan terhadam cakram/ piringan dengan cara menjepit.

Keuntungan :
  • Pengereman tetap stabil walaupun dilakukan berkali-kali pada kecepatan tinggi.
  • Piringan dapat meradiasi panas dengan baik
  • Ekspansi paanas dan pemuaian panas yang terjadi karena gesekan tidak menyebabkan perubahan renggang antara cakram dan pad.
  • Konstruksi  sederhana
  • Jika piringan terkena air maka efek pengereman tetap konstan, hal ini disebabkan air yang menempel pada piringan akan terl


    empar keluar karena gaya sentrifugal.

Kerugian :
  • Diperlukan tenaga pengereman yang lebih besar
  • Debu dan kotoran akan lebih mudah masuk karena system remnya terbuka.


Jenis-jenis rem cakram :

  1. Tipe satu piston/floating caliper
  2. Tipe dua piston/fixed caliper
  • Pada tipe satu piston/ floating caliper, tekanan hidraulik master silinder akan mendorong kea rah kiri. Cakram bergerak berlawanan arah dengan gerak piston sehingga piringan akan terjepit.
  • Pada tipe dua piston , tenaga pengereman yang terjadi  adalah saat tekanan hidraulik mendorong kedua piston sehingga piston mendorong pad untuk menjepit piringan/cakram. Kerja dari tipe ini lebih akurat namun radiasi panasnya terbatas karena silinder rem berada diantara cakram dengan velg sehingga dulit tercapainya pendinginan oleh karena itu dibutuhkan komponen yang lebih bayak.




  • Secara garis besar komponen rem cakram ada 3 macam yaitu : piringan/cakram, pad dan caliper.
1.Cakram/ piringan
Terbuat dari besi tuang kelabu berbentuk lingkaran yang dipasang atau disatukan dengan roda sehimgga apabila roda berputar maka cakram juga ikut berputar.

2.Pad / bantalan rem/ diskbrake
Terbuat dari metalik fiber dicampur dengan sedikit serbuk besi, fungsinya adalah untuk memberikan gesekan pada piringan saat mendapatkan tekanan hidraulik dari master silinder.

3.Caliper
Adalah rumah piston. Caliper dibedakan menjadi 2 macam menurut konstruksinya yaitu floating caliper dan fixed caliper.


Syarat-syarat rem :
  • Dapat bekerja cepat dan tepat
  • Kemampuan pengereman dapat dipercaya
  • Gaya pengereman tiap roda harus sama
  • Konstruksi sederhana pemeliharaan mudah



Selanjutnya : Rem Tromol

Selengkapnya

Saturday, February 15, 2014

Tips Menghemat Bahan Bakar Pada Mobil


menghemat bbm-
MENGHEMAT BAHAN BAKAR - Kenaikan BBM BAIK ITU bensin, solar, pertamax atau Yang menjadi Before Hal Yang dikhawatirkan BANYAK orangutan. Maklum Saja kenaikan BBM tentu membuat pengeluaran untuk Transportasi semakin MENINGKAT. Salah Satu Solusi mengatasi kenaikan BBM adalah daftar harga menghemat konsumsi BBM. Ada berbagai Cara menghemat BBM Kendaraan ANDA, BAIK ITU Sepeda Motor atau mobil. Namun Hal Yang Penting Dalam, menghemat BBM adalah bagaimana Cara ANDA mengendarai Kendaraan. Meski ANDA memasang Alat Penghemat BBM secanggih apapun, Severe Cara berkendara tidak BENAR, konsumsi Bahan bakar Tetap Saja ngowos alias boros.

Cara berkendara Yang BAIK Akan mampu * Mengurangi konsumsi Bahan bakar Kendaraan ANDA.Gaya berkendara inisial mampu menekan konsumsi Bahan bakar Yang lumayan Besar, jadi Severe ingin menghemat Bahan bakar, INILAH Cara Murah memucat. Namun Severe Cara berkendara ANDA sudah salat, harus ADA kemauan untuk mengubah kebiasaan inisial.

Cara Menghemat Bahan Bakar

Berikut adalah beberapa inisial Hal Yang Bisa ANDA lakukan Dalam, menghemat Bahan bakar SAAT berkendaraan: 1. Berkendara Artikel Baru Kalem Dan Langsam Kebiasaan menghentakkan gas SAAT start Kendaraan adalah Hal Yang Biasa dilakukan. Satu Contoh SAAT berhenti di lampu merah, begitu lampu Hijau BANYAK orangutan Langsung menggeber gas KARENA ingin melaju CEPAT. Cara seperti inisial Akan membuat Bahan bakar Yang dihisap Dan masuk Ke RUANG bakar JUGA semakin BANYAK. Padahal FUNDS SAAT iniputaran Mesin belum Tinggi, sehingga tidak * Semua Bahan bakar Yang masuk ITU terbakar atau terbuang percuma. Maka kalem Saja Dan tambah gas secara perlahan-Lahan.

2. Gunakan Bahan Bakar Oktan Yang Sesuai Spek Kendaraan
BANYAK orangutan berpikir bahwa semakin Tinggi, oktan Bahan bakar Akan membuat Laju Kendaraan semakin mantap. Namun kenyataannya FUNDS kendaraa membutuhkan oktan bensin Yang Sesuai Artikel Baru peruntukannya. Untuk ITU, bacalah Buku panduan untuk MENCARI Tahu JENIS oktan Yang tepat untuk mobil Andari KARENA membeli bensin JENIS mahal belum tentu tepat guna. Biasanya Kendaraan-Kendaraan Tua didesain Bukan untuk Bahan bakar oktan Artikel Baru Tinggi.
3. JANGAN membawa PENDAPATAN melebihi Anjuran
Setiap mobil dirancang Artikel Baru memperhitungkan KAPASITAS atau kemampuan menyangga PENDAPATAN tertentu. Sehingga Bila PENDAPATAN Yang diangkut melebihi KAPASITAS Yang seharusnya, Maka Tenaga Yang dibutuhkan mobil JUGA berlipat. Akibatnya, Bahan bakar Yang digunakan untuk menghasilkan Tenaga JUGA lebih Besar.
Selain ITU, ANDA Bila ingin membawa Barang bawaannya Dan ditempatkan diatap, sebisa mungkin Barang bawaannya ITU tidak berpengaruh terhadap BANYAK ASPEK aerodinamika mobil. Sebab, penempatan Barang Yang tidak tepat Akan menahan terpaan Angin Dan menjadikan PENDAPATAN Yang disangga mobil semakin Kendaraan bermotor. Bila ANDA ingin menggunakan arak Atap atau rak atap Buatan Pabrik, Maka pastikan bentuk Dan ukuran peranti ITU tidak * Mengurangi sifat aerodinamis.
4. Sesuaikan posisi gigi Artikel Baru putaran Mesin
Hal Lain Yang Patut diingat agar mobil irit Bahan bakar Tetap adalah, sesuaikan posisi gigi Artikel Baru putaran Mesin. JANGAN memposisikan gigi di tingkat Tinggi, di SAAT putaran Mesin rendah.Sebab, posisi gigi Artikel Baru Tinggi, di SAAT putaran Mesin rendah sama halnya memaksa Mesin untuk mendorong PENDAPATAN Yang lebih Kendaraan bermotor.
Bila Hal ITU terjadi Maka Tenaga Yang butuhkan Mesin JUGA semakin Besar. SEMENTARA untuk menghasilkan Tenaga JUGA dibutuhkan Bahan bakar lebih BANYAK. Sebaiknya rpm Sesuai Artikel Baru Spesifikasi Kendaraan. Untuk mengetahui berapa rpm masing-masing Kendaraan lihat Buku panduan atau di brosur Kendaraan. Selalu disitu dicantumkan berapa torsi maksimumnya Dalam, rpm.
5. Ikuti hd elang Buruk Bagus terbang
Cara berkendara Yang Hemat Bahan bakar adalah meniru Artikel Baru hd elang di SAAT Buruk Bagus terbang. Seperti diketahui, elang Yang Buruk Bagus terbang hanya beberapa Kali Saja mengibaskan sayapnya untuk mengayuh langkah Maju. Penghasilan kena pajak ITU, burung adalah yang disebabkan inisial hanya mengepakkan Sayap Sayap Dan mendiamkan untuk Tetap Maju. Cara seperti ITU Bisa ditiru untuk menghemat Sedotan Bahan bakar Ke RUANG bakar. Caranya, di SAAT mobil melaju di Jalanan Yang: sedikit menurun lepaskan pedal gas pedal kopling Dan Injak, sehingga mobil melaju kencang Tetap.
6. Periksa tekanan ban Angin
Faktor Lain Yang JUGA turut menyebabkan mobil boros Bahan bakar adalah tekanan Angin larangan Yang kurang Bahasa Dari ukuran Yang disarankan pabrikan. Selain menyebabkan mobil melaju Kendaraan bermotor, tekanan Angin Yang kurang JUGA berpotensi menyebabkan larangan Pecah Dan Kecelakaan. Untuk menambah tekanan Angin larangan sebaiknya dilebihi: sedikit ANTARA 2-3 psi bahasa Dari anjuran. JANGAN lebih bahasa Dari ITU, KARENA Bila terlalu keras justru larangan Akan membal Dan menyebabkan mobil tidak stabil SAAT digeber.
7. Periksa emisi saham gas Buang
Langkah inisial dibutuhkan untuk memastikan apakah di Mesin BANYAK kandungan hidrokarbon (HC) Serta gas karbonmonoksida (CO). Bila kandungan kedua yakin ITU Tinggi, Maka Bisa dipastikan proses imunisasi meliputi pembakaran di RUANG bakar tidak berjalan Sempurna. BANYAK Bahan bakar Yang dihisap Ke RUANG ITU Yang terbuang percuma. Sehingga, konsumsi Bahan bakar pun melebihi takaran Bahasa Dari Yang seharusnya SAAT Mesin mobil normal. Cara mengatasi Hal inisial adalah, membersihkan Artikel Baru Mesin Bahasa Dari yakin ITU Dan mau tidak mau harus melakukan ANDA turun-Mesin.
8. Matikan Mesin SAAT Macet Dan lampu merah.
sekrang inisial sudah BANYAK lampu merah Yang dilengkapi timer, sehingga kitd Bisa Menghitung berapa lama kitd Akan berhenti. Severe lampu merah Masih lama, matikan Mesin untuk menghemat Bahan bakar. Selain menghemat BBM, langkah inisial JUGA * Mengurangi Polusi Udara Yang kitd hirup.
Itulah beberapa Hal Yang Bisa ANDA lakukan untuk menghemat Bahan bakar FUNDS Kendaraan.Selain ITU faktor Lain adalah JENIS Kendaraan, menggunakan Kendaraan Yang memang memiliki Karakter Hemat BBM ditunjang Cara berkendara Yang BAIK tentu, Akan semakin Kecil pengeluaran untuk BBM.
Selengkapnya