Showing posts with label relay. Show all posts
Showing posts with label relay. Show all posts

Thursday, March 6, 2014

Mengenal Relay Pada Mobil Dan Sistem Starter



Relay adalah semacam saklar yang digerakan listrik. Loh saklar listrik kok digerakan listrik? Apa maksudnya? Contohnya relay lampu, jika lampu menggunakan lampu halogen 120 watt misalnya. Berarti harus menggunakan kabel yang kuat 120 watt/12 volt = 10 Ampere. Sementara lampu asli dari pabrik bawaan hanya 60 watt (misalnya) yang memakai kabel dengan KHA(Kekuatan Hantar Arus) 5 Ampere. Jika lampu 60 watt ini diganti 120 watt maka kabel KHA 5 A dilewati arus 10 A, yah kabel jadi panas.. melepuh dan hangus. Yang memicu konsrtleting dan kebakaran. Jadi kabel KHA 5A harus diganti kabel KHA 10A. Masalahnya :

- Ganti kabel hingga switch di dashboard --> repot dan mahal
- kabel KHA 10A jadi panjang --> mahal juga

Jadi digunakan relay. Dengan relay ini maka saklar didashboard seolah dipindahkan dekat lampu dan accu. Saklar di dashboard digunakan untuk menyaklar relay yang berada di dekat lampu dan accu. Karena arus yang digunakan untuk menggerakan relay sangat kecil, sekitar 0.07 A - 0.14 A maka instalasi kabel yg KHA 5A tadi tidak usah diganti. Selanjutnya penyaklaran lampu dilakukan oleh relay. Relay lampu biasanya bisa menyaklar arus hingga 30 - 40 A. Nah baru kabel dari accu ke lampu yang disaklar relay menggunakan kabel besar, misalnya pakai kabel KHA 10 A. Agar kabel besar tidak berpanjang-panjang maka relay diletakan di dekat accu dan lampu atau dinamo starter.

Bagaimana cara kerja relay?


Pada gambar diatas adalah relay 5 kaki, pada relay 4 kaki maka tidak ada kaki 87a. Terlihat antara kaki 85 dan 86 terdapat kumparan/koil. Koil ini jika dialiri listrik maka menjadi magnet yang menarik saklar kearah kaki 87, jika tidak ada arus pada koil maka saklar terlepas kembali ke titik 87a. Jika antara kaki 85 dan 86 tidak terdapat arus yang mengalir maka saklar tetap parkir di 87a, menghubungkan kaki 30 dan 87a, hubungan kaki 30 dengan kaki 87 terputus. Pada relay 4 kaki berarti hubungan kaki 30 dengan kaki 87 terputus. Tapi jika dialiri arus pada  kaki 85 dan 86 maka saklar tertarik parkir di kaki 87, menghubungkan kaki 30 dengan kaki 87. Jadi dengan meng-ON-OFF-kan listrik pada  kaki 85 dan 86 maka hubungan  kaki 30 dengan kaki 87 juga jadi ikut ON-OFF.. ini yang disebut relay. ON-OFF pada kaki 85 dan 86 hanya butuh arus 0.07 A - 0.14 A,  sementara saklar kaki 30 dan 87 mampu mengalirkan arus hingga 30 - 40 A.

Aplikasi pada lampu misalnya :


Aplikasi pada dinamo starter :
Biasanya relay digunakan untuk menyaklar solenoide starter, padahal  solenoide starter itu juga relay :D .

Pada sistem starter diatas terlihat kabel kontak-relay dan kontak accu pakai kabel KHA 0.5 A sementara kabel relay-dinamo-accu pakai kabel KHA 30 A.


Pada sistem starter diatas, kaki 30 terpasang ke accu melalui sebuah sekering. Titik 30 ini SELALU pada tegangan sekitar 12 volt. Kaki 87 terhubung ke trigger solenoid starter. Atau bisa jadi terbalik pemasangannya, titik 30 ke solenoid dan titik 87 ke (+) accu. Asumsinya selanjutnya adalah titik 87 ke solenoid dan titik 30 ke (+) accu.

Solenoid starter


Solenoid selalu terpasang pada dinamo starter
Titik 86 terhubung dengan kontak, jika kontak on maka ada tegangan sekitar 12 volt pada titik 86. Memeriksanya pakai AVOmeter atau Multimeter atau Testpen DC atau gunakan lampu mobil/motor 12 volt sebagai lampu test . Hubungan (-) lampu (yang ada ulirnya) dengan (-) accu. Tempelkan (+) lampu (yg menonjol) ke titik 86. Lampu test seharusnya menyala jika kontak on, dan mati jika off. Jika lampu test  selalu mati dan accu bagus (bisa cek juga dengan lampu) dan ada tegangan 12 volt di titik 30 (lampu test nyala di titik 30),  berarti ada masalah di kontak dan atau di kabelnya.

Jika lampu test tidak menyala saat ditempelkan di titik 30 maka berarti ada kabel atau sekering yang putus.

Jika lampu test selalu menyala di titik 30, dan nyala-mati di titik 86 mengikuti kontak, tapi tidak nyala di titik 87 berarti relay rusak. Untuk daruratnya, cabut relay dan hubungkan titik 86 dengan titik 87 memakai kabel.
Lampu DC 12 volt sebagai lampu test
Sangat dianjurkan untuk mempunyai Testpen DC :

Testpen DC sumber gambar : danangedewa.com

Contoh penggunaannya : Capit buaya di jepitkan pada massa/body mobil atau (-) accu. Ujung obeng ditempelkan pada titik yang ditest.

gambar : otomodif.otomotif.com
































Selengkapnya

Monday, January 20, 2014

DIY perbaiki switch saklar lampu dan posisi relay



 awal permasalahan :
mendadak mobil saat kita menyalakan lampu besar(headlamp) yg dekat tetapi lampu jauh juga menyala.. padahal ini kondisi standar bukan ada tambahan relay lampu.. saat kita dimm lampu jauh ,lampu dekat nya mati (normal) saat kita lepas lampu dekat nyala tapi lampu jauh tetp hidup (gak normal)
saat kita posisi kan lampu jauh ,lampu dekat nya mati (normal)
jadi permasalahannya lampu jauh selalu nyala disertai indikator lampu jauh di dashboard menyala trus...
hal ini tentu berbahaya selain panas berlebih karena 1 bohlam lampu nyala 2 elemen... bisa 2 juga kabel gak tahan biar meleleh.. atau tuas lampu meleleh... atau juga bohlam meletus/pecah...
maka jangan anggap remeh bila lampu kendaraan seperti ini



setelah di cek relay2 lampu gak masalah.. ternyata permasalahan tertuju pada tuas lampu / saklar lampu / switch lampu yg bermasalah
solusi nya bila parah harus mengganti 1 set... dgn harga yg lumayan mahal...
tp disini gw coba perbaiki karena di hari yg sama permasalahan muncul lgsg di beresin... ternyata belum sempat hangus switch lampu nya :D jadi masih bisa di akalin/ perbaikin





- ini relay2 utk ngontrol tuas lampu / switch lampu
relay garis pertama yg atas utk headlamp, relay garis merah yg bawah utk lampu senja.. jadi yg berkaitan dgn senja di kontrol relay ini.. bila relay ini lepas... bila kita puter tuas lampu 1 kali(posisi/senja)
lampu dashbord ,lampu senja, foglamp, tidak menyala (yg berkaitan dgn lampu senja tdk nyala)


-ini modul central lock di sudut kanan atas bawah spedo meter

-ini relay lampu sein ,juga  hazzard

-buka cover belakang setir ini dgn membuka baut di tengah bawah.. lalu puter setir ke kiri  nanti nampak baut (hadap ke kita baut nya bila kita duduk di kursi)
lalu puter ke kanan lagi supaya bisa lepasin baut nya... setelah dua baut yg hadap ke kita lepas tinggal congkel pelan hingga lepas.. bila menggangu turun kan dulu handle tilt steering (pengatur tinggi rendah setir)



-lepaskan soket kabel nya

-lepaskan 2 baut lalu copot dgn cara tarik

-lepas  kabel nya



-ini pasangan utk sein  yg gw kasi tanda panah.. mesti konek.. kalo gak pas belok sein nya gak otomatis mati :D

-ini yg di garis itu nempel(seharusnya gak boleh nempel saat lampu dekat)
tampak juga gosong dikit... plastik nya hampir mau meleleh ..

-ganjal dulu dgn obeng biar gampang bersihin nya

-ini tampang gosong dikit gara2 lampu nyala trus

 -bersihkan kerak2 carbon nya dgn kapas atau sejenis nya di kasi alcohol/tinner kapas nya :o
boleh juga pake cairan semprot contact cleaner



-ini plastik utk geser2 saat kita memainkan tuas lampu setir... plastik ini tampah hangus/meleleh dikit karna kepanasan... jadi disarankan jangan pernah main tuas lampu setengah2/gamtung.. ebih baik tarik full atau dorong full.. kalo setengah2 di khawatirkan seperti ini 


-di tambahin timah.. tp timah jg kasar..mesti rapi berbentuk bulat mulus biar gak bikin lecet plastik geser nya ...lalu kasi grease tipis biar gak cepet aus ..

 -ini posisi pas lampu dekat


-ini posisi saat lampu jauh

-ini posisi saat dimm lampu jauh

setelah selesai rakit sepeti semula :D
cek ulang lagi kerjaaan barusan !!
Selengkapnya