Showing posts with label mengatasinya. Show all posts
Showing posts with label mengatasinya. Show all posts

Monday, May 12, 2014

Gejala Understeer dan Oversteer dan Cara Mengatasinya

Istilah "understeer" dan "oversteer" mungkin jarang anda dengar. Seperti apa gejalanya pada kendaraan, mungkin anda belum mengalaminya. Kalaupun pernah, mungkin anda tidak merasakannya karena tidak tahu yang mana over, yang mana under.
Sekedar informasi ulasan ini akan menjelaskan kepada anda supaya paham sekaligus tahu bagaimana cara mengatasinya.

Understeer ditandai dengan mobil yang cenderung lurus, meski setir sudah dibelokkan. Biasa disebut selip karena daya cengkeram depan hilang. Gejala ini menimbulkan kepanikan dari pengemudi dan bukan tidak mungkin berpotensi membuat kecelakaan karena mobil berjalan ke luar jalan.



Untuk mengatasinya, segera perlambat laju kendaraan sampai daya cengkeram kembali. Anda tidak boleh menambah putaran setir atau mengerem. Kurangai menekan pedal gas secara gradual. Selain itu, kurangi putaran setir.

Sedangkan oversteer merupakan kebalikan dari understeer dimana ban belakang kehilangan cengkeraman. Akibatnya, bagian buritan mobil bergeser atau melintir. Hal ini bisa disebabkan karena kita melakukan pengereman kala membelok. Saat itu, bobot pindah ke depan sehingga membuat daya cengkeraman ban belakang berkurang. Memutar setir secara tiba-tiba juga berpotensi mengakibatkan oversteer. Problem ini cukup berbahaya karena mobil bisa tak terkendali dan menabrak sesuatu dari samping. Bagian samping mobil tidak diproteksi sebaik depan atau belakang.



Untuk mengatasinya, anda tidak boleh melakukan pengereman, Selanjutnya, jangan memindahkan posisi tangan di setir. Lakukan counter-steer atau "membalas" setir dengan sigap, tapi jangan berlebihan. Kurangi tekanan pada pedal gas (untuk mobil berpenggerak roda belakang). Tambah injakan pedal secukupnya (untuk mobil gerak roda depan). Arahkan mata ke titik yang hendak dituju. Terakhir dan paling menentukan, bersiap untuk mengembalikan setir ke posisi awal.
Selengkapnya

Thursday, February 27, 2014

Mengetahui Penyebab Suara Berisik pada Mobil dan Cara Mengatasinya

Seperti yang sudah banyak orang alami, munculnya suara berisik ketika mobil dihidupkan terasa sangat mengganggu dan tentunya mengurangi rasa nyaman ketika kita mengendarai kendaraan kita. Untuk itu, jika mobil anda mulai mengelurkan bunyi-bunyi berisik ketika mobil dihidupkan, itu berarti ada salah satu komponen yang bermasalah. Sebaiknya segera anda perbaiki agar suara berisik tersebut tidak berlarut-larut dan mencegah supaya tidak merembet ke komponen-komponen lainnya.

Tapi masalahnya, tahukah anda bagaimana cara untuk menghilangkan suara berisik yang terjadi pada mobil anda tersebut? Tapi anda tidak perlu khawatir, sebab kami akan merangkumkan caranya untuk ada. Tapi, sebelum itu, terlebih dahulu anda harus mengetahui apa yang menjadi penyebab munculnya suara berisik itu tadi. Sebab dengan mengetahui penyebabnya, anda akan bisa memperbaikinya dengan tepat sehingga tidak akan keluar bunyi berisik lagi ketika mesin mobil dihidupkan atau dijalankan. 
Mengetahui Penyebab Suara Berisik pada Mobil dan Cara Mengatasinya

Secara umum, suara berisik yang muncul pada sebuah mobil disebabkan oleh beberapa hal berikut ini:

Adanya pipa yang bocor pada sistem pembuangan
Sistem pembuangan yang bocor bisa menjadi salah satu penyebab timbulnya suara berisik pada mobil, jadi pastikan pipa pada sistem pembuangan ini masih baik. Jika ada memang ada pipa yang bocor, sebaiknya anda perbaiki dengan menggantinya dengan pipa yang baru agar tidak menimbulkan suara yang berisik pada mobil anda.

Kondisi van belt yang mulai longgar
Van belt juga bisa menjadi sumber munculnya suara berisik pada mobil terutama van belt yang kondisinya kurang kencang alias longgar. Jika ini yang terjadi pada mobil anda, segera ganti dengan van belt yang baru dengan ukuran yang pas agar tidak longgar ketika dipasang. Selain menjadi sumber timbulnya suara berisik, van belt yang longgar juga rawan putus jika tidak segera diganti.

Bantalan kompresor yang sudah aus
Pernahkah anda mendengar suara berisik sesaat setelah anda menghidupkan ac pada mobil anda? Jika pernah, kemungkinan besar suara berisik tersebut disebabkan oleh bantalan kompresor yang sudah aus. Untuk mengatasinya, segera ganti dengan bantalan yang baru jika anda tidak ingin ada suara berisik pada mobil anda ketika anda menghidupkan ac.

Pelumas yang sudah tidak lengket (daya ikatnya berkurang)
Pastikan pelumas pada mesin dan bagian-bagian lainnya pada mobil anda masih bagus. Sebab jika pelumasnya telat diganti (sudah tidak lengket) dapat menyebabkan komponen-komponen mesin cepat aus sebab akan terjadi gesekan antar bagian, dan tentunya, geseka tersebut dapat menimbulkan suara berisik ketika mobil dihidupkan.

Shock breaker yang mulai aus
Pastikan shock breaker pada mobil anda masih bagus, tapi jika anda cek dan ternyata shock breakernya sudah aus, segera ganti dengan yang baru. Sebab jika shock breaker yang sudah aus tersebut tidak segera diganti dapat menyebabkan handling tidak stabil terutama ketika mobil dikendarai pada kecepatan tertentu. Dampaknya adalah akan timbul suara berisik dari bagian bawah.

Tambahkan pelindung pada mesin
Jika mesin mobil anda adalah yang menjadi sumber munculnya suara berisik, ada satu cara jitu untuk mengatasinya yakni dengan menambahkan sebuah pelindung mesin di atas throttle body. Mengapa? Sebab, selain melindungi mesin, penambahan pelindung tersebut juga dapat mengurangi suara berisik yang berasal dari mesin.

Tambahkan peredam suara
Tapi, jika dengan melakukan semua cara di atas masalah bunyi berisik pada mobil anda masih belum bisa teratasi, masih ada senjata pamungkas yang dapat anda lakukan yakni dengan menambahkan peredam suara diantara bodi dan interior pada mobil anda.
Selengkapnya