Showing posts with label mesin. Show all posts
Showing posts with label mesin. Show all posts
Tuesday, June 24, 2014
Penyebab Mesin Panas
Panas mesin yang berlebihan (overheat) jelas membuat performa mobil terganggu dan bahkan bisa terancam kerusakan fatal. Namun, sebelum hal tersebut benar-benar terjadi, lonjakan suhu mesin sudah pasti membuat tak nyaman mengemudikannya. Pada umumnya mobil memiliki rata-rata suhu ideal mesin berkisar dari 80 hingga 90 derajat Celsius. Ini terasa mulai mengganggu, bila panas mesin terus meningkat hingga mendekati angka 100 derajat C.
Banyak penyebab yang mendorong meningkatnya suhu mesin. Tak baiknya kerja sirkulasi air, putaran kipas yang tak maksimal, radiator tersumbat, serta karburator kotor, dan kerusakan beberapa komponen lain, menjadi penyebab paling sering melejitnya suhu mesin. Maka bila mendapati suhu mesin mobil mulai tak wajar, segeralah perhatikan sejumlah kerja komponen berkait dengan sistem pendingin. Berikut urutan yang perlu mendapat prioritas ketika mencari penyebab naiknya suhu mesin.
Periksa kerja radiator
Radiator merupakan tandon air dengan tugas mendinginkan sirkulasi air panas yang berputar di dalam mesin. Karena memutar air, maka kadang beberapa saluran dalam radiator mengalami sumbatan akibat kerak atau kotoran. Bila itu terjadi, maka mesin akan meningkat suhunya akibat sirkulasi air terganggu. Suhu mesin tetap akan tinggi walaupun mobil melaju kencang di jalan bebas hambatan.
Ini terjadi karena sumbatan tersebut membuat tak lancarnya putaran air. Sementara kalau radiator mengalami kerusakan lain, seperti misalnya bocor, suhu mesin akan kembali normal, setelah mobil melaju kencang. Radiator bocor, bisa menyebabkan panas tinggi bila jumlah air minimal dalam komponen itu tak terpenuhi. Tetapi, sejauh air terus ditambah, radiator yang mengalami kebocoran kecil tak bakal mengganggu suhu mesin. Segara bawa kepada motir radiator, bila diketahui kemungkinan pengerakan saluran hingga terjadi sumbatan tersebut.
Periksa kerja kipas dan ekstra fan. Kerja kipas di ujung mesin memang sering mengalami kelelahan. Demikian pula yang terjadi pada ekstra fan yang terletak pada bagian (luar) paling depan dari mesin. Pemeriksaan dapat dilakukan mandiri. Namun untuk lebih maksimal, setelah mencurigai terjadinya kerusakan dua komponen ini, pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada montir yang khusus menjual jasa perbaikan kipas dan ekstra fan. Jasa tersebut biasanya ditawarkan berbarengan oleh penjaja servis dinamo dan radiator. Jangan mudah-mudah memutuskan untuk mengganti kedua komponen tersebut. Karena, kipas mesin maupun ekstra fan merupakan komponen yang relatif mudah untuk diperbaiki, bahkan diperbarui dan biasanya hanya memerlukan penggantian carbon brush (arang) pada motor extra fan dan jika dinamo extra fan juga sudah menimbulkan suara yg terlalu berisik, sekalian ganti bearing dinamonya. Seringkali extra fan tidak berputar hanya dikarenakan socket extra fan mengalami gangguan (terbakar karena panas/hubungan singkat) sehingga yg diperlukan hanyalah penggantian socketnya saja.
Curigai kerusakan thermostat
Seusai memeriksa kerja ketiga komponen tersebut, bila mesin tetap panas, sementara pengapian dan kerja mekanik mesin berjalan normal, kecurigaan boleh diarahkan pada kerusakan thermostat. Thermostat merupakan komponen dalam mesin yang berfungsi menstabilkan arus air yang berputar. Pada suhu tertentu (panas), komponen ini akan membuka saluran hingga sirkulasi air dalam mesin mengalir ke radiator untuk didinginkan oleh kipas, ekstra fan dan hembusan air dari arah depan.
Lalu, setelah didapat suhu maksimal untuk pembakaran, maka katup thermostat akan kembali menutup, hingga sirkulasi air hanya terjadi di dalam mesin. Demikian seterusnya, terjadi pembukatutupan katup thermostat sepanjang mesin berputar. Bila komponen ini rusak, maka akan terganggu pula sistem sirkulasi air yang menyebabkan suhu mesin meningkat. Komponen itu tak bisa diperbaiki. Maka bila dijumpai kerusakan thermostat maka penggantian dengan produk baru merupakan satu-satunya jalan keluar.
Curigai kerusakan pompa air (water pump)
Komponen yang satu ini sesuai namanya, berfungsi untuk memompakan air dalam mesin sehingga sirkulasi berlangsung terus menerus. Kerusakan water pump, biasanya diakibatkan karena kebocoran. Bila ini terjadi maka penggantian komponen wajib dilakukan, karena kebocoran water pump nyaris tak akan hilang bila dilakukan upaya perbaikan.
Kalaupun dipaksakan, kebocoran akan terus berulang. Namun, kalaupun kecurigaan terpaksa ditujukan pada kinerja pompa air, kerusakannya selain kebocoran terpantau dari tak berputarnya air pada raditor. Putaran air maskimal dalam radiator dapat dilihat dengan membuka penutup radiator saat mesin berputar. Amati gerakan air dari lubang radiator. Jangan sekali-kali membuka tutup radiator saat mesin berhenti namum mesin masih dalam keadaan suhu tinggi.
Kerusakan swicth suhu dan meter penara
Kalau seluruh kemungkinan tersebut selesai Anda periksa dan mungkin memperbaiki atau menggantinya, tetapi mesin tetap panas, cobalah periksa fungsi swicth dan meter pengukur suhu pada speedometer. Karena umumnya panas mesin merupakan kondisi yang komplek, maka hal sepele ini sering terabaikan, betapapun oleh montir ahli. Komponen swicth suhu tertanam pada blok mesin. Fungsinya melaporkan suhu di rangkaian mesin kepada meter penara yang terletak pada speedometer.
Pemeriksaan fungsi kedua komponen itu memang seharusnya dilakukan montir. Sebab diperlukan sejumlah peralatan yang tak umum dimiliki pengguna mobil. Bila semua prosedur tersebut telah dilalui, dan lagi-lagi temperatur mesin masih berlebihan, maka saran untuk membongkar mesin seperti yang akan dinyatakan para montir, rasanya harus diikuti. Bila ini terjadi yakinkan akan mengembalikan kerja mesin secara optimal.
( bid )
Selengkapnya
Banyak penyebab yang mendorong meningkatnya suhu mesin. Tak baiknya kerja sirkulasi air, putaran kipas yang tak maksimal, radiator tersumbat, serta karburator kotor, dan kerusakan beberapa komponen lain, menjadi penyebab paling sering melejitnya suhu mesin. Maka bila mendapati suhu mesin mobil mulai tak wajar, segeralah perhatikan sejumlah kerja komponen berkait dengan sistem pendingin. Berikut urutan yang perlu mendapat prioritas ketika mencari penyebab naiknya suhu mesin.
Periksa kerja radiator
Radiator merupakan tandon air dengan tugas mendinginkan sirkulasi air panas yang berputar di dalam mesin. Karena memutar air, maka kadang beberapa saluran dalam radiator mengalami sumbatan akibat kerak atau kotoran. Bila itu terjadi, maka mesin akan meningkat suhunya akibat sirkulasi air terganggu. Suhu mesin tetap akan tinggi walaupun mobil melaju kencang di jalan bebas hambatan.
Ini terjadi karena sumbatan tersebut membuat tak lancarnya putaran air. Sementara kalau radiator mengalami kerusakan lain, seperti misalnya bocor, suhu mesin akan kembali normal, setelah mobil melaju kencang. Radiator bocor, bisa menyebabkan panas tinggi bila jumlah air minimal dalam komponen itu tak terpenuhi. Tetapi, sejauh air terus ditambah, radiator yang mengalami kebocoran kecil tak bakal mengganggu suhu mesin. Segara bawa kepada motir radiator, bila diketahui kemungkinan pengerakan saluran hingga terjadi sumbatan tersebut.
Periksa kerja kipas dan ekstra fan. Kerja kipas di ujung mesin memang sering mengalami kelelahan. Demikian pula yang terjadi pada ekstra fan yang terletak pada bagian (luar) paling depan dari mesin. Pemeriksaan dapat dilakukan mandiri. Namun untuk lebih maksimal, setelah mencurigai terjadinya kerusakan dua komponen ini, pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada montir yang khusus menjual jasa perbaikan kipas dan ekstra fan. Jasa tersebut biasanya ditawarkan berbarengan oleh penjaja servis dinamo dan radiator. Jangan mudah-mudah memutuskan untuk mengganti kedua komponen tersebut. Karena, kipas mesin maupun ekstra fan merupakan komponen yang relatif mudah untuk diperbaiki, bahkan diperbarui dan biasanya hanya memerlukan penggantian carbon brush (arang) pada motor extra fan dan jika dinamo extra fan juga sudah menimbulkan suara yg terlalu berisik, sekalian ganti bearing dinamonya. Seringkali extra fan tidak berputar hanya dikarenakan socket extra fan mengalami gangguan (terbakar karena panas/hubungan singkat) sehingga yg diperlukan hanyalah penggantian socketnya saja.
Curigai kerusakan thermostat
Seusai memeriksa kerja ketiga komponen tersebut, bila mesin tetap panas, sementara pengapian dan kerja mekanik mesin berjalan normal, kecurigaan boleh diarahkan pada kerusakan thermostat. Thermostat merupakan komponen dalam mesin yang berfungsi menstabilkan arus air yang berputar. Pada suhu tertentu (panas), komponen ini akan membuka saluran hingga sirkulasi air dalam mesin mengalir ke radiator untuk didinginkan oleh kipas, ekstra fan dan hembusan air dari arah depan.
Lalu, setelah didapat suhu maksimal untuk pembakaran, maka katup thermostat akan kembali menutup, hingga sirkulasi air hanya terjadi di dalam mesin. Demikian seterusnya, terjadi pembukatutupan katup thermostat sepanjang mesin berputar. Bila komponen ini rusak, maka akan terganggu pula sistem sirkulasi air yang menyebabkan suhu mesin meningkat. Komponen itu tak bisa diperbaiki. Maka bila dijumpai kerusakan thermostat maka penggantian dengan produk baru merupakan satu-satunya jalan keluar.
Curigai kerusakan pompa air (water pump)
Komponen yang satu ini sesuai namanya, berfungsi untuk memompakan air dalam mesin sehingga sirkulasi berlangsung terus menerus. Kerusakan water pump, biasanya diakibatkan karena kebocoran. Bila ini terjadi maka penggantian komponen wajib dilakukan, karena kebocoran water pump nyaris tak akan hilang bila dilakukan upaya perbaikan.
Kalaupun dipaksakan, kebocoran akan terus berulang. Namun, kalaupun kecurigaan terpaksa ditujukan pada kinerja pompa air, kerusakannya selain kebocoran terpantau dari tak berputarnya air pada raditor. Putaran air maskimal dalam radiator dapat dilihat dengan membuka penutup radiator saat mesin berputar. Amati gerakan air dari lubang radiator. Jangan sekali-kali membuka tutup radiator saat mesin berhenti namum mesin masih dalam keadaan suhu tinggi.
Kerusakan swicth suhu dan meter penara
Kalau seluruh kemungkinan tersebut selesai Anda periksa dan mungkin memperbaiki atau menggantinya, tetapi mesin tetap panas, cobalah periksa fungsi swicth dan meter pengukur suhu pada speedometer. Karena umumnya panas mesin merupakan kondisi yang komplek, maka hal sepele ini sering terabaikan, betapapun oleh montir ahli. Komponen swicth suhu tertanam pada blok mesin. Fungsinya melaporkan suhu di rangkaian mesin kepada meter penara yang terletak pada speedometer.
Pemeriksaan fungsi kedua komponen itu memang seharusnya dilakukan montir. Sebab diperlukan sejumlah peralatan yang tak umum dimiliki pengguna mobil. Bila semua prosedur tersebut telah dilalui, dan lagi-lagi temperatur mesin masih berlebihan, maka saran untuk membongkar mesin seperti yang akan dinyatakan para montir, rasanya harus diikuti. Bila ini terjadi yakinkan akan mengembalikan kerja mesin secara optimal.
( bid )
Tuesday, May 20, 2014
Menaikkan Kompresi Mesin
Kompresi Mesin Ditingkatkan, Ada Syaratnya..
Bagi para pengendara kendaraan bermotor, meningkatkan kompresi (tekanan) atau Engine Compression Ratio pada ruang bakar mesin merupakan salah satu cara untuk dapat meningkatkan performa kendaraan tanpa harus menambahkan parts racing dan mengutak-atik jeroan mesin secara ekstrim. Karena pada prinsipnya, tekanan yang lebih besar dapat menghasilkan ledakan tenaga yang juga lebih kuat. Makanya mobil dengan kompresi mesin yang tinggi, relatif mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar.
Cara Meningkatkan Kompresi
Untuk meningkatkan kompresi pada ruang bakar mesin, secara umum ada dua cara modifikasi yang bisa dilakukan. Cara yang pertama adalah bermain di bagian silinder head, biasanya yang paling mudah dan cepat adalah dengan mengganti paking head yang lebih tipis atau yang sedikit lebih ekstrim adalah dengan memotong atau sering juga dibilang memapas bagian bawah silinder head.
Hasil dari pemapasan bagian bawah kepala silinder adalah volume kubah ruang bakar menjadi mengecil dan membuat tekanan menjadi meningkat. Cara ini paling banyak digemari, karena pengerjaannya yang relatif lebih mudah serta biaya yang dibutuhkan juga tidak terlalu mahal.
Cara kedua adalah dengan mengganti piston dan memakai yang memang sudah memiliki desain untuk membuat perbandingan kompresi mesin yang lebih besar, seperti piston yang bagian atasnya punya kubah yang tinggi atau biasa disebut Piston Dome. Tapi biasanya cara kedua ini jarang dijadikan pilihan karena jauh lebih mahal dan lebih sukar pengaplikasiannya, karena sifatnya sangat kompleks.

Piston Dome
Syarat Yang Harus Diperhatikan
Meningkatkan atau meningggikan angka perbandingan kompresi pada mesin memang ampuh buat menambah tenaga mobil, tapi ada beberapa hal atau syarat yang harus diperhatikan, seperti :
1.Dalam melakukan peningkatan kompresi adalah jangan sampai piston beradu dengan klep. Untuk itu ada perhitungan rasio kompresinya, karena rasio kompresi mempunyai titik optimalnya. Salah perhitungan dalam meninggikan kompresi mesin malah dapat membuat tenaga mesin menurun dan mesin bisa rusak akibat piston beradu dengan klep.
2.Kompresi mesin yang tinggi sangat membutuhkan bahan bakar yang beroktan tinggi. Dan biasanya, untuk kendaraan dengan rasio kompresi diatas 9 :1 sudah tidak bisa lagi memakai bahan bakar beroktan rendah seperti bensin premium karena jika tetap menggunakannya akan menimbulkan gejala knocking atau ngelitik yang dapat merusak mesin.
3.Jika rasio kompresi dinaikkan otomatis suhu pada mesin juga akan lebih cepat meningkat dengan drastis / lebih panas. Untuk itu radiator harus dijaga agar tetap bisa mendinginkan mesin mobil dengan baik, karena kalau tidak mesin bisa menjadi over heat dan ujung-ujungnya mesin bisa rontok. Pemilihan oli yang baik dan tepat juga akan membantu proses pendinginan komponen didalam mesin lebih baik.
Sumber :
Garden Speed
- Services & Maintenance Division
Jl. KH. Muhasyim VII, No.45A, Cilandak-Jakarta 12430
Phone : 021-7512625
- Motorsport Division
Jl.Pahlawan No.17 Rempoa, Bintaro-Jakarta 15412
Selengkapnya
Bagi para pengendara kendaraan bermotor, meningkatkan kompresi (tekanan) atau Engine Compression Ratio pada ruang bakar mesin merupakan salah satu cara untuk dapat meningkatkan performa kendaraan tanpa harus menambahkan parts racing dan mengutak-atik jeroan mesin secara ekstrim. Karena pada prinsipnya, tekanan yang lebih besar dapat menghasilkan ledakan tenaga yang juga lebih kuat. Makanya mobil dengan kompresi mesin yang tinggi, relatif mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar.
Cara Meningkatkan Kompresi
Untuk meningkatkan kompresi pada ruang bakar mesin, secara umum ada dua cara modifikasi yang bisa dilakukan. Cara yang pertama adalah bermain di bagian silinder head, biasanya yang paling mudah dan cepat adalah dengan mengganti paking head yang lebih tipis atau yang sedikit lebih ekstrim adalah dengan memotong atau sering juga dibilang memapas bagian bawah silinder head.
Hasil dari pemapasan bagian bawah kepala silinder adalah volume kubah ruang bakar menjadi mengecil dan membuat tekanan menjadi meningkat. Cara ini paling banyak digemari, karena pengerjaannya yang relatif lebih mudah serta biaya yang dibutuhkan juga tidak terlalu mahal.
Cara kedua adalah dengan mengganti piston dan memakai yang memang sudah memiliki desain untuk membuat perbandingan kompresi mesin yang lebih besar, seperti piston yang bagian atasnya punya kubah yang tinggi atau biasa disebut Piston Dome. Tapi biasanya cara kedua ini jarang dijadikan pilihan karena jauh lebih mahal dan lebih sukar pengaplikasiannya, karena sifatnya sangat kompleks.
Piston Dome
Syarat Yang Harus Diperhatikan
Meningkatkan atau meningggikan angka perbandingan kompresi pada mesin memang ampuh buat menambah tenaga mobil, tapi ada beberapa hal atau syarat yang harus diperhatikan, seperti :
1.Dalam melakukan peningkatan kompresi adalah jangan sampai piston beradu dengan klep. Untuk itu ada perhitungan rasio kompresinya, karena rasio kompresi mempunyai titik optimalnya. Salah perhitungan dalam meninggikan kompresi mesin malah dapat membuat tenaga mesin menurun dan mesin bisa rusak akibat piston beradu dengan klep.
2.Kompresi mesin yang tinggi sangat membutuhkan bahan bakar yang beroktan tinggi. Dan biasanya, untuk kendaraan dengan rasio kompresi diatas 9 :1 sudah tidak bisa lagi memakai bahan bakar beroktan rendah seperti bensin premium karena jika tetap menggunakannya akan menimbulkan gejala knocking atau ngelitik yang dapat merusak mesin.
3.Jika rasio kompresi dinaikkan otomatis suhu pada mesin juga akan lebih cepat meningkat dengan drastis / lebih panas. Untuk itu radiator harus dijaga agar tetap bisa mendinginkan mesin mobil dengan baik, karena kalau tidak mesin bisa menjadi over heat dan ujung-ujungnya mesin bisa rontok. Pemilihan oli yang baik dan tepat juga akan membantu proses pendinginan komponen didalam mesin lebih baik.
Sumber :
Garden Speed
- Services & Maintenance Division
Jl. KH. Muhasyim VII, No.45A, Cilandak-Jakarta 12430
Phone : 021-7512625
- Motorsport Division
Jl.Pahlawan No.17 Rempoa, Bintaro-Jakarta 15412
Sunday, May 18, 2014
Mesin Masih Hidup Walaupun Kunci Kontak sudah OFF
Mencegah dieseling pada mesin bensin Coba perhatikan berapa lama waktu yang dibutuhkan mesin mobil Anda untuk benar-benar mati? Mestinya, begitu kunci kontak kita putar ke posisi OFF, putaran mesin tak dengar lagi. Kalaupun berputar, cukup 1 sampai 2 putaran saja. Bila mesin masih berputar lebih lama dari itu, harap sedikit waspada. Barangkali mobil Anda mengalami dieseling.
Dieseling adalah masih berputarnya mesin secara berlebihan setelah kunci kontak diposisikan off. Kasus ini terjadi pada mesin berbahan bakar bensin. Gejala ini tergolong kondisi yang tidak normal. Secara teknis, mesin seharusnya langsung mati ketika kunci kontak kita posisikan OFF. Sebab, pada saat itu supply bensin terputus dan percikan api dari busi padam. Artinya, pembakaran di ruang bakar terhenti dan mesin tak mendapat energi untuk berputar.
Selama ini banyak pengendara yang menganggap ringan bila mendapati mesin bensin yang masih berputar meskipun telah dimatikan. Seolah, kasus semacam ini tidak terlalu berpengaruh pada kenyamanan dan keselamatan berkendara. Padahal, kalau kita perhatikan baik-baik, dampak-dampak dieseling sebenarnya sangat banyak.
Memperpendek usia busi. Ini akan terjadi karena busi mobil yang mengalami dieseling cenderung basah. Kondisi yang basah ini memudahkan terjadinya hubungan singkat (korsleting) pada busi. Bila sudah seperti ini, busi akan cepat panas yang kemudian akan mempercepat retaknya busi atau putusnya resistant (tahanan) pada busi.
Dieseling juga menunjukkan bahwa pembakaran tidak sempurna. Ini berarti dieseling akan dapat mempercepat timbulnya kerak karbon pada ruang bakar.
Efek berikutnya, mesin ngelitik dan mempercepat keausan pada mesin (piston, silinder mesin, ring piston). Mesin yang mengalami dieseling pada umumnya akan lebih susah dihidupkan. Sebab, pada ruang bakar biasanya terdapat terlalu banyak bahan bakar. Lama kelamaan ini akan membuat aki soak.
Berikutnya adalah efek pada engine mounting. Dieseling indentik dengan putaran mesin yang tidak stabil. Dengan ketidakstabilan putaran mesin maka mounting akan meredam getaran mesin secara tidak stabil pula. Ini yang akan mempercepat retak atau kerasnya mounting mesin.
Secara teknis, beberapa hal yang menjadi pemicu dieseling, diantaranya adalah: Pertama, sistem cut-off bahan bakar tidak berfungsi dengan baik; Kedua, kerak karbon pada ruang bakar yang berlebihan sehingga menimbulkan bara pada ruang mesin; dan Ketiga, (yang berasal dari unsur perilaku pengendara) dieseling muncul karena saat mematikan mesin pengendara terbiasa menginjak pedal gas.
Dari tiga penyebab itu, kita dapat mengetahui apa-apa saja yang dapat kita lakukan agar mesin mobil kita tidak mengalami dieseling. Hindari menginjak pedal gas saat mematikan mesin. Periksa sistem cut-off bahan bakar. Perbaiki bila masih terjadi kebocoran aliran bahan bakar. Bersihkan kerak ruang bakar mesin secara periodik, alangkah baik setiap 80.000 km atau dengan menggunakan bahan additive pembersih ruang bakar yang banyak dijual di bengkel-bengkel.
Sumber : Tabloid Otomotif
Selengkapnya
Dieseling adalah masih berputarnya mesin secara berlebihan setelah kunci kontak diposisikan off. Kasus ini terjadi pada mesin berbahan bakar bensin. Gejala ini tergolong kondisi yang tidak normal. Secara teknis, mesin seharusnya langsung mati ketika kunci kontak kita posisikan OFF. Sebab, pada saat itu supply bensin terputus dan percikan api dari busi padam. Artinya, pembakaran di ruang bakar terhenti dan mesin tak mendapat energi untuk berputar.
Selama ini banyak pengendara yang menganggap ringan bila mendapati mesin bensin yang masih berputar meskipun telah dimatikan. Seolah, kasus semacam ini tidak terlalu berpengaruh pada kenyamanan dan keselamatan berkendara. Padahal, kalau kita perhatikan baik-baik, dampak-dampak dieseling sebenarnya sangat banyak.
Memperpendek usia busi. Ini akan terjadi karena busi mobil yang mengalami dieseling cenderung basah. Kondisi yang basah ini memudahkan terjadinya hubungan singkat (korsleting) pada busi. Bila sudah seperti ini, busi akan cepat panas yang kemudian akan mempercepat retaknya busi atau putusnya resistant (tahanan) pada busi.
Dieseling juga menunjukkan bahwa pembakaran tidak sempurna. Ini berarti dieseling akan dapat mempercepat timbulnya kerak karbon pada ruang bakar.
Efek berikutnya, mesin ngelitik dan mempercepat keausan pada mesin (piston, silinder mesin, ring piston). Mesin yang mengalami dieseling pada umumnya akan lebih susah dihidupkan. Sebab, pada ruang bakar biasanya terdapat terlalu banyak bahan bakar. Lama kelamaan ini akan membuat aki soak.
Berikutnya adalah efek pada engine mounting. Dieseling indentik dengan putaran mesin yang tidak stabil. Dengan ketidakstabilan putaran mesin maka mounting akan meredam getaran mesin secara tidak stabil pula. Ini yang akan mempercepat retak atau kerasnya mounting mesin.
Secara teknis, beberapa hal yang menjadi pemicu dieseling, diantaranya adalah: Pertama, sistem cut-off bahan bakar tidak berfungsi dengan baik; Kedua, kerak karbon pada ruang bakar yang berlebihan sehingga menimbulkan bara pada ruang mesin; dan Ketiga, (yang berasal dari unsur perilaku pengendara) dieseling muncul karena saat mematikan mesin pengendara terbiasa menginjak pedal gas.
Dari tiga penyebab itu, kita dapat mengetahui apa-apa saja yang dapat kita lakukan agar mesin mobil kita tidak mengalami dieseling. Hindari menginjak pedal gas saat mematikan mesin. Periksa sistem cut-off bahan bakar. Perbaiki bila masih terjadi kebocoran aliran bahan bakar. Bersihkan kerak ruang bakar mesin secara periodik, alangkah baik setiap 80.000 km atau dengan menggunakan bahan additive pembersih ruang bakar yang banyak dijual di bengkel-bengkel.
Sumber : Tabloid Otomotif
Thursday, May 8, 2014
Asap Putih dan Knalpot Basah Tidak Selalu Harus Turun Mesin
Seorang pengunjung blok menelepon saya, bertanya sebelumnya via SMS apakah saya bersedia menerima teleponnya. Tentu saya jawab boleh, bukankah nomer yang saya cantumkan untuk membantu anda menghubungi saya. Jadi silahkan saja, asal SMS dulu agar saya dalam posisi dan situasi menerima anda.
Ia bertanya tentang kondisi Corona Absolute yang sudah dipakai lebih dari 250.000 km. Akhir akhir ini sudah mengebulkan asap berwarna putih dari knalpot. Lalu saya tanya apakah sudah boros olinya? Katakan 1000 km harus nambah 1 liter? Jawabnya belum. Ia sekarang sedang di Pekalongan, ketika memasuki sebuah bengkel dan mencoba mau memeriksa tekanan kompresi bengkel tersebut tidak dilengkapi dengan alat tersebut, tetapi malah menyarankan agar turun mesin saja.
Karena kurang yakin, maka akhirnya ia membawa mobil ke Semarang untuk memeriksa tekanan kompresi, hasilnya masih 12 kg/cm2. Lalu saya katakan ini menunjukan bahwa ruang kompresi baik, klep tidak bocor dan ring piston masih baik. Maka tidak usah turun mesin

Lalu bagaimana dengan asap dan basahnya ujung knalpot? Saya menyarankan agar diperiksa saja selinder head. Buka dan bersihkan serta kemudian ganti seal klep. Kalau ruang kompresi sudah terbukti baik, maka yang menyebabkan asap tinggal bagian itu, seal klep dan bushing klep. Oli turun dari selinder head ketika langka isap ke exhaust manifold dan kemudian terdorong keluar ke knalpot.
Martin T Teiseran
Selengkapnya
Ia bertanya tentang kondisi Corona Absolute yang sudah dipakai lebih dari 250.000 km. Akhir akhir ini sudah mengebulkan asap berwarna putih dari knalpot. Lalu saya tanya apakah sudah boros olinya? Katakan 1000 km harus nambah 1 liter? Jawabnya belum. Ia sekarang sedang di Pekalongan, ketika memasuki sebuah bengkel dan mencoba mau memeriksa tekanan kompresi bengkel tersebut tidak dilengkapi dengan alat tersebut, tetapi malah menyarankan agar turun mesin saja.
Karena kurang yakin, maka akhirnya ia membawa mobil ke Semarang untuk memeriksa tekanan kompresi, hasilnya masih 12 kg/cm2. Lalu saya katakan ini menunjukan bahwa ruang kompresi baik, klep tidak bocor dan ring piston masih baik. Maka tidak usah turun mesin

Lalu bagaimana dengan asap dan basahnya ujung knalpot? Saya menyarankan agar diperiksa saja selinder head. Buka dan bersihkan serta kemudian ganti seal klep. Kalau ruang kompresi sudah terbukti baik, maka yang menyebabkan asap tinggal bagian itu, seal klep dan bushing klep. Oli turun dari selinder head ketika langka isap ke exhaust manifold dan kemudian terdorong keluar ke knalpot.
Martin T Teiseran
Friday, April 25, 2014
Melubangi Piston Agar Putaran Mesin Lebih Ringan
Di Grup Facebook MOTOR Plus Rider, Bro Zabar menanyakan soal melubangi piston. Siswa SMK Negeri 4 Purworejo itu kepingin tahu bagaimana kalau dipakai harian. Apakah resikonya?
Dijawab Zaenudin alias Bang Jay dari Eka Jaya Motor di Poris Paradise, Tangerang, Banten. Mekanik kawakan ini mengaku sering melubangi piston sejak era mesin 2-tak untuk balap.
Kalau untuk balap, piston dilubangi selain untuk pelumasan juga untuk memperingan putaran mesin. Agar rpm mesin lebih mudah naiknnya. Berlaku untuk mesin 2-tak ataupun 4-tak.
Di piston 4-tak standar, lubang-lubang kecil terdapat di got atau alur ring oli. Pelumas yang disapu bersih oleh ring akan digiring menuju lubang. Jadinya oli yang masuk melalui lubang seher akan kembali menuju ruang karter. Membuat oli tidak tertahan di alur ring ketiga.
Menurut Bang Jay, di motor balap lebih ektrem lagi. Seher tidak hanya dilubangi, tapi dipapas abis. Yang kena papas bagian pantat seher. Meniru piston racing yang ukurannya lebih pendek. Fungsinya ganda, selain jadi ringan tapi gesekan dengan silinder jadi kecil.
Namun aksi papas pantat seher kebanyakan dipakai di motor balap liar. Karena kalau dipakai di motor harian berisiko. Dipapas akan menimbulkan suara kasar. Selain itu juga tidak tahan lama.
Thursday, April 17, 2014
Radiator Mampet Hati Hati Mesin Macet
Berdasarkan catatan AstraWorld, salah satu kasus yang sering dikeluhkan para pemudik adalah overheating. Temperatur mesin naik, lalu mati sama sekali. Butuh waktu beberapa menit untuk mendinginkan dapur pacu mobil. Situasi ini kerap dialami pemudik mengingat seringnya terjadi kemacetan di jalur mudik. Belum lagi faktor jarak tempuh dan medan yang mengharuskan mesin bekerja lebih ekstra.
Langkah-langkah preventif yang biasanya dilakukan dalam rangka mencegah overheating pada umumnya adalah kuantitas maupun kualitas air. Mereka akan memeriksa apakah kuantitasnya cukup dan airnya tidak kotor. Tindakan ini memang sangat membantu karena jika dua hal ini tak terpenuhi efeknya bisa langsung mengganggu kelancaran fungsi kerja sistem pendingin.
Tapi, jangan lupakan yang satu ini. Kondisi radiator sendiri harus diperhatikan. Bukan tak mungkin dinding-dinding saluran radiator sudah tidak dalam kondisi baik. Berkarat dan kotor, misalnya. Efek langsung ke mogok memang tidak terasa. Namun, pengaruhnya terhadap kinerja sistem pendingin sangat erat.
Yang jelas, karena radiator berkarat dan kotor, kualitas air radiator juga bisa ikut-ikutan buruk. Air radiator yang kotor tentu kurang maksimal dalam menyerap panas mesin.
Tak hanya merusak kualitas air, karat dan kotoran yang berlebihan suatu saat juga dapat menyumbat saluran-saluran di dalam radiator. Akibatnya, sistem pendinginan mesin akan terganggu karena sirkulasi air radiator tidak lancar.
Jadi, jangan lupa melengkapi antisipasi masalah pada sistem pendingan dengan memeriksa kondisi radiator. Jika berkarat dan kotor service-lah radiator mobil Anda. Mestinya, radiator tetap terjaga kebersihannya jika dilakukan penggantian air radiator secara teratur sesuai dengan yang disarankan produsen mobil. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya
Langkah-langkah preventif yang biasanya dilakukan dalam rangka mencegah overheating pada umumnya adalah kuantitas maupun kualitas air. Mereka akan memeriksa apakah kuantitasnya cukup dan airnya tidak kotor. Tindakan ini memang sangat membantu karena jika dua hal ini tak terpenuhi efeknya bisa langsung mengganggu kelancaran fungsi kerja sistem pendingin.
Tapi, jangan lupakan yang satu ini. Kondisi radiator sendiri harus diperhatikan. Bukan tak mungkin dinding-dinding saluran radiator sudah tidak dalam kondisi baik. Berkarat dan kotor, misalnya. Efek langsung ke mogok memang tidak terasa. Namun, pengaruhnya terhadap kinerja sistem pendingin sangat erat.
Yang jelas, karena radiator berkarat dan kotor, kualitas air radiator juga bisa ikut-ikutan buruk. Air radiator yang kotor tentu kurang maksimal dalam menyerap panas mesin.
Tak hanya merusak kualitas air, karat dan kotoran yang berlebihan suatu saat juga dapat menyumbat saluran-saluran di dalam radiator. Akibatnya, sistem pendinginan mesin akan terganggu karena sirkulasi air radiator tidak lancar.
Jadi, jangan lupa melengkapi antisipasi masalah pada sistem pendingan dengan memeriksa kondisi radiator. Jika berkarat dan kotor service-lah radiator mobil Anda. Mestinya, radiator tetap terjaga kebersihannya jika dilakukan penggantian air radiator secara teratur sesuai dengan yang disarankan produsen mobil. (Source : AstraWorld)
Monday, April 14, 2014
Rawat Fuel Filter Cegah Mesin Tersendat
Bahan bakar tidak selalu bersih dari kotoran dan air. Kotoran dan air pada bahan bakar bisa merusak komponen-komponen sistem bahan bakar, korosi misalnya. Untuk itulah pada sistem bahan bakar terdapat komponen yang bernama "saringan bahan bakar" (fuel filter). Komponen ini perlu perawatan.
Inti perawatan fuel filter ada dua:
1. Fuel filter harus dibersihkan secara berkala setiap kelipatan 5000 km.
2. Ganti fuel filter setiap kelipatan 20.000 km.
Dua hal di atas berlaku untuk mesin berbahan bakar bensin. Pada mesin berbahan bakar solar (diesel) perhatian kita terhadap fuel filter bahkan hanya satu, yaitu penggantian setiap kelipatan 10.000. Bisa lebih cepat lagi jika ada indikasi tenaga mesin berkurang. Fuel filter mesin diesel tidak dapat dibersihkan. Penggantiannya jauh lebih cepat karena bahan bakar solar biasanya lebih banyak mengandung kotoran.
Maintenance fuel filter hanya pembersihan dan atau penggantian. Penggantian perlu dilakukan rutin mengingat bahan dasar fuel filter adalah kertas. Di kertas inilah terdapat pori-pori untuk menyaring bahan bakar. Lama kelamaan pori-pori tersebut kian rapat sehingga bahan bakar sama sekali sulit menembusnya. Dan solusinya harus diganti dengan yang baru.
Bila tidak, mungkin Anda akan terjebak pada kasus yang sering dialami para pengendara: mesin seperti kurang tenaga, terasa lemah meskipun pedal gas diinjak sedalam-dalamnya. Bila gejala awal ini dibiarkan tanpa penanganan segera, kejadian berikutnya bisa lebih parah lagi: mesin tersendat-sendat, bahkan mogok karena aliran bahan bakar ke mesin terhambat atau bahkan terhenti sama sekali.
Memeriksa dan mengganti fuel filter akan jauh lebih ringan ketimbang memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan bila fuel filter tidak bekerja dengan baik. Sebagai saringan, peran fuel filter bagi kinerja mesin sangat besar. Komponen ini menghentikan kotoran dan air yang terkandung dalam bahan bakar. Jika tidak ada fuel filter, material-material perusak itu bisa terus menerobos masuk ke sistem bahan bakar.(Source : AstraWorld)
Selengkapnya
Inti perawatan fuel filter ada dua:
1. Fuel filter harus dibersihkan secara berkala setiap kelipatan 5000 km.
2. Ganti fuel filter setiap kelipatan 20.000 km.
Dua hal di atas berlaku untuk mesin berbahan bakar bensin. Pada mesin berbahan bakar solar (diesel) perhatian kita terhadap fuel filter bahkan hanya satu, yaitu penggantian setiap kelipatan 10.000. Bisa lebih cepat lagi jika ada indikasi tenaga mesin berkurang. Fuel filter mesin diesel tidak dapat dibersihkan. Penggantiannya jauh lebih cepat karena bahan bakar solar biasanya lebih banyak mengandung kotoran.
Maintenance fuel filter hanya pembersihan dan atau penggantian. Penggantian perlu dilakukan rutin mengingat bahan dasar fuel filter adalah kertas. Di kertas inilah terdapat pori-pori untuk menyaring bahan bakar. Lama kelamaan pori-pori tersebut kian rapat sehingga bahan bakar sama sekali sulit menembusnya. Dan solusinya harus diganti dengan yang baru.
Bila tidak, mungkin Anda akan terjebak pada kasus yang sering dialami para pengendara: mesin seperti kurang tenaga, terasa lemah meskipun pedal gas diinjak sedalam-dalamnya. Bila gejala awal ini dibiarkan tanpa penanganan segera, kejadian berikutnya bisa lebih parah lagi: mesin tersendat-sendat, bahkan mogok karena aliran bahan bakar ke mesin terhambat atau bahkan terhenti sama sekali.
Memeriksa dan mengganti fuel filter akan jauh lebih ringan ketimbang memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan bila fuel filter tidak bekerja dengan baik. Sebagai saringan, peran fuel filter bagi kinerja mesin sangat besar. Komponen ini menghentikan kotoran dan air yang terkandung dalam bahan bakar. Jika tidak ada fuel filter, material-material perusak itu bisa terus menerobos masuk ke sistem bahan bakar.(Source : AstraWorld)
Friday, April 4, 2014
Memanaskan Mesin Bukan Sekadar Kebiasaan
Memanaskan mesin yang biasa kita lakukan sebelum mengendarai mobil memang tindakan yang sangat berguna. Karena pentingnya tindakan ini, wajar bila banyak customer yang mengajukan pertanyaan ke AstraWorld perihal manfaat dan teknis pemanasan yang sebaiknya dilakukan.
Sebetulnya, pemanasan mesin cukup dalam lima menit dan tidak perlu dengan menginjak-injak pedal gas. Untuk mengetahui bahwa kondisi mesin sudah mencapai temperatur kerja bisa juga dengan melihat indikator temperatur di panel dashboard. Biasanya ditandai dengan jarum temperatur yang menunjukkan posisi 1/3 atau 1/2.
Lakukan tindakan ini secara rutin. Diantara manfaat-manfaat pemanasan mesin adalah pembakaran bahan bakar di ruang bakar menjadi sempurna dan mesin akan bekerja optimal. Bahkan, pemanasan mesin juga membantu memperlambat keausan mesin.
Dengan pemanasan, kita memberi kesempatan pada oli untuk bergerak dari panci oli dan masuk kembali ke bagian-bagian mesin yang perlu dilumasi. Sehingga oli siap melancarkan pergesekan antarlogam saat mesin bekerja keras, ini yang membantu mencegah keausan.
Yang juga menarik adalah manfaat pemanasan dalam membuat mesin bekerja seoptimal mungkin. Optimalisasi ini terjadi karena pemanasan mengurangi terjadinya kebocoran kompresi.
Seperti kita ketahui, karena bagian-bagian pada komponen mesin pasti berada pada temperatur tinggi, ada bagian-bagian tertentu yang memang tidak dibuat presisi. Para desainer sengaja menciptakan celah. Dan celah ini secara otomatis akan berkurang (menjadi presisi) ketika komponen-komponen itu terkena suhu panas. Ini yang kemudian mengurangi terjadinya kebocoran kompresi.
Kebocoran kompresi otomatis membuat tekanan kompresi pada mesin menurun. Akibat penurunan tekanan kompresi, temperatur mesin tidak mampu membakar campuran bahan bakar dan udara dengan sempurna. Ketika campuran tersebut tidak terbakar dengan sempurna, tenaga yang dihasilkan mesin pun tidak optimal.
Pembakaran yang tidak sempurna bukan hanya mengakibatkan tenaga mesin kurang optimal. Tapi juga membuat mesin lebih boros bahan bakar. Ini sudah jelas karena dalam kondisi mesin masih dingin, supply bahan bakar harus lebih besar agar tetap terjadi pembakaran.(Source : AstraWorld)
Selengkapnya
Sebetulnya, pemanasan mesin cukup dalam lima menit dan tidak perlu dengan menginjak-injak pedal gas. Untuk mengetahui bahwa kondisi mesin sudah mencapai temperatur kerja bisa juga dengan melihat indikator temperatur di panel dashboard. Biasanya ditandai dengan jarum temperatur yang menunjukkan posisi 1/3 atau 1/2.
Lakukan tindakan ini secara rutin. Diantara manfaat-manfaat pemanasan mesin adalah pembakaran bahan bakar di ruang bakar menjadi sempurna dan mesin akan bekerja optimal. Bahkan, pemanasan mesin juga membantu memperlambat keausan mesin.
Dengan pemanasan, kita memberi kesempatan pada oli untuk bergerak dari panci oli dan masuk kembali ke bagian-bagian mesin yang perlu dilumasi. Sehingga oli siap melancarkan pergesekan antarlogam saat mesin bekerja keras, ini yang membantu mencegah keausan.
Yang juga menarik adalah manfaat pemanasan dalam membuat mesin bekerja seoptimal mungkin. Optimalisasi ini terjadi karena pemanasan mengurangi terjadinya kebocoran kompresi.
Seperti kita ketahui, karena bagian-bagian pada komponen mesin pasti berada pada temperatur tinggi, ada bagian-bagian tertentu yang memang tidak dibuat presisi. Para desainer sengaja menciptakan celah. Dan celah ini secara otomatis akan berkurang (menjadi presisi) ketika komponen-komponen itu terkena suhu panas. Ini yang kemudian mengurangi terjadinya kebocoran kompresi.
Kebocoran kompresi otomatis membuat tekanan kompresi pada mesin menurun. Akibat penurunan tekanan kompresi, temperatur mesin tidak mampu membakar campuran bahan bakar dan udara dengan sempurna. Ketika campuran tersebut tidak terbakar dengan sempurna, tenaga yang dihasilkan mesin pun tidak optimal.
Pembakaran yang tidak sempurna bukan hanya mengakibatkan tenaga mesin kurang optimal. Tapi juga membuat mesin lebih boros bahan bakar. Ini sudah jelas karena dalam kondisi mesin masih dingin, supply bahan bakar harus lebih besar agar tetap terjadi pembakaran.(Source : AstraWorld)
Labels:
bukan,
kebiasaan,
memanaskan,
mesin,
sekadar
Wednesday, April 2, 2014
Karena Terbiasa Injak Pedal Gas Setiap Mematikan Mesin
Coba perhatikan berapa lama waktu yang dibutuhkan mesin mobil Anda untuk benar-benar mati? Mestinya, begitu kunci kontak kita putar ke posisi OFF, putaran mesin tak dengar lagi. Kalaupun berputar, cukup 1 sampai 2 putaran saja. Bila mesin masih berputar lebih lama dari itu, harap sedikit waspada. Barangkali mobil Anda mengalami dieseling.
Dieseling adalah masih berputarnya mesin secara berlebihan setelah kunci kontak diposisikan off. Kasus ini terjadi pada mesin berbahan bakar bensin. Gejala ini tergolong kondisi yang tidak normal. Secara teknis, mesin seharusnya langsung mati ketika kunci kontak kita posisikan OFF. Sebab, pada saat itu supply bensin terputus dan percikan api dari busi padam. Artinya, pembakaran di ruang bakar terhenti dan mesin tak mendapat energi untuk berputar.
Selama ini banyak pengendara yang menganggap ringan bila mendapati mesin bensin yang masih berputar meskipun telah dimatikan. Seolah, kasus semacam ini tidak terlalu berpengaruh pada kenyamanan dan keselamatan berkendara. Padahal, kalau kita perhatikan baik-baik, dampak-dampak dieseling sebenarnya sangat banyak.
Memperpendek usia busi. Ini akan terjadi karena busi mobil yang mengalami dieseling cenderung basah. Kondisi yang basah ini memudahkan terjadinya hubungan singkat (korsleting) pada busi. Bila sudah seperti ini, busi akan cepat panas yang kemudian akan mempercepat retaknya busi atau putusnya resistant (tahanan) pada busi.
Dieseling juga menunjukkan bahwa pembakaran tidak sempurna. Ini berarti dieseling akan dapat mempercepat timbulnya kerak karbon pada ruang bakar. Efek berikutnya, mesin ngelitik dan mempercepat keausan pada mesin (piston, silinder mesin, ring piston).
Mesin yang mengalami dieseling pada umumnya akan lebih susah dihidupkan. Sebab, pada ruang bakar biasanya terdapat terlalu banyak bahan bakar. Lama kelamaan ini akan membuat aki soak.
Berikutnya adalah efek pada engine mounting. Dieseling indentik dengan putaran mesin yang tidak stabil. Dengan ketidakstabilan putaran mesin maka mounting akan meredam getaran mesin secara tidak stabil pula. Ini yang akan mempercepat retak atau kerasnya mounting mesin.
Secara teknis, beberapa hal yang menjadi pemicu dieseling, diantaranya adalah: Pertama, sistem cut-off bahan bakar tidak berfungsi dengan baik; Kedua, kerak karbon pada ruang bakar yang berlebihan sehingga menimbulkan bara pada ruang mesin; dan Ketiga, (yang berasal dari unsur perilaku pengendara) dieseling muncul karena saat mematikan mesin pengendara terbiasa menginjak pedal gas.
Dari tiga penyebab itu, kita dapat mengetahui apa-apa saja yang dapat kita lakukan agar mesin mobil kita tidak mengalami dieseling.
Hindari menginjak pedal gas saat mematikan mesin.
Periksa sistem cut-off bahan bakar. Perbaiki bila masih terjadi kebocoran aliran bahan bakar.
Bersihkan kerak ruang bakar mesin secara periodik, alangkah baik setiap 80.000 km atau dengan menggunakan bahan additive pembersih ruang bakar yang banyak dijual dibengkel-bengkel. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya
Dieseling adalah masih berputarnya mesin secara berlebihan setelah kunci kontak diposisikan off. Kasus ini terjadi pada mesin berbahan bakar bensin. Gejala ini tergolong kondisi yang tidak normal. Secara teknis, mesin seharusnya langsung mati ketika kunci kontak kita posisikan OFF. Sebab, pada saat itu supply bensin terputus dan percikan api dari busi padam. Artinya, pembakaran di ruang bakar terhenti dan mesin tak mendapat energi untuk berputar.
Selama ini banyak pengendara yang menganggap ringan bila mendapati mesin bensin yang masih berputar meskipun telah dimatikan. Seolah, kasus semacam ini tidak terlalu berpengaruh pada kenyamanan dan keselamatan berkendara. Padahal, kalau kita perhatikan baik-baik, dampak-dampak dieseling sebenarnya sangat banyak.
Memperpendek usia busi. Ini akan terjadi karena busi mobil yang mengalami dieseling cenderung basah. Kondisi yang basah ini memudahkan terjadinya hubungan singkat (korsleting) pada busi. Bila sudah seperti ini, busi akan cepat panas yang kemudian akan mempercepat retaknya busi atau putusnya resistant (tahanan) pada busi.
Dieseling juga menunjukkan bahwa pembakaran tidak sempurna. Ini berarti dieseling akan dapat mempercepat timbulnya kerak karbon pada ruang bakar. Efek berikutnya, mesin ngelitik dan mempercepat keausan pada mesin (piston, silinder mesin, ring piston).
Mesin yang mengalami dieseling pada umumnya akan lebih susah dihidupkan. Sebab, pada ruang bakar biasanya terdapat terlalu banyak bahan bakar. Lama kelamaan ini akan membuat aki soak.
Berikutnya adalah efek pada engine mounting. Dieseling indentik dengan putaran mesin yang tidak stabil. Dengan ketidakstabilan putaran mesin maka mounting akan meredam getaran mesin secara tidak stabil pula. Ini yang akan mempercepat retak atau kerasnya mounting mesin.
Secara teknis, beberapa hal yang menjadi pemicu dieseling, diantaranya adalah: Pertama, sistem cut-off bahan bakar tidak berfungsi dengan baik; Kedua, kerak karbon pada ruang bakar yang berlebihan sehingga menimbulkan bara pada ruang mesin; dan Ketiga, (yang berasal dari unsur perilaku pengendara) dieseling muncul karena saat mematikan mesin pengendara terbiasa menginjak pedal gas.
Dari tiga penyebab itu, kita dapat mengetahui apa-apa saja yang dapat kita lakukan agar mesin mobil kita tidak mengalami dieseling.
Hindari menginjak pedal gas saat mematikan mesin.
Periksa sistem cut-off bahan bakar. Perbaiki bila masih terjadi kebocoran aliran bahan bakar.
Bersihkan kerak ruang bakar mesin secara periodik, alangkah baik setiap 80.000 km atau dengan menggunakan bahan additive pembersih ruang bakar yang banyak dijual dibengkel-bengkel. (Source : AstraWorld)
Sunday, March 30, 2014
Bensin beroktan rendah merusak mesin mobil
Baru-baru ini ada isu yang tidak baik yang menerpa perusahaan pengolah minyak bumi terbesar di negara kita, apalagi kalau tidak Pertamina. Bukan itu saja, baru-baru ini pemerintah kita juga mempunyai rencana untuk mengurangi nilai oktan Premium yang umumnya beroktan 88 akan diturunkan menjadi Premium beroktan 84 dalam rencana pengurangan subsidi minyak sebagai bahan bakar yang umum dipakai bagi mobil tahun produksi diatas 2005, jika tetap membandel…huuu, efeknya yah pada mesin mobil kita. Agar masyarakat tahu apa itu oktan dan apa efeknya bagi kendaraan anda, iKb akan membedah mengenai kadar oktan pada bensin. yuk..
Untuk menggerakkan mesinnya, kendaraan bermotor membutuhkan energi yang berasal dari bahan bakar. Kualitas bahan bakar sangat berpengaruh terhadap performa mesin baik dari sisi tenaga maupun kinerjanya. Seperti yang diketahui selama ini kualitas BBM dipengaruhi oleh nilai oktannya. Berdasarkan nilai oktan itu kita sering mendengar penamaan bahan bakar dengan nama premium, pertamax, pertamax plus dan solar.
Pengertian Bilangan Oktan
Bilangan oktan adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Di dalam mesin, campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) ditekan oleh piston sampai dengan volume yang sangat kecil dan kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi. Karena besarnya tekanan ini, campuran udara dan bensin juga bisa terbakar secara spontan sebelum percikan api dari busi keluar.
Jika campuran gas ini terbakar karena tekanan yang tinggi (dan bukan karena percikan api dari busi), maka akan terjadi knocking atau ketukan di dalam mesin. Knocking ini akan menyebabkan mesin cepat rusak, sehingga sebisa mungkin harus dihindari.
Nama oktan berasal dari oktana (C8) karena dari seluruh molekul penyusun bensin, oktana yang memiliki sifat kompresi paling bagus. Oktana dapat dikompres sampai volume kecil tanpa mengalami pembakaran spontan, tidak seperti yang terjadi pada heptana, misalnya, yang dapat terbakar spontan meskipun baru ditekan sedikit. Terdapat beberapa sistem pemeringkatan (Octane Rating) dalam BBM produksi dalam Negeri Premium dengan Kadar Oktan 88, Pertamax dengan Kadar Oktan 92 dan Pertamax Plus dengan Kadar Oktan 95.
Baca juga :
Kendaraan keluaran sebelum tahun 90-an umumnya tidak mensyaratkan penggunaan oktan tinggi, tetapi untuk produksi diatas tahun 90-an sudah mengharuskan penggunaan oktan tinggi sebagai asupan bahan bakarnya. Semakin Tinggi angka Oktan maka semakin lama bensin terbakar spontan juga. Penggunaan Oktan tinggi dapat mendongkrak performa tenaga mesin. Tetapi hal ini Tidak berlaku untuk semua Keluaran kendaraan, pada kendaraan produksi tahun 90-an ke bawah yang tidak mensyaratkan penggunaan oktan tinggi sebagai konsumsi BBMnya, penggunaan oktan tinggi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin justru akan membuat tenaga mesin menjadi loyo dan hanya akan menimbulkan pemborosan bahan bakar.
Kategori Oktan
Ada dua kategori angka Oktan, yaitu RON (Research Octane Number) dan MON (Motor Octane Number). RON diperoleh dari simulasi kinerja asupan bahan bakar ke mesin saat mesin dioperasikan dalam kondisi standar sedangkan MON menunjukkan kinerja Bahan Bakar saat mesin di operasikan dalam kondisi yang lebih berat. Angka oktan MON dapat lebih rendah 10 Point dari angka Oktan RON. Untuk SPBU di Indonesia angka oktan di belakang produk yang tertera adalah RON.
Contoh serial bahan BBM yang digunakan untuk test ONR adalah :
Mutu bahan bakar bensin ditentukan oleh efektivitas pembakarannya dalam mesin. Bahan bakar yang tidak baik apabila di dalam mesin menimbulkan ketukan (knocking). Ketukan pada mesin terjadi apabila bensin terbakar tidak pada saat yang tepat, sehingga akan menganggu gerakan piston pada mesin. Di dalam mesin, campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) ditekan oleh piston sampai dengan volume yang sangat kecil dan kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi. Karena besarnya tekanan ini, campuran udara ? bensin juga bisa terbakar secara spontan sebelum percikan api dari busi keluar.
Bilangan oktan suatu bensin memberikan informasi kepada kita tentang seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin tersebut terbakar secara spontan. Jika campuran gas ini terbakar karena tekanan yang tinggi (dan bukan karena percikan api dari busi), maka akan terjadi knocking atau ketukan di dalam mesin. Knocking ini akan menyebabkan mesin cepat rusak, sehingga sebisa mungkin harus kita hindari.
Banyak letupan (knocking) dinytakan dengan bilangan oktan, makin sedikit letupan, makin sedikt pula bilangan oktam yang dimiliki bensin tersebut. Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Sebaliknya bensin dengan oktan tinggi lambat terbakar, karena titik bakarnya juga lebih tinggi.
Tinggi rendahnya nilai oktan yang dibutuhkan oleh kendaraan sangat tergantung pada Compression Ratio (CR) yakni hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja. Mesin yang memiliki nilai CR (Compression Ratio) yang tinggi membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi pula.
Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), namun akan menjadi masalah bila bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut, hal ini akan menyebabkan knocking sering disebut dengan istilah ’Ngelitik’.
Nilai oktan yang tinggi juga menyebabkan bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah). Bensin yang nilai oktannya terlalu tinggi tidak jarang menyebabkan kegagalan pembakaran yang berefek pada penumpukan kerak di ruang bakar atau klep. Karena itu sebaiknya kendaraan diisi bensin sesuai nilai rasio kompresi, kecuali ada modifikasi lain.
Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih ‘bertenaga’.
Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.Nama oktan berasal dari oktana (C8), karena dari seluruh molekul penyusun bensin, oktana yang memiliki sifat kompresi paling bagus; oktana dapat dikompres sampai volume kecil tanpa mengalami pembakaran spontan, tidak seperti yang terjadi pada heptana, misalnya, yang dapat terbakar spontan meskipun baru ditekan sedikit.
Bensin dengan bilangan oktan 87, berarti bensin tersebut terdiri dari 87% oktana dan 13% heptana (atau campuran molekul lainnya). Bensin ini akan terbakar secara spontan pada angka tingkat kompresi tertentu yang diberikan, sehingga hanya diperuntukkan untuk mesin kendaraan yang memiliki ratio kompresi yang tidak melebihi angka tersebut.
Jenis-Jenis Bensin yang saya tahu itu ada 4 yaitu:
Zat Aditif dalam Bensin
- Antiketukan
Untuk memperlambat pembakaran bahan bakar. Dulu digunsksn senyawa Pb seperti TEL (Tetra Ethyl Lead) dan MTBE (Methyl Tertiary Butyl Eter). Oleh karena Pb bersifat racun, maka penggunaanya sudah diganti dengan senyawa organic seperti etanol.
- Antioksidan
Untuk menghambat pembentukkan kerak yang dapat menyumbang saringan dan saluran bensin. Bensin banyak mengandung senyawa olefinyang mudah bereaksi dengan oksigen membentuk kerak yang disebut gum. Jadi, bensin perlu ditambahkan antioksidan, seperti alkil fenol
- Pewarna
Untuk membedakan berbagai jenis bensin. Contohnya pewarna kuning untuk bensin premium. Pewarna tidak mempengaruhi kualitas bensin.
- Antikorosi
Untuk mencegah korosi pada logam yang bersentuhan dengan bensin, sepertilogam tangki dan saluran bensin. Contoh antikorosi adalah asam karboksilat
-Deterjen karburator
Untuk mencegah/membersihkan kerak dalam karburator. Endapan kerak berasal dari partikel padat/asap pembakaran dan gum. Adanya kerak dapat menurunkan kinerja mesin sehingga kendaraan boros bahan bakar dan mesin cendrung tersandat. Deterjen karburator mengandung berbagai senyawa, seperti amina dan amida.
- Antikerak PFI (Port Fuel Injection)
Untuk membersihkan kerak pada system PFI kendaraan. Kerak dapat menghambat pengambilan bensin sehingga kendaraan sulit dinyalakan dan kurang tenaga. Pembentukan kerak berawal sewaktu mesin dimatikan. Panas yang ada menyebabkan penguapan sisa bahan bakar, yang meninggalkan senyawa berat seperti olefin. Olefin bereaksi dengan oksigen membentuk kerak gum. Contoh antikerak PFI adalah dispersan polimer yang mengandung senyawa, seperti polibutena amina dan polieter amina.
Zat-Zat Pencemar Akibat Pembakaran Bensin
- Karbon Monoksida (CO)
Asap kendaraan bermotor merupakan sumber seluruh karbon monoksida yang banyak dikeluarkan di daerah perkotaan. Karena itu, penurunan kadar karbon monoksida bergantung pada pengendalian emisi otomatis seperti pengubah kalitis, yang mengubah sebagian besar karbon monoksida menjadi karbon dioksida. Oh ya, Karbon monoksida sangat berbahaya lho terutama pada wanita hamil. Karena dapat mengakibatkan kecilnya berat badan janin, meningkatnya kematian bayi dan kerusakan otak. Kasihan kan? Makanya kita harus sebisa mungking mengurangi kegiatan pemakaian kendaraan bermotor.
- Nitrogen Oksida
Nitrogen Oksida yang terjadi ketika panas pembakaran menyebabkan bersatunya oksigen dan nitrogen yang terdapat di udara memberikan berbagai ancaman bahaya. Zat nitrogen oksida ini sendiri menyebabkan kerusakan paru-paru. Setelah bereaksi di atmosfer, zat ini membentuk partikel-partikel nitrat amat halus yang menembus bagian terdalam paru-paru. Partikel-partikel nitrat ini pula, jika bergabung dengan air baik air di paru-paru atau uap air di awan akan membentuk asam. Akhirnya zat-zat oksida ini bereaksi dengan asap bensin yang tidak terbakar dan zat-zat hidrokarbon lain di sinar matahari dan membentuk ozon rendah atau “smog” kabut berwarna coklat kemerahan yang menyelimuti sebagian besar kota di dunia.
- Emisi Sulfur Dioksida
Emisi Sulfur Dioksida timbul dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur terutama batubara yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik atau pemanasan rumah tangga? Gas yang berbau tajam tapi tak bewarna ini dapat menimbulkan serangan asma dan, karena gas ini menetap di udara, bereaksi dan membentuk partikel-partikel halus dan zat asam.
- Benda Partikulat
Benda Partikulat sering disebut sebagai asap atau jelaga. benda-benda partikulat ini merupakan pencemar udara yang paling kentara, dan sangat berbahaya ,kalian tau? Sebagian benda partikulat keluar dari cerobong pabrik sebagai asap hitam tebal, tetapi yang paling berbahaya adalah “partikel-partikel halus” butiran-butiran yang begitu kecil sehingga dapat menembus bagian terdalam paru-paru. Sebagian besar partikel halus ini terbentuk dengan polutan lain, terutama sulfur dioksida dan oksida nitrogen, dan secara kimiawi berubah dan membentuk zat-zat nitrat dan sulfat.
- Hidrokarbon (HC)
Bagi yang lagi duduk di bangku SMP n SMA pasti tau Hidrokarbon sebagai senyawa organik yang mudah menguap (“volatile organic compounds/VOC”) dan juga sebagai gas organic reaktif (“reactive organic gases/ROG”). Hidrokarbon merupakan uap bensin yang tidak terbakar dan produk samping dari pembakaran tak sempurna. Jenis-jenis hidrokarbon lain, yang sebagian menyebabkan leukemia, kanker, atau penyakit-penyakit serius lain, berbentuk cairan untuk cuci-kering pakaian sampai zat penghilang lemak untuk industri.
- Ozon(Asap Kabut Fotokimiawi)
Ozon terdiri dari beratus-ratus zat kimiawi yang terdapat dalam asap kabut, terbentuk ketika hidrokarbon pekat di perkotaan bereaksi dengan oksida nitrogen. Ozon merupakan zat oksidan yang begitu kuat (selain klor) sehingga beberapa kota menggunakannya sebagai disinfektan pasokan air minum.
- Timah(Pb).
Logam berwarna kelabu keperakan yang amat beracun dalam setiap bentuknya ini merupakan ancaman yang amat berbahaya bagi anak di bawah usia 6 tahun, yang biasanya mereka telan dalam bentuk serpihan cat pada dinding rumah. Logam berat ini merusak kecerdasan, menghambat pertumbuhan, mengurangi kemampuan untuk mendengar dan memahami bahasa, dan menghilangkan konsentrasi. Bahkan pajanan dengan tingkat yang amat rendah sekalipun tampaknya selalu diasosiasikan dengan rendahnya kecerdasan. Karena sumber utama timah adalah asap kendaraan berbahan bakar bensin yang mengandung timah, maka polutan ini dapat ditemui di mana ada mobil, truk, dan bus.
- Karbon Dioksida (CO2 ).
Gas yang terbentuk ketika bahan bakar yang kaya akan kandungan karbon ini, seperti batu bara atau minyak, terbakar adalah pencemar udara tak berwarna dan tak berasa, dan merupakan salah satu jenis gas “rumah kaca”. Disebut demikian karena gas-gas ini memerangkap panas bumi seperti jendela-jendela kaca di sebuah rumah kaca.
Untuk menggerakkan mesinnya, kendaraan bermotor membutuhkan energi yang berasal dari bahan bakar. Kualitas bahan bakar sangat berpengaruh terhadap performa mesin baik dari sisi tenaga maupun kinerjanya. Seperti yang diketahui selama ini kualitas BBM dipengaruhi oleh nilai oktannya. Berdasarkan nilai oktan itu kita sering mendengar penamaan bahan bakar dengan nama premium, pertamax, pertamax plus dan solar.
Pengertian Bilangan Oktan
Bilangan oktan adalah angka yang menunjukkan seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin terbakar secara spontan. Di dalam mesin, campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) ditekan oleh piston sampai dengan volume yang sangat kecil dan kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi. Karena besarnya tekanan ini, campuran udara dan bensin juga bisa terbakar secara spontan sebelum percikan api dari busi keluar.
Jika campuran gas ini terbakar karena tekanan yang tinggi (dan bukan karena percikan api dari busi), maka akan terjadi knocking atau ketukan di dalam mesin. Knocking ini akan menyebabkan mesin cepat rusak, sehingga sebisa mungkin harus dihindari.
Nama oktan berasal dari oktana (C8) karena dari seluruh molekul penyusun bensin, oktana yang memiliki sifat kompresi paling bagus. Oktana dapat dikompres sampai volume kecil tanpa mengalami pembakaran spontan, tidak seperti yang terjadi pada heptana, misalnya, yang dapat terbakar spontan meskipun baru ditekan sedikit. Terdapat beberapa sistem pemeringkatan (Octane Rating) dalam BBM produksi dalam Negeri Premium dengan Kadar Oktan 88, Pertamax dengan Kadar Oktan 92 dan Pertamax Plus dengan Kadar Oktan 95.
Baca juga :
- Apa itu Karburator ?
- Apa itu Bahan Bakar ?
- Prinsip dan Tipe Karburator
Kendaraan keluaran sebelum tahun 90-an umumnya tidak mensyaratkan penggunaan oktan tinggi, tetapi untuk produksi diatas tahun 90-an sudah mengharuskan penggunaan oktan tinggi sebagai asupan bahan bakarnya. Semakin Tinggi angka Oktan maka semakin lama bensin terbakar spontan juga. Penggunaan Oktan tinggi dapat mendongkrak performa tenaga mesin. Tetapi hal ini Tidak berlaku untuk semua Keluaran kendaraan, pada kendaraan produksi tahun 90-an ke bawah yang tidak mensyaratkan penggunaan oktan tinggi sebagai konsumsi BBMnya, penggunaan oktan tinggi yang tidak sesuai dengan spesifikasi mesin justru akan membuat tenaga mesin menjadi loyo dan hanya akan menimbulkan pemborosan bahan bakar.
Kategori Oktan
Ada dua kategori angka Oktan, yaitu RON (Research Octane Number) dan MON (Motor Octane Number). RON diperoleh dari simulasi kinerja asupan bahan bakar ke mesin saat mesin dioperasikan dalam kondisi standar sedangkan MON menunjukkan kinerja Bahan Bakar saat mesin di operasikan dalam kondisi yang lebih berat. Angka oktan MON dapat lebih rendah 10 Point dari angka Oktan RON. Untuk SPBU di Indonesia angka oktan di belakang produk yang tertera adalah RON.
Contoh serial bahan BBM yang digunakan untuk test ONR adalah :
- Bilangan Oktan 100 – Murni Iso-Octane
- Bilangan Oktan 98 – Campuran 98% Iso-Octane dan 2% n-Heptane
- Bilangan Oktan 96 – Campuran 96% Iso-Octane dan 4% n-Heptane
- Bilangan Oktan 94 – Campuran 94% Iso-Octane dan 6% n-Heptane
- Bilangan Oktan 92 – Campuran 92% Iso-Octane dan 8% n-Heptane
- Bilangan Oktan 90 – Campuran 90% Iso-Octane dan 10% n-Heptane
- Bilangan Oktan 88 – Campuran 88% Iso-Octane dan 12% n-Heptane
- Bilangan Oktan 86 – Campuran 86% Iso-Octane dan 14% n-Heptane
- Bilangan Oktan 84 – Campuran 84% Iso-Octane dan 16% n-Heptane
- Bilangan Oktan 82 – Campuran 82% Iso-Octane dan 18% n-Heptane
- Bilangan Oktan 80 – Campuran 80% Iso-Octane dan 20% n-Heptane
Mutu bahan bakar bensin ditentukan oleh efektivitas pembakarannya dalam mesin. Bahan bakar yang tidak baik apabila di dalam mesin menimbulkan ketukan (knocking). Ketukan pada mesin terjadi apabila bensin terbakar tidak pada saat yang tepat, sehingga akan menganggu gerakan piston pada mesin. Di dalam mesin, campuran udara dan bensin (dalam bentuk gas) ditekan oleh piston sampai dengan volume yang sangat kecil dan kemudian dibakar oleh percikan api yang dihasilkan busi. Karena besarnya tekanan ini, campuran udara ? bensin juga bisa terbakar secara spontan sebelum percikan api dari busi keluar.
Bilangan oktan suatu bensin memberikan informasi kepada kita tentang seberapa besar tekanan yang bisa diberikan sebelum bensin tersebut terbakar secara spontan. Jika campuran gas ini terbakar karena tekanan yang tinggi (dan bukan karena percikan api dari busi), maka akan terjadi knocking atau ketukan di dalam mesin. Knocking ini akan menyebabkan mesin cepat rusak, sehingga sebisa mungkin harus kita hindari.
Banyak letupan (knocking) dinytakan dengan bilangan oktan, makin sedikit letupan, makin sedikt pula bilangan oktam yang dimiliki bensin tersebut. Bensin dengan oktan rendah lebih mudah terbakar. Sebaliknya bensin dengan oktan tinggi lambat terbakar, karena titik bakarnya juga lebih tinggi.
Tinggi rendahnya nilai oktan yang dibutuhkan oleh kendaraan sangat tergantung pada Compression Ratio (CR) yakni hasil perhitungan perbandingan tekanan yang berkaitan dengan volume ruang bakar terhadap jarak langkah piston dari titik bawah ke titik paling atas saat mesin bekerja. Mesin yang memiliki nilai CR (Compression Ratio) yang tinggi membutuhkan bensin bernilai oktan tinggi pula.
Mesin berkompresi tinggi membuat bensin cepat terbakar (akibat tekanan yang tinggi), namun akan menjadi masalah bila bensin terbakar lebih awal sebelum busi memercikkan api. Saat piston naik ke atas melakukan kompresi, bensin menyala mendahului busi, akibatnya piston seperti dipukul keras oleh ledakan ruang bakar tersebut, hal ini akan menyebabkan knocking sering disebut dengan istilah ’Ngelitik’.
Nilai oktan yang tinggi juga menyebabkan bensin lebih sulit menguap (penguapan rendah). Bensin yang nilai oktannya terlalu tinggi tidak jarang menyebabkan kegagalan pembakaran yang berefek pada penumpukan kerak di ruang bakar atau klep. Karena itu sebaiknya kendaraan diisi bensin sesuai nilai rasio kompresi, kecuali ada modifikasi lain.
Bensin dengan oktan lebih tinggi (pertamax, pertamax plus, dsb), umumnya dilengkapi dengan aditif pembersih, dan sebagainya. Namun tidak banyak memberi penambahan tenaga, jadi angka oktan tinggi bukan artinya lebih ‘bertenaga’.
Karena benefitnya kurang sebanding jika dibanding harganya yang tinggi, maka ujung-ujungnya hanyalah merupakan pemborosan uang saja.Nama oktan berasal dari oktana (C8), karena dari seluruh molekul penyusun bensin, oktana yang memiliki sifat kompresi paling bagus; oktana dapat dikompres sampai volume kecil tanpa mengalami pembakaran spontan, tidak seperti yang terjadi pada heptana, misalnya, yang dapat terbakar spontan meskipun baru ditekan sedikit.
Bensin dengan bilangan oktan 87, berarti bensin tersebut terdiri dari 87% oktana dan 13% heptana (atau campuran molekul lainnya). Bensin ini akan terbakar secara spontan pada angka tingkat kompresi tertentu yang diberikan, sehingga hanya diperuntukkan untuk mesin kendaraan yang memiliki ratio kompresi yang tidak melebihi angka tersebut.
Jenis-Jenis Bensin yang saya tahu itu ada 4 yaitu:
- -Premium
- -Premix
- -Pertamax
- -Pertamax Plus
Zat Aditif dalam Bensin
- Antiketukan
Untuk memperlambat pembakaran bahan bakar. Dulu digunsksn senyawa Pb seperti TEL (Tetra Ethyl Lead) dan MTBE (Methyl Tertiary Butyl Eter). Oleh karena Pb bersifat racun, maka penggunaanya sudah diganti dengan senyawa organic seperti etanol.
- Antioksidan
Untuk menghambat pembentukkan kerak yang dapat menyumbang saringan dan saluran bensin. Bensin banyak mengandung senyawa olefinyang mudah bereaksi dengan oksigen membentuk kerak yang disebut gum. Jadi, bensin perlu ditambahkan antioksidan, seperti alkil fenol
- Pewarna
Untuk membedakan berbagai jenis bensin. Contohnya pewarna kuning untuk bensin premium. Pewarna tidak mempengaruhi kualitas bensin.
- Antikorosi
Untuk mencegah korosi pada logam yang bersentuhan dengan bensin, sepertilogam tangki dan saluran bensin. Contoh antikorosi adalah asam karboksilat
-Deterjen karburator
Untuk mencegah/membersihkan kerak dalam karburator. Endapan kerak berasal dari partikel padat/asap pembakaran dan gum. Adanya kerak dapat menurunkan kinerja mesin sehingga kendaraan boros bahan bakar dan mesin cendrung tersandat. Deterjen karburator mengandung berbagai senyawa, seperti amina dan amida.
- Antikerak PFI (Port Fuel Injection)
Untuk membersihkan kerak pada system PFI kendaraan. Kerak dapat menghambat pengambilan bensin sehingga kendaraan sulit dinyalakan dan kurang tenaga. Pembentukan kerak berawal sewaktu mesin dimatikan. Panas yang ada menyebabkan penguapan sisa bahan bakar, yang meninggalkan senyawa berat seperti olefin. Olefin bereaksi dengan oksigen membentuk kerak gum. Contoh antikerak PFI adalah dispersan polimer yang mengandung senyawa, seperti polibutena amina dan polieter amina.
Zat-Zat Pencemar Akibat Pembakaran Bensin
- Karbon Monoksida (CO)
Asap kendaraan bermotor merupakan sumber seluruh karbon monoksida yang banyak dikeluarkan di daerah perkotaan. Karena itu, penurunan kadar karbon monoksida bergantung pada pengendalian emisi otomatis seperti pengubah kalitis, yang mengubah sebagian besar karbon monoksida menjadi karbon dioksida. Oh ya, Karbon monoksida sangat berbahaya lho terutama pada wanita hamil. Karena dapat mengakibatkan kecilnya berat badan janin, meningkatnya kematian bayi dan kerusakan otak. Kasihan kan? Makanya kita harus sebisa mungking mengurangi kegiatan pemakaian kendaraan bermotor.
- Nitrogen Oksida
Nitrogen Oksida yang terjadi ketika panas pembakaran menyebabkan bersatunya oksigen dan nitrogen yang terdapat di udara memberikan berbagai ancaman bahaya. Zat nitrogen oksida ini sendiri menyebabkan kerusakan paru-paru. Setelah bereaksi di atmosfer, zat ini membentuk partikel-partikel nitrat amat halus yang menembus bagian terdalam paru-paru. Partikel-partikel nitrat ini pula, jika bergabung dengan air baik air di paru-paru atau uap air di awan akan membentuk asam. Akhirnya zat-zat oksida ini bereaksi dengan asap bensin yang tidak terbakar dan zat-zat hidrokarbon lain di sinar matahari dan membentuk ozon rendah atau “smog” kabut berwarna coklat kemerahan yang menyelimuti sebagian besar kota di dunia.
- Emisi Sulfur Dioksida
Emisi Sulfur Dioksida timbul dari pembakaran bahan bakar fosil yang mengandung sulfur terutama batubara yang digunakan untuk pembangkit tenaga listrik atau pemanasan rumah tangga? Gas yang berbau tajam tapi tak bewarna ini dapat menimbulkan serangan asma dan, karena gas ini menetap di udara, bereaksi dan membentuk partikel-partikel halus dan zat asam.
- Benda Partikulat
Benda Partikulat sering disebut sebagai asap atau jelaga. benda-benda partikulat ini merupakan pencemar udara yang paling kentara, dan sangat berbahaya ,kalian tau? Sebagian benda partikulat keluar dari cerobong pabrik sebagai asap hitam tebal, tetapi yang paling berbahaya adalah “partikel-partikel halus” butiran-butiran yang begitu kecil sehingga dapat menembus bagian terdalam paru-paru. Sebagian besar partikel halus ini terbentuk dengan polutan lain, terutama sulfur dioksida dan oksida nitrogen, dan secara kimiawi berubah dan membentuk zat-zat nitrat dan sulfat.
- Hidrokarbon (HC)
Bagi yang lagi duduk di bangku SMP n SMA pasti tau Hidrokarbon sebagai senyawa organik yang mudah menguap (“volatile organic compounds/VOC”) dan juga sebagai gas organic reaktif (“reactive organic gases/ROG”). Hidrokarbon merupakan uap bensin yang tidak terbakar dan produk samping dari pembakaran tak sempurna. Jenis-jenis hidrokarbon lain, yang sebagian menyebabkan leukemia, kanker, atau penyakit-penyakit serius lain, berbentuk cairan untuk cuci-kering pakaian sampai zat penghilang lemak untuk industri.
- Ozon(Asap Kabut Fotokimiawi)
Ozon terdiri dari beratus-ratus zat kimiawi yang terdapat dalam asap kabut, terbentuk ketika hidrokarbon pekat di perkotaan bereaksi dengan oksida nitrogen. Ozon merupakan zat oksidan yang begitu kuat (selain klor) sehingga beberapa kota menggunakannya sebagai disinfektan pasokan air minum.
- Timah(Pb).
Logam berwarna kelabu keperakan yang amat beracun dalam setiap bentuknya ini merupakan ancaman yang amat berbahaya bagi anak di bawah usia 6 tahun, yang biasanya mereka telan dalam bentuk serpihan cat pada dinding rumah. Logam berat ini merusak kecerdasan, menghambat pertumbuhan, mengurangi kemampuan untuk mendengar dan memahami bahasa, dan menghilangkan konsentrasi. Bahkan pajanan dengan tingkat yang amat rendah sekalipun tampaknya selalu diasosiasikan dengan rendahnya kecerdasan. Karena sumber utama timah adalah asap kendaraan berbahan bakar bensin yang mengandung timah, maka polutan ini dapat ditemui di mana ada mobil, truk, dan bus.
- Karbon Dioksida (CO2 ).
Gas yang terbentuk ketika bahan bakar yang kaya akan kandungan karbon ini, seperti batu bara atau minyak, terbakar adalah pencemar udara tak berwarna dan tak berasa, dan merupakan salah satu jenis gas “rumah kaca”. Disebut demikian karena gas-gas ini memerangkap panas bumi seperti jendela-jendela kaca di sebuah rumah kaca.
Saturday, March 29, 2014
MENGHITUNG DAYA DAN TORSI MESIN
Torsi Mesin

Torsi adalah ukuran kemampuan mesin untuk melakukan kerja, jadi torsi adalah suatu energi. Besaran torsi adalah besaran turunan yang biasa digunakan untuk menghitung energi yang dihasilkan dari benda yang berputar pada porosnya. Adapun perumusan dari torsi adalah sebagai berikut. Apabila suatu benda berputar dan mempunyai besar gaya sentrifugal sebesar F, benda berputar pada porosnya dengan jari-jari sebesar b, dengan data tersebut torsinya adalah:
T = F x b (N.m)
dimana:
T = Torsi benda berputar (N.m)
F = adalah gaya sentrifugal dari benda yang berputar (N)
b= adalah jarak benda ke pusat rotasi (m)
F = adalah gaya sentrifugal dari benda yang berputar (N)
b= adalah jarak benda ke pusat rotasi (m)
Karena adanya torsi inilah yang menyebabkan benda berputar terhadap porosnya, dan benda akan berhenti apabila ada usaha melawan torsi dengan besar sama dengan arah yang berlawanan.

Pada motor bakar untuk mengetahui daya poros harus diketahui dulu torsinya. Pengukuran torsi pada poros motor bakar menggunakan alat yang dinamakan Dinamometer. Prinsip kerja dari alat ini adalah dengan memberi beban yang berlawanan terhadap arah putaran sampai putaran mendekati 0 rpm, Beban ini nilainya adalah sama dengan torsi poros. Dapat dilihat dari gambar diatas adalah prinsip dasar dari dinamometer. Dari gambar diatas dapat dilihat pengukuran torsi pada poros ( rotor) dengan prinsip pengereman dengan stator yang dikenai beban sebesar w. Mesin dinyalakan kemudian pada poros disambungkan dengan dinamometer. Untuk megukur torsi mesin pada poros
mesin diberi rem yang disambungkan dengan w pengereman atau pembebanan. Pembebanan diteruskan sampai poros mesin hampir berhenti berputar. Beban maksimum yang terbaca adalah gaya pengereman yang besarnya sama dengan gaya putar poros mesin F. Dari definisi disebutkan bahwa perkalian antara gaya dengan jaraknnya adalah sebuah torsi, dengan difinisi tersebut Tosi pada poros dapat diketahui dengan rumus:
mesin diberi rem yang disambungkan dengan w pengereman atau pembebanan. Pembebanan diteruskan sampai poros mesin hampir berhenti berputar. Beban maksimum yang terbaca adalah gaya pengereman yang besarnya sama dengan gaya putar poros mesin F. Dari definisi disebutkan bahwa perkalian antara gaya dengan jaraknnya adalah sebuah torsi, dengan difinisi tersebut Tosi pada poros dapat diketahui dengan rumus:
T = w x b (Nm)
dengan
T = adalah torsi mesin (Nm)
w = adalah beban (N)
b= adalah jarak pembebanan dengan pusat perputaran (m)
w = adalah beban (N)
b= adalah jarak pembebanan dengan pusat perputaran (m)
Ingat w (beban/berat) disini kita bedakan dengan massa (m), kalau massa satuan kg, adapun beban disini adalah gaya berat dengan satuan N yang diturunkan dari W=mg
Pada mesin sebenarnya pembebanan adalah komponen-komponen mesin sendiri yaitu asesoris mesin ( pompa air, pompa pelumas, kipas radiator), generator listrik (pengisian aki, listrik penerangan, penyalan busi), gesekan mesin dan komponen lainnya.
Dari perhitungan torsi diatas dapat diketahui jumlah energi yang dihasikan mesin pada poros. Jumlah energi yang dihasikan mesin setiap waktunya adalah yang disebut dengan daya mesin. Kalau energi yang diukur pada poros mesin dayanya disebut daya poros.
Daya Mesin (Power)
Sedangkan power yang dihitung dengan satuan Kw (Kilo watts) atau Horse Power (HP) mempunyai hubungan erat dengan torque. Power dirumuskan sbb :
Power = torque x angular speed.
Rumus diatas adalah rumus dasarnya, pada engine maka rumusnya menjadi :
Power = torque x 2 phi x rotational speed (RPM).
Untuk mengukur Power (KW) adalah sbb :
Power (kW) = torque (Nm) x 2 phi x rotational speed (RPM) / 6000
6000 dapat diartikan adalah 1 menit = 60 detik, dan untuk mendapatkan kw = 1000 watt.
sedangkan untuk mengukur Power (HP) adalah sbb :
Power (HP) = torque (lbs. ft) x rotational speed (RPM) / 5252
Pada motor bakar, daya dihasilkan dari proses pembakaran didalam silinder dan biasanya disebut dengan daya indiaktor. Daya tersebut dikenakan pada torak yang bekerja bolak balik didalam silinder mesin. Jadi didalam silinder mesin, terjadi perubahan energi dari energi kimia bahan bakar dengan proses pembakaran menjadi energi mekanik pada torak. Daya indikator adalah merupakan sumber tenaga persatuan waktu operasi mesin untuk mengatasi semua beban mesin. Mesin selama bekerja mempunyai komponen-komponen yang saling berkaitan satu dengan lainnya membentuk kesatuan yang kompak. Komponen-komponen mesin juga merupakan beban yang harus diatasi daya indikator. Sebagai contoh pompa air untuk sistim pendingin, pompa pelumas untuk sistem pelumasan, kipas radiator, dan lain lain, komponen ini biasa disebut asesoris mesin. Asesoris ini dianggap parasit bagi mesin karena mengambil daya dari daya indikator. Disamping komponen-komponen mesin yang menjadi beban, kerugian karena gesekan antar komponen pada mesin juga merupakan parasit bagi mesin, dengan alasan yang sama dengan asesoris mesin yaitu mengambil daya indikator. Seperti pada gambar diatas terlihat bahwa daya untuk meggerakan asesoris dan untuk mengatsi gesekan adalah 5% bagian. Untuk lebih mudah pemahaman dibawah ini dalah perumusan dari masing masing daya. Satuan daya menggunakan HP( hourse power )
N = N − N + N ( HP)
dengan
Ne = adalah daya efektif atau daya poros ( HP)
Ni = adalah daya indikator ( HP)
Ng = adalah kerugian daya gesek ( HP)
Na = adalah kerugian daya asesoris ( HP)
Ni = adalah daya indikator ( HP)
Ng = adalah kerugian daya gesek ( HP)
Na = adalah kerugian daya asesoris ( HP)
Labels:
dan,
daya,
menghitung,
mesin,
torsi
Thursday, March 20, 2014
Cara untuk Meningkatkan Kompresi Mesin
Meskipun sebernarnya akan ada efek samping atau dampak yang akan terjadi jika kita mencoba untuk melakukan modifikasi untuk meningkatkan kompresi pada mesin mobil kita, tapi tetap saja masih banyak orang yang mengabaikannya demi memperoleh apa yang mereka inginkan pada mesin mobil mereka yakni peningkatan power pada mesin mobil mereka. Sebab, kompresi mesin yang tinggi akan membuat mesin mampu menghasilkan tenaga yang besar pula.


Apa efek samping atau dampak yang akan terjadi jika kita meningkatkan kompresi mesin mobil?
Efek samping atau dampak yang paling terasa dari peningkatan kompresi mesin adalah mesin akan menjadi lebih cepat panas dari sebelumnya. Selain itu, kompresi mesin yang tinggi juga sangat rawan menyebabkan knocking, tapi anda tidak perlu khawatir, sebab untuk masalah ini kita masih bisa menyiasatinya dengan menggunakan bahan bakar yang memiliki kadar oktan tinggi.
Lalu, bagaimana cara untuk meningkatkan kompresi mesin agar mesin mobil lebih memiliki power?
Langkah pertama yang harus anda lakukan untuk menaikkan kompresi mesin adalah dengan memperkecil volume ruang bakar. Anda bisa melakukannya dengan cara memapas headnya. Langkah ini harus anda lakukan agar tekanan menjadi lebih meningkat. Tapi pemapasan pada head ini sebaiknya tidak lebih dari 5 mm.
Setelah langkah pertama selesai anda lakukan, kemudian lanjutkan dengan langkah kedua yakni dengan memperhalus lubang hisap pada kepala silinder. Proses ini juga dikenal dengan sebutan porting polish. Proses menghaluskan lubang hisap ini bertujuan supaya proses pengabutan menjadi lebih cepat sebab udara yang masuk ke ruang pembakaran menjadi lancar tidak ada hambatan sedikitpun.
Dan langkah terakhir yang harus anda lakukan adalah dengan mengganti piston bawaan mobil dengan piston dome atau piston yang bagian atasnya memiliki kubah tinggi. Sebab dengan melakukan pergantian piston dengan piston dome maka volume ruang bakar akan menjadi lebih sempit sehingga tekanan akan menjadi lebih besar dan tentunya kompresi yang dihasilkan oleh mesin juga akan menjadi lebih meningkat pula.
Labels:
cara,
kompresi,
meningkatkan,
mesin,
untuk
Saturday, March 8, 2014
Mesin Mobil Susah Dinyalakan
Mekanisme dari starter mobil adalah sbb :

1. Kontak menghidupkan solenoid switch.
2. Solenoid mengalirkan memajukan gigi pinion/gigi bendik dari starter sehingga masuk gigi gendeng, solenoid starter juga mengalirkan arus besar dari accu ke dinamo starter (bunyinya cetek).
3. Dinamo berputar memutar gigi gendeng dan kruk as (bunyinya cengengeekk), nah kalau ngga ada bunyi cengengeekk tapi cetek-cetek doang berarti cuman solenoid yang kerja tapi dinamo starter ngga muter. Kalau bunyinya nya cengengek kasar ndet-ndetan.. bisa jadi gigi pinion/gigi bendik nya rusak. Kruk as muter, klep bekerja, piston bekerja, delco-platina bekerja, pompa bensin bekerja. Nah kalau masih ngga mau hidup, biasanya karena :
- supply bensin macet, cek filter bensin apakah kosong atau penuh. Jika kosong lakukan :
a. cabut selang bensin dari tangki yang masuk ke filter. Coba sedot bensin dari selang dengan mulut, jika selang terlalu pendek/bawah gunakan sedotan atau selang bensin motor, tancepkan ke selang bensin. Jika disedot terasa ringan berarti jalur pipa dan selang dari tangki lancar, jika terasa berat maka tangki dan selang-pipa nya harus dikuras. Caranya : http:///2013/02/charade-membersihkan-pipa-dan-tangki.html
Jika jalur pipa dan selang bensin lancar, pastikan tangki bensin ada bensinya :D . Kemungkinan berikutnya adalah filter bensin kotor, Copot filter bensin dan cuci, ganti baru jika bisa. Jika bensin masih ngga penuh di filter bensin, kemungkinannya adalah pompa bensin lemah. Lakukan hal berikut :
b. Isi penuh selang dan filter bensin. Selalu sedia selang bensin motor, sebotol bensin dan corong. Buka tutup filter udara, percikan bensin ke karburator dan lakukan start. Jika masih susah hidup setelah berkali-kali dicoba berarti ada masalah di pengapian (jangan mencoba starter berkali2 tanpa istirahat, lakukan istirahat 15-30 detik sebelum mencoba starter agar dinamo starter tidak jebol karena overheat).
Kalau susah masukin bensin ke filter, gunakan selang bensin motor yg lemes dan corong. Kalau tidak tersedia corong kecil, cari tutup botol.. misalnya tutup botol parfum. Panasi ujung tutup parfum, sodok dengan besi/obeng.
Lebih baik beli botol oli samping variasi (ada di borma) dan selang panjang sebagai persiapan kalau mogok lagi atau untuk menolong mobil lain yang mogok.

Masalah pengapian biasanya ada di koil, busi dan kabel serta platina. Koil, busi bisa jadi mati harus diganti. Platina bisa jadi bentol, harus diamplas, bisa jadi sudah aus/rusak harus diganti.
Kenali problem starter dari bunyinya :
alau distarter cuman cetak-cetek doang bunyinya, cuman solenoidnya yg on-off tapi dinamo starternya ngga mau muter. Pinjam aki yang masih seger, nyalakan mesin. Saat mesin hidup, cabut kabel + aki. Kalau mesin terus jadi mati berarti dinamo alternatornya rusak.
Selengkapnya
2. Solenoid mengalirkan memajukan gigi pinion/gigi bendik dari starter sehingga masuk gigi gendeng, solenoid starter juga mengalirkan arus besar dari accu ke dinamo starter (bunyinya cetek).

- supply bensin macet, cek filter bensin apakah kosong atau penuh. Jika kosong lakukan :
a. cabut selang bensin dari tangki yang masuk ke filter. Coba sedot bensin dari selang dengan mulut, jika selang terlalu pendek/bawah gunakan sedotan atau selang bensin motor, tancepkan ke selang bensin. Jika disedot terasa ringan berarti jalur pipa dan selang dari tangki lancar, jika terasa berat maka tangki dan selang-pipa nya harus dikuras. Caranya : http:///2013/02/charade-membersihkan-pipa-dan-tangki.html
![]() |
| Filter bensin |
b. Isi penuh selang dan filter bensin. Selalu sedia selang bensin motor, sebotol bensin dan corong. Buka tutup filter udara, percikan bensin ke karburator dan lakukan start. Jika masih susah hidup setelah berkali-kali dicoba berarti ada masalah di pengapian (jangan mencoba starter berkali2 tanpa istirahat, lakukan istirahat 15-30 detik sebelum mencoba starter agar dinamo starter tidak jebol karena overheat).
![]() |
| Buka tutup filter udara, percikan bensin pada karburator. Diciprat saja yah.. jangan disiram langsung dari botol |
Kalau susah masukin bensin ke filter, gunakan selang bensin motor yg lemes dan corong. Kalau tidak tersedia corong kecil, cari tutup botol.. misalnya tutup botol parfum. Panasi ujung tutup parfum, sodok dengan besi/obeng.
![]() |
| Tutup parfum sebagai corong |

Masalah pengapian biasanya ada di koil, busi dan kabel serta platina. Koil, busi bisa jadi mati harus diganti. Platina bisa jadi bentol, harus diamplas, bisa jadi sudah aus/rusak harus diganti.
Kenali problem starter dari bunyinya :
1. Starter cetak-cetek melulu disebabkan karena :
- Brush/arang pada dinamo starter. Ganti dengan brush/arang baru.
- Arus ke dinamo starter kurang besar yang disebabkan karena aki soak atau perkabelan yang buruk. Solusinya ganti/tambah kabel yang ke starter dan ground. Ganti aki jika aki soak
- Kerusakan pada solenoid, ganti dengan yang baru atau buka dan bersihkan.
- Arus pada trigger kurang gede, dipasang relay sehingga arus trigger dari aki.
2. Bila kerusakan pada gigi bendik maka dinamo berputar dan selip, berbunyi ngekkk.. ngekkk.
- Brush/arang pada dinamo starter. Ganti dengan brush/arang baru.
- Arus ke dinamo starter kurang besar yang disebabkan karena aki soak atau perkabelan yang buruk. Solusinya ganti/tambah kabel yang ke starter dan ground. Ganti aki jika aki soak
- Kerusakan pada solenoid, ganti dengan yang baru atau buka dan bersihkan.
- Arus pada trigger kurang gede, dipasang relay sehingga arus trigger dari aki.
2. Bila kerusakan pada gigi bendik maka dinamo berputar dan selip, berbunyi ngekkk.. ngekkk.
3. Starter normal kerja bunyi cengengekan tapi ngga ngga mau hidup? Bisa jadi setelan platina, koil mati, selang bensin mampet, pompa bensin lemah. Jika bensin di filter habis bisa karena filter kotor,selang bensin mampet, pompa bensin lemah. Copot selang dari tangki, sedot dengan mulut selang dari tangki(pakai selang sambungan), jika gampang disedot kemungkinan filter bensin kotor/mampet atau pompa bensin lemah. Jika berat saat disedot, berarti selang/pipa bensin mampet.
alau distarter cuman cetak-cetek doang bunyinya, cuman solenoidnya yg on-off tapi dinamo starternya ngga mau muter. Pinjam aki yang masih seger, nyalakan mesin. Saat mesin hidup, cabut kabel + aki. Kalau mesin terus jadi mati berarti dinamo alternatornya rusak.
Labels:
dinyalakan,
mesin,
mobil,
susah
Sunday, March 2, 2014
Cara Rawat dan Bersihkan Mesin Mobil Tanpa Harus ke Salon Mobil
- Untuk menjaga performa mesin mobil agar tetap dalam kondisi maksimal, maka perlu adanya perawatan secara rutin. Perawatan pada mobil pribadi dengan membersihkan komponen mesin juga bisa dilakukan sendiri tanpa harus dibawa ke salon mobil.
Pembersihan pada komponen seperti blok mesin, kabel busi dan ruang mesin yang meliputi bodi mesin, lapisan bawah kap mobil, silinder head hingga penutup saringan udara juga perlu dirawat.
Cara membersihkannya juga terbilang mudah, hanya dengan menggunakan bahan pembersih biasa yang mudah diperoleh, seperti engine degreaser, batu ijo, sabun colek, compound, wax, dan lap.
Pertama-tama yang harus dibersihkan adalah blok mesin bagian bawah. Caranya yaitu dengan mengoleskan batu ijo yang sudah dilarutkan dengan campuran minyak tanah ke seluruh bagian blok, kemudian bersihkan dengan lap katun bersih.
Atau bisa juga dengan menggunakan cara lainnya seperti membersihkannya dengan engine degreaser yang kemudian dilapisi dengan sabun colek untuk menghaluskan permukaan bodi blok mesin tersebut.
Selain itu, bisa juga dengan sikat halus yang sudah dilapisi sabun, kemudian digosokkan ke bagian blok mesin. Untuk bagian yang sulit terjangkau, cukup menggunakan kuas lukis atau kuas cat.
Sedangkan untuk ruang dan bodi mesin, seperti silinder head, tutup karburator dan saringan udara, cukup dibersihkan dengan wax dan lap dapur berpori. Oleskan wax secara menyeluruh ke bagian-bagian bodi mesin, termasuk juga bagian bawah kap mesin. Sesudah itu, dibersihkan dengan lap dapur berpori, sehingga mengangkat seluruh kotoran sekaligus sebagai antigores. [Ded]
Cara membersihkannya juga terbilang mudah, hanya dengan menggunakan bahan pembersih biasa yang mudah diperoleh, seperti engine degreaser, batu ijo, sabun colek, compound, wax, dan lap.
Pertama-tama yang harus dibersihkan adalah blok mesin bagian bawah. Caranya yaitu dengan mengoleskan batu ijo yang sudah dilarutkan dengan campuran minyak tanah ke seluruh bagian blok, kemudian bersihkan dengan lap katun bersih.
Atau bisa juga dengan menggunakan cara lainnya seperti membersihkannya dengan engine degreaser yang kemudian dilapisi dengan sabun colek untuk menghaluskan permukaan bodi blok mesin tersebut.
Selain itu, bisa juga dengan sikat halus yang sudah dilapisi sabun, kemudian digosokkan ke bagian blok mesin. Untuk bagian yang sulit terjangkau, cukup menggunakan kuas lukis atau kuas cat.
Sedangkan untuk ruang dan bodi mesin, seperti silinder head, tutup karburator dan saringan udara, cukup dibersihkan dengan wax dan lap dapur berpori. Oleskan wax secara menyeluruh ke bagian-bagian bodi mesin, termasuk juga bagian bawah kap mesin. Sesudah itu, dibersihkan dengan lap dapur berpori, sehingga mengangkat seluruh kotoran sekaligus sebagai antigores. [Ded]
Saturday, February 22, 2014
CARA KERJA PENDINGIN MESIN MOBIL
Kendaraaan akan mengalami panas akibat dari pembakaran bahan bakar. Walaupun sebagian efisiensi panas itu dimanfaatkan kembali oleh mesin. Mesin akan mengalami panas yang tinggi atau yang disebut over heating bila panas mesin tidak dikurangi.
Sistem pendinginan dirancang untuk menjaga efisiensi panas itu. Umumnya mesin didinginkan oleh sistem pendinginan udara dan sistem pendinginan air. Mesin mobil kebanyakan menggunakan sistem pendinginan air.
Sistem pendinginan dirancang untuk menjaga efisiensi panas itu. Umumnya mesin didinginkan oleh sistem pendinginan udara dan sistem pendinginan air. Mesin mobil kebanyakan menggunakan sistem pendinginan air.
Sistem pendinginan air lebih rumit, tetapi mempunyai banyak keuntungan , Karena ruang bakar diselimuti oleh air yang berada di water jacket maka selain mendinginkan juga berfungsi sebagai peredam bunyi. Kontruksi sistem pendinginan dilengkapi oleh water jacket, thermostat, radiator, kipas radiator, pompa air dan komponen – komponen lain pendukungnya. Komponen – Komponen Sistem Pendinginan dan Fungsinya:
1. Water Jacket

Jika mesin dibelah maka akan terlihat ada ruang-ruangan seperti saluran air yang menyelimuti ruang bakardan komponen di sekitarnaya. Saluran itu adalah tempat bersirkulasinya air pendingin di dalam mesin.
2. Thermostat

Thermostat seperti katup otomatis yang mengatur masuk atau tidaknya air pendingin masuk ke radiator. Cara kerjanya jika air pendingin yang berada di water jacket masih dingin maka thermostat tidak akan membuka saluran ke radiator karena uap yang dari panasnya tidak mempu untuk membuka katup thermostat maka air pendingin itu akan kembali untuk bersirkulasi di dalam mesin melalui saluran by pass. Thermostat akan membuka kira-kira ketika temperatur air pendingin antar 80 – 900C (176 – 1940F).
3. Radiator

Ketika Thermostat membuka karena temperatur air pendinginnya telah panas maka air pendingin itu harus segera didinginkan. Komponen nya adalah radiator. Bagian-bagian radiator adalah ada reservoir(tangki cadangan), tutup radiator, radiator bagian atas,inti radiator, dan radiator bagian bawah.Reservoir (tangki cadangan) berfungsi sebagai tangki cadangan bila air pada radiator berlebihan. Inti tadiator terdiri dari sirip-sirip tempat saluran air pendingin yang nantinya akan dipercepat pendinginan nya oleh kipas radiator. Jika air pendingin telah didinginkan oleh inti radiator dibantu dengan kipas radiator maka ai pendingin itu akan masuk ke radiator bagian bawah yang nantinya akan masuk ke mesin untuk bersirkulasi di dalam mesin di water jacket. Air pendingin masuk ke radiator ataupun keluar dari radiator menuju mesin di hubungkan oleh selang radiator yang tahan panas.
4. Kipas Radiator dan Pompa Air
![]() |
| Kipas Radiator |
![]() |
| Waterpump (Pompa Air Mobil) |
Wednesday, February 12, 2014
Penyebab Mesin Mobil Mati
Lima Penyebab Utama Kematian mesin mobil Yang Berakibat Fatal
Seperti halnya manusia, mesin juga terkadang perlu di cek kesehatannya agar mesin tetap bekerja dengan baik. Berbeda dengan manusia apabila mengalami gejala sakit maka bisa mengeluh atau berobat untuk mencegah penyakit itu datang, tapi kalau mesin hanya bisa menunjukan gejala yang terkadang kita tidak sadari, dan akhirnya diketahui kerusakannya setelah terjadi kerusakan pada mesin yang mungkin berakibat fatal. Oleh karena itu saya menulis kembali artikel ini, mohon maaf untuk yang sudah menulis artikel ini karena artikelnya sudah saya copy dan saya lupa alamat blognya, jadi tidak saya tulis link nya tetapi hanya namanya saja. Berikut adalah artikel tentang penyebab mesin mobil mati,
Apa saja jenis kerusakan itu dan bagaimanakah tindakan preventifnya?1. Timing belt
Fungsi timing belt adalah sebagai penyelaras putaran kruk as dan katup sehingga keduanya tidak berbenturan. Jadi akan fatal akibatnya bila belt yang menghubungkan kedua mekanisme ini putus secara tiba-tiba. Kerusakan komponen jelas tak terelakkan lantaran piston akan menumbuk katup yang berada dalam posisi membuka.
Bila hal ini terjadi dalam putaran mesin tinggi, bukan tidak mungkin blok mesin bisa menjadi pecah akibat benturan berkali-kali yang terjadi. Namun hal ini dapat diminimalkan bila Anda selaku pengendara langsung mengetahui kerusakan yang terjadi sehingga mesin tak dicoba lagi untuk distart.
Mesin dengan perbandingan kompresi rendah, dan mesin yang dilengkapi turbocharger atau supercharger cenderung lebih kecil kemungkinannya mengalami kerusakan ini lantaran jarak antara katup dengan piston yang memliliki celah agak jauh ketimbang mesin normally aspirated.

Langkah preventif:
Ganti timing belt secara berkala sesuai rekomendasi, atau sekitar 25-30 ribu km.
Percepat penggantian timing belt bila mobil sering melewati jalan macet.
2. Knocking di mesin turbocharger
Tekanan tinggi di ruang bakar pada mesin yang dilengkapi alat pemasok udara paksa seperti turbocharger atau supercharger membuat beban piston menjadi sangat tinggi. Itu sebabnya piston bisa mengalami kerusakan seketika bila mesin sampai mengalami gejala knocking. Pembakaran dini sebelum waktunya akan membuat piston bergetar hebat dan suhu di ruang bakar meningkat secara drastis. Penyebabnya tentu bermacam-macam, mulai dari kegagalan kinerja cooling system, penyetelan tekanan turbo atau supercharger yang berlebih, hingga kualitas bahan bakar yang tidak sesuai kebutuhan.
Langkah preventif:
- Gunakan bahan bakar berkualitas dengan kadar oktan minimal 95.
- Periksa cooling system secara berkala, termasuk komponen-komponennya seperti kipas elektrik, thermoswitch, dan lain-lain.
3. Water hammer
Terisapnya air ke dalam ruang bakar (water hammer) merupakan salah satu problem dengan akibat paling fatal bagi mesin mobil. Air yang yang jauh lebih padat dari udara, bila sampai memenuhi ruang bakar, tentu tidak dapat tekan saat langkah kompresi. Dalam kondisi katup tertutup, tekanan air yang terjadi akan menghancurkan komponen terlemah di ruang bakar yakni piston.
Nah, di musim hujan seperti sekarang, wasapdalah dengan genangan air yang siap menghadang.
Langkah preventif :
- Ketahui ketinggian saluran masuk udara di mobil sebelum melewati genangan air.
- Jangan coba-coba menstart jika mesin mati di tengah banjir.
- Buka busi lalu start mesin untuk mengeluarkan air di ruang bakar.
4. Overheat
Bila mesin beroperasi melebihi batas suhu kerjanya, sudah pasti kerusakan komponen akan terjadi. Tapi pada mesin modern, komputer akan secara otomatis melindungi mesin dengan cara menon-aktifkan mesin secara bertahap. Seperti memberhentikan kerja kompresor AC, lalu berlanjut ke mode aman (safe mode) hingga saatnya mesin akan dihentikan secara total. Tapi pada mobil era 1990-an, tentu fitur ini belum tersedia. Namun Anda dapat mencirikannya dengan hadirnya gejala knocking saat berakselerasi dan jarum indikator yang bergerak menuju batas H.
Langkah preventif :
- Periksa cooling system dan jumlah oli mesin secara berkala.
- Perhatikan indikator suhu ketika gejala knocking timbul.
- Berhentikan mobil secepat mungkin ketika Anda mengetahui overheat terjadi.
5. Kebocoran oli
Di jenis mesin apapun, bocornya pelumas sudah pasti menyebabkan kerusakan parah dan fatal akibatnya. Menurunnya jumlah oli mesin secara drastis akan menyebabkan friksi pada komponen bergerak akan meningkat sehingga berdampak pada peningkatkan suhu mesin (overheat) dan keausan luar biasa. Salah satu penyebab adalah kerusakan baut penutup lubang pembuangan oli yang terletak di bawah mesin akibat terkena benturan di jalan. Memang hal ini jarang terjadi, tapi Anda perlu mencermati indikasi berupa lampu indikator oli di dasbor yang menyala akibat pompa oli kehilangan tekanan. Penyebab lain adalah kebocoran pada sil-sil di mesin, meski kerusakan semacam ini tidak menyebabkan penurunan jumlah oli secara drastis, namun bertahap.
Langkah preventif
- Periksa jumlah oli secara berkala.
- Jangan menganggap remeh indikator oli yang menyala meski hanya berkedip. Segera periksa jumlah oli agar kerusakan tidak semakin parah. Sebab ini menandakan pompa oli sempat kehilangan tekanannya.
artkel lainnya :
- Gardan atau differential
- Karburator
Penulis: Dhany Ekasaputra
Tuesday, February 4, 2014
10 Tips Merawat Mesin Mobil Anda
10 Tips Merawat Mesin Mobil Anda
Perbaikan, memelihara dan menjaga mobil adalah kewajiban bagi pemilik mobil untuk perjalanan selalu nyaman dan mesin mobil selalu dalam keadaan baik untuk digunakan.
Survei terbaru menunjukkan bahwa 5 dari 10 kecelakaan bisa saja dialihkan dengan hanya melakukan perawatan dasar pada kendaraan Anda. Hanya dengan melakukan perawatan sederhana pada kendaraan Anda, Anda dapat memperpanjang umur mobil Anda, membantu dengan environmen sehat dan stabil.
Perawatan dasar dimulai dengan dasar Anda tune-up. Untuk itu Anda perlu busi, kabel pengapian, topi distributer dan rotor. Berikut adalah beberapa tips untuk menjaga mesin mobil Anda selalu dalam keadaan baik:
1. Anda mengganti oli mobil setiap 3.000 sampai 5.000 mil. Mesin Anda akan mulai membuat suara-suara aneh jika tidak dilakukan penggantian oli. Ketika melakukan ganti oli, pastikan Anda mengubah filter oli juga. Ini akan tidak ada gunanya jika Anda menjalankan minyak bersih melalui filter oli kotor.
2. Periksa ban setiap bulan. Dengan memeriksa ban Anda itu akan memastikan keselarasan Anda tidak off menyebabkan gudang tidak merata pada ban Anda. Pastikan ban mobil Anda benar meningkat. Jika ban kekurangan tekanan udara atau di atas inflasi, yang dapat menyebabkan masalah serius kemudian di jalan.
3. Periksa semua tingkat cairan. Cairan Anda akan perlu memeriksa akan mencakup power steering, rem, antibeku, mesin cuci pelarut dan cairan transmisi. cairan ini sangat penting untuk operasi dan berjalan aman kendaraan.
4. Periksa knalpot mobil ketika sedang berjalan untuk memastikan bahwa ia memiliki aliran udara yang baik melalui itu. Jika knalpot terpasang, pastikan Anda menggantinya segera.
5. Bersihkan posting baterai dan kabel bila perlu dan menganalisis titik koneksi untuk korosi. Periksa cairan baterai dan pastikan ia memiliki cukup cairan, kecuali untuk baterai yang bebas pemeliharaan.
6. Periksa sabuk mesin untuk setiap Knicks. Pastikan sabuk berjalan pada jalur yang benar. Anda tidak ingin mengganti sabuk atau bahkan lebih buruk lagi, pompa air saat Anda sedang duduk di sisi jalan.
7. Di bawah mobil, Anda akan menemukan beberapa wadah grease sampai grease komponen bergerak seperti sendi bola dan dasi-batang. Pemeliharaan yang buruk dari bagian-bagian yang tepat dapat menempatkan mobil Anda ke dalam selokan atau bahkan lebih buruk menyebabkan kecelakaan.
8. Pastikan semua lampu dan lampu belakang bekerja. Periksa semua lampu pada mobil Anda untuk melihat apakah mereka semua bekerja, jika mereka tidak, menggantinya secepat Anda bisa.
9. Memeriksa dan melihat apakah wiper Anda bekerja. Jika Anda mengaktifkan wiper Anda dan Anda memiliki goresan pada kaca depan, menggantikan wiper ketika Anda mendapatkan perubahan. Anda harus melihat saat Anda pergi berkendara di jalan.
10.Mengecek starter pada mobil.
Bila mobil tidak bisa di-starter adalah karena suplai bahan bakar/udara yang kurang pada sistem karburator (dalam hal ini berarti saringan karburator kotor). Periksa saringannya, cabut filter-nya dan bersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Jangan gunakan alat pemanas seperti hair-dryer dan sejenisnya, karena hal tersebut bisa merusak dinding saringan udara.Bila semuanya sudah dilakukan dan tidak ada perkembangan, bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat.
Hal pertama yang perlu diketahui adalah sistem kelistrikan mobil, konvensional ataukah mobil modern yang sudah menggunakan CDI (dalam arti serba elektronik). Bila mobil Anda telah menggunakan sistem serba elektronik, jangan berusaha untuk membetulkannya secara manual karena sistem ini membutuhkan ahli mekanik yang handal serta peralatan yang hanya ada di bengkel-bengkel mobil.
Biasanya ada dua hal yang menjadi penyebab mobil tidak bisa di-starter, pertama adalah karena aki yang sudah dalam kondisi kurang bagus sistem kelistrikannya.
Kedua adalah karena supply listrik pada dinamo pada sistem pengapian konvensional. Bila mobil tidak bisa di-starter adalah karena suplai bahan bakar/udara yang kurang pada sistem karburator (dalam hal ini berarti saringan karburator kotor). Periksa saringannya, cabut filter-nya dan bersihkan dengan kuas atau sikat gigi. Jangan gunakan alat pemanas seperti hair-dryer dan sejenisnya, karena hal tersebut bisa merusak dinding saringan udara.Bila semuanya sudah dilakukan dan tidak ada perkembangan, bawalah mobil Anda ke bengkel terdekat.
Saturday, February 1, 2014
10 Motor Produksi Massal Dengan Mesin Paling Besar

Jika Anda merasa mesin motor 1.400 cc sekelas Suzuki Hayabusa atau Kawasaki ZX-14 sudah terasa besar, maka pikirkan kembali. Pasalnya, masih banyak motor produksi massal yang memiliki kapasitas mesin sedikit diluar akal sehat. Mau tahu apa saja? Simak daftar 10 motor berikut.
10. Triumph Thunderbird Storm. Motor ini memiliki basis Triumph Thunderbird, yang ‘hanya’ bermesin 1.600 cc, namun pabrikan asal Inggris ini merasa kurang puas dan menambah kapasitasnya menjadi 1.699 cc. Uniknya, alih-alih memakai mesin V-Twin, motor ini justru menganut konstruksi parallel-twin yang membawa Thunderbird Storm sebagai mesin terbesar di kelasnya.
9. Victory. Tak peduli model apapun yang Anda pilih, hampir semua mesin motor Victory menganut model ‘Freedom’ V-twin berkapasitas 1.731 cc.
8. Suzuki M1800/C1800. Meski memakai emblem ‘1800’ namun kapasitas mesin asli motor yang dikenal dengan nama Suzuki Intruder di Eropa ini hanya 1.783 cc. Toh demikian, motor ini digadang-gadang sebagai varian terbesar dalam sejarah motor Suzuki.
7. Honda VTX1800. Motor bermesin 1.795 cc ini memang sudah tak lagi diproduksi, namun Honda mengklaim jika VTX1800 merupakan trend-setter di pasar motor cruiser, terutama dari urusan desain. Bahkan kedepannya, generasi terbaru VTX akan dibekali teknologi canggih dari Goldwing.
6. Harley-Davidson CVO. Model spesial yang dikembangkan dari varian-varian standar Harley Davidson ini mengusung mesin 1.802cc yang diklaim sebagai motor Harley Davidson terbesar yang pernah diproduksi. Namun maaf, hal ini masih belum berlaku bagi sebagian produsen motor.
5. Indian Chief. Dahulu, merek motor Indian sangat bersaing ketat dengan Harley Davidson. Tetapi kini, Indian lebih menyasar segmen yang lebih eksklusif dengan menawarkan motor bervolume besar. Dan motor terbesar disandang Indian Chief dengan 1. 811 cc, artinya mesin ini masih lebih besar dari mesin HD CVO.
4. Honda Goldwing. Akhirnya ada juga mesin 6-silinder segaris yang mengisi list ini. Pasalnya, posisi lima terbawah selalu diisi mesin dua silinder. Oiya, kapasitas mesin Goldwing sendiri mencapai 1.832 cc dan membuatnya sebagai mesin motor Honda terbesar hingga saat ini.
3. Yamaha XV1900. Seolah tak mau kalah dengan seteru abadinya, Yamaha juga memiliki jagoan untuk mengisi list ini. Adalah Yamaha XV1900 yang memiliki kapasitas mesin 1.854cc dengan konfigurasi V-Twin. Sayangnya, kapasitas motor terbesar Yamaha ini tak sebanding dengan keluaran tenaganya yang ‘cuma’ 90 dk.
2. Kawasaki VN2000. Baiklah, tujuan pembuatan motor ini saja sudah cukup gila, yakni sebagai motor produksi massal bermesin paling besar di planet bumi. Volume mesinnya tak tanggung, yakni 2.053cc dengan tenaga 103 dk. Memang motor yang hadir sejak tahun 2004 ini ditasbihkan sebagai pemilik mesin V-Twin terbesar, namun masih kalah dengan juara di daftar kami.
3. Yamaha XV1900. Seolah tak mau kalah dengan seteru abadinya, Yamaha juga memiliki jagoan untuk mengisi list ini. Adalah Yamaha XV1900 yang memiliki kapasitas mesin 1.854cc dengan konfigurasi V-Twin. Sayangnya, kapasitas motor terbesar Yamaha ini tak sebanding dengan keluaran tenaganya yang ‘cuma’ 90 dk.
2. Kawasaki VN2000. Baiklah, tujuan pembuatan motor ini saja sudah cukup gila, yakni sebagai motor produksi massal bermesin paling besar di planet bumi. Volume mesinnya tak tanggung, yakni 2.053cc dengan tenaga 103 dk. Memang motor yang hadir sejak tahun 2004 ini ditasbihkan sebagai pemilik mesin V-Twin terbesar, namun masih kalah dengan juara di daftar kami.
1. Triumph Rocket III. Gokil! Inilah motor dengan kapasitas mesin paling besar di dunia saat ini. Bagaimana tidak, mesin tiga silinder segarisnya mengusung kapasitas 2.294cc! Entah apa yang diinginkan pabrikan Inggris dari mesin motor yang nggak masuk akal ini. Yang jelas, tenaga yang tersembur dari Rocket III mencapai 146 dk dan torsi 220Nm cukup memberi sensasi kencang seperti roket buat penggunanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)




