Showing posts with label piston. Show all posts
Showing posts with label piston. Show all posts

Friday, April 25, 2014

Melubangi Piston Agar Putaran Mesin Lebih Ringan


Di Grup Facebook MOTOR Plus Rider, Bro Zabar menanyakan soal melubangi piston. Siswa SMK Negeri 4 Purworejo itu kepingin tahu bagaimana kalau dipakai harian. Apakah resikonya?

Dijawab Zaenudin alias Bang Jay dari Eka Jaya Motor di Poris Paradise, Tangerang, Banten. Mekanik kawakan ini mengaku sering melubangi piston sejak era mesin 2-tak untuk balap.

Kalau untuk balap, piston dilubangi selain untuk pelumasan juga untuk memperingan putaran mesin. Agar rpm mesin lebih mudah naiknnya. Berlaku untuk mesin 2-tak ataupun 4-tak.

Di piston 4-tak standar, lubang-lubang kecil terdapat di got atau alur ring oli. Pelumas yang disapu bersih oleh ring akan digiring menuju lubang. Jadinya oli yang masuk melalui lubang seher akan kembali menuju ruang karter. Membuat oli tidak tertahan di alur ring ketiga.

Nah, kalau di motor balap, lubang pelumas bisa dibikin lubang tambahan. Biasanya di badan seher. Bukan saja pelumas yang akan masuk melalui lubang ini, tapi di motor balap sekaligus untuk mengurangi gesekan. Jadinya putaran mesin lebih ringan.

Menurut Bang Jay, di motor balap lebih ektrem lagi. Seher tidak hanya dilubangi, tapi dipapas abis. Yang kena papas bagian pantat seher. Meniru piston racing yang ukurannya lebih pendek. Fungsinya ganda, selain jadi ringan tapi gesekan dengan silinder jadi kecil.

Namun aksi papas pantat seher kebanyakan dipakai di motor balap liar. Karena kalau dipakai di motor harian berisiko. Dipapas akan menimbulkan suara kasar. Selain itu juga tidak tahan lama.
Selengkapnya

Thursday, February 20, 2014

Papas Head atau Aplikasi Piston Jenong Mana Lebih Baik

Untuk meningkatkan kompresi ada beberapa pilihan. Di antaranya dengan papas head atau aplikasi piston jenong. Dari kedua pilihan ini mana yang paling menguntungkan?

Kenyataanya banyak mekanik main pasang piston jenong. Katanya agar rasio kompresi tinggi. Namun justru menyesatkan, kalau tidak diukur pakai buret.

Masukan dari beberapa mekanik sih katanya lebih baik kepala piston rata kalau ruang bakar sudah sempit. Menggunakan piston rata bikin enteng. Jadinya putaran mesin ringan.

Bahkan beberapa mekanik malah bikin piston ringan dengan cara meringankan pin piston. Caranya lubang pin dibubut ulang biar ringan. Atau ada juga yang aplikasi piston forging biar lebih ringan.

Jadi, sebenarnya lebih baik papas head agar piston nggak jenong. Banyak juga sih yang dipapas sampai habis! Nggak masalah juga, yang penting tidak sampai kena sitting klep. Papas sampai habis dilakukan agar lalu lintas gas bakar lebih cepat keluar-masuk klep. 
Selengkapnya

Saturday, February 15, 2014

DIY ganti piston set master rem aerio baleno next g


 
gejala rem blong , atau pedal rem di tahan lama2 turun..atau saat rem blong tapi saat di kocok rem baru bisa berfungsi, solusi awal buang angin di ke empat roda, bila sudah dilakukan masih juga problem nya muncul bisa jadi ada problem di master rem .. seal2 di daleman silinder master rem bisa aus karena pemakaian , bisa juga umur kendaraan, bisa juga minyak rem yg jarang di kuras dgn teratur, solusi  nya di sarankan ganti 1set piston kit master rem... jgn hanya seal aja, mengingat pengerjaan nya yg tidak gampang, supaya tidak terjadi bongkar lagi setelah pemasangan

disarankan kuras minyak rem setiap 20.000km  dan pengecekan kondisi minyak rem bila sudah keruh bisa langsung segera di kuras dan di ganti... sistem pengereman yg optimal sangat di butuhkan saat berkendara, apalagi saat berkendara di kecepatan tinggi .






 
gambar di atas vakum rem...2 selang besi itu selang minyak rem

ini daleman vakum rem.. besi ditengah itu terhubung dgn tuas pedal rem


ini tabung minyak rem di bersihkan pake air.. lalu di bilas pake minyak rem


ini daleman master rem.. yg aus... memang tidak bocor, tapi pedal rem kadang2 di injak blong, tapi di lep;as dan injak lagi baru bisa rem

cek daleman silinder master rem jgn sampe ada baret.. kalo ada baret wajib di ganti .. dan biaya 1 set master rem ini cukup mahal

disini tertulis ukuran diameter master rem


ini piston set daleman master rem yg lama

 nah ini rumah nya piston master rem nya...


ini 1set piston kit master rem baru komplit dgn spi nya ... lakukan pergantian dgn part original utk sistem rem ini
Selengkapnya

Thursday, January 30, 2014

Fungsi Piston poros engkol dan mekanisme katup

Berikut ini adalah fungsi piston, poros engkol, dan mekanisme katup
Berikut adalah penjelasan dari sub bagian mesin yaitu :
  • Busi
  • Piston
  • Mekanisme penggerak katup
  • Saluran Masuk dan Buang
  • Water Jacket
Busi
Busi atau spark plug berfungsi untuk memercikan bunga api listrik yang menyebabkan terjadinya pembakaran pada mesin. Busi pada mesin diesel tidak digunakan untuk memercikan bunga api tetapi hanya memanaskan suhu pada ruang bakar. Hak paten untuk busi diberikan secara terpisah kepada Nikola Tesla, Richard Simms, dan Robert Bosch. Karl Benz juga merupakan salah satu yang dianggap sebagai perancang busi.

Piston
piston pada mesin pembakaran dalam  digunakan untuk melakukan langkah kerja yaitu langkah hisap, kompresi, usaha, dan buang. Piston bergerak didalam silinder secara naik turun, gerakan naik turun ini diubah menjadi gerak putar oleh crankshaft, piston ini dihubungkan ke crankshaft oleh batang piston dan pena torak. Karena piston bekerja pada tekanan tinggi, maka piston dibuat dari campuran aluminium, piston juga dilengkapi dengan cincin/ ring kompresi dan ring oli, cincin ini tetap dan mengikuti gerakan piston, fungsi dari ring piston adalah untuk mencegah terjadinya kebocoran oli atau dan kebocoran kompresi.


Fungsi, konstruksi dan bahan
Salah satu komponen penting yang berfungsi untuk :
  • Penerima tenaga pembakaran
  • Meneruskan tenaga pembakaran
  • Membawa cincin torak sebagai pengikat dan menyapu dinding silinder.
Proses kerja torak/ piston adalah bergerak secara translasi didalam silindr untuk ,melakukan langkah hisap, kompresi ,usaha dan buang. Juga dilengkapi dengan cincin torak yang terdiri dari cincin oli dan cincin kompresi yang terletak di bag. Atas torak. Torak dihubungkan ke crank journal oleh batang torak yg terhubung ke torak melalui pena torak. Torak terbuat dari paduan aluminium. Sehingga torak jadi lebih ringan tapi sensitive thd pemuaian, jadi lebih sering digunakan pada motor bensin. Sedangkan untuk motor diesel terbuat dari besi tuang kelabu.
Dari bentuknya torak dibdakan menjadi tiga yaitu, torak berkepala cekung , tidak beraturan (ireguler head ) dan kepala rata.
Celah antara torak dan silinder secar umum adalah 0,02-0,05 mm, bila terlalu kecil torak akan bergesekan dgn dinding silinder dan mengakibatkan kerusakan, sbaliknya jika terlalu besar akan terjadi kebocoran ke ruang engkol hal ini disebut dengan blow by.


Crankshaft atau poros engkol
Poros engkol berfungsi untuk mengubah gerak bolak-balik dari piston menjadi gerak putar. Poros engkol terhubung dengan roda gila atau fly wheel, fly wheel berguna untuk menstabilkan putaran dan menyeimbangkan putaran.


Mekanisme penggerak katup
Identifikasi
Mekanisme penggerak katup adalah seluruh komponen yang bekerja mengerakan katup membuka atau menutup .

Komponen tsb adalah :
  • Poros bubungan
  • Pengangkat ( lifter)
  • Pendorong ( push rod )
  • Lengan penekan ( rocker arm )
  • Pegas (spring )

Komponen tsb adalah yang sering digunakan pada mesin ohv (overhead valve ). Komponen penggerak katup juga dipengaruhi oleh tata letak katup pada engine, maka dikenal susunan katup dikepala dan katup di sisi ataupun penggabungan dari keduanya. Dari penempatan katup dan mekanisme penggeraknya dikenal dengan sebutan katup dikepala ohv ( overhead valve ) dan poros bubungan di kepala overhead camshaft ( ohc ).

Ohv ( overhead valve )
Proses mekanisme katupnya dimulai dari proses bubungan yang ditempatkan pada blok motor, kenudian bubungan/ cam menggerakan pengangkat/lifter, batang pendorong, lengan pendorong dan katup, serta pegas katup.
Cara kerja :
-. Apabila poros engkol berputar 2x maka poros bubungan bergerak 1x, kemudian lifter mengankat push rod, rocker arm terdorong menekan batang katup dan katup menjadi terbuka. Saat lifter sudah turun maka seluruh komponen tadi ikut turun dan katup kembali tertutup yang dibantu oleh pegas pengembali/ spring.
Jenis poros bubungan di kepala ( overhead camshaft )
Tipe ini poros bubungannya berada di atas kepala silinder dan langsung berhubungn dengan katup tanpa memerlukan pengankat dan lengan penekan.



 Jenis poros bubungan di kepala ( overhead camshaft )
Tipe ini poros bubungannya berada di atas kepala silinder dan langsung berhubungn dengan katup tanpa memerlukan pengankat dan lengan penekan.

Saluran Air Pendingin atau Water jacket
Water jacket merupakan saluran dimana cairan pendingin bersirkulasi mendinginkan mesin, coolant hanya akan bersirkulasi jika temperatur mesin sudah tinggi melewati batas suhu pembakaran.Waktu coolant bersirkulasi diatur oleh termostat.

Demikian artikel tentang fungsi piston, poros engkol, dan mekanisme katup, semoga bisa membantu. Mohon kritik dan sarannya.
Selengkapnya

Monday, January 20, 2014

Gunakan Cara Ini Untuk Cek Keausan Piston dan Ring Piston

Untuk mengetahui keausan piston atau ring piston, bisa dipantau dari dua cara. Yang pertama, dari kompresi ruang bakar. Kedua, dilihat dari adanya asap putih yang keluar dari saluran buang alias knalpot. Tapi, itu jika sudah parah keausannya.

Tapi, kalau belum parah sobat kudu gunakan metode yang pertama. Tentunya, dibantu dengan alat khusus buat ukur kompresi. Yaitu, compression tester. Selain itu, juga butuh pelumas alias oli mesin.

Jika compression tester sudah siap, lanjutkan dengan sediakan oli mesin. Tak perlu banyak, tapi cukup setengah sendok makan saja.

Kini, ukur lebih dulu kompresi awal mesin pakai compression tester. Nantinya, angka ini menjadi patokan buat melihat terjadinya keausan atau tidak. Setelah diukur, misalnya kompresi mesin menunjukan angka 16 psi.

Sekarang lanjut lagi ke langkah berikutnya. Masukan oli yang sudah disiapkan tadi melalui derat lubang busi di kepala silinder.

Ingat lho, tak perlu banyak-banyak. Karena fungsi oli ini hanya untuk menutup celah-celah longgar diantara ring piston yang terdiri dari ring kompresi dan ring oli itu dengan linner. Dengan tertutupnya celah, maka tekanan alias kompresi menjadi padat.

Setelah oli dimasukkan, kini ukur kembali kompresi pakai compression tester. Setelah dapat angka terbaru, bandingkan dengan kompresi awal sebelum diberikan oli. Naik atau tetap sama.

Jika angka dari compression tester beranjak naik, itu artinya ada keausan di ring piston. Sebaiknya ganti dengan ring baru.
Selengkapnya