Showing posts with label agar. Show all posts
Showing posts with label agar. Show all posts

Friday, April 25, 2014

Melubangi Piston Agar Putaran Mesin Lebih Ringan


Di Grup Facebook MOTOR Plus Rider, Bro Zabar menanyakan soal melubangi piston. Siswa SMK Negeri 4 Purworejo itu kepingin tahu bagaimana kalau dipakai harian. Apakah resikonya?

Dijawab Zaenudin alias Bang Jay dari Eka Jaya Motor di Poris Paradise, Tangerang, Banten. Mekanik kawakan ini mengaku sering melubangi piston sejak era mesin 2-tak untuk balap.

Kalau untuk balap, piston dilubangi selain untuk pelumasan juga untuk memperingan putaran mesin. Agar rpm mesin lebih mudah naiknnya. Berlaku untuk mesin 2-tak ataupun 4-tak.

Di piston 4-tak standar, lubang-lubang kecil terdapat di got atau alur ring oli. Pelumas yang disapu bersih oleh ring akan digiring menuju lubang. Jadinya oli yang masuk melalui lubang seher akan kembali menuju ruang karter. Membuat oli tidak tertahan di alur ring ketiga.

Nah, kalau di motor balap, lubang pelumas bisa dibikin lubang tambahan. Biasanya di badan seher. Bukan saja pelumas yang akan masuk melalui lubang ini, tapi di motor balap sekaligus untuk mengurangi gesekan. Jadinya putaran mesin lebih ringan.

Menurut Bang Jay, di motor balap lebih ektrem lagi. Seher tidak hanya dilubangi, tapi dipapas abis. Yang kena papas bagian pantat seher. Meniru piston racing yang ukurannya lebih pendek. Fungsinya ganda, selain jadi ringan tapi gesekan dengan silinder jadi kecil.

Namun aksi papas pantat seher kebanyakan dipakai di motor balap liar. Karena kalau dipakai di motor harian berisiko. Dipapas akan menimbulkan suara kasar. Selain itu juga tidak tahan lama.
Selengkapnya

Friday, April 11, 2014

Hujan Lagi Ayo Periksa Mobil Agar Berkendara Tetap Aman

Di beberapa tempat hujan sudah mulai sering mengguyur jalan. Ada beberapa hal yang membedakan cara berkendara di kondisi basah dan kering. Misalnya saja wiper. Musim hujan adalah saat pembasuh kaca ini bekerja keras, sehingga harus kita pastikan dapat berfungsi dengan baik. Defogger, lampu besar juga akan banyak dipergunakan agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Apa saja yang harus kita persiapkan? Berikut ini daftarnya beserta cara berkendara di musim hujan:

Wiper
Pastikan wiper bekerja dengan prima. Baik motor, karet wiper maupun air washer dapat menyapu kaca sehingga air hujan tidak menghalangi pandangan. Motor wiper mungkin saja macet, karet-karet wiper juga mungkin sudah keras sehingga kurang bagus saat menyapu kaca. Begitu juga dengan air wiper, bisa saja kering dan semprotannya tidak pas mengenai sasaran. Untuk semprotan air wiper yang kurang tepat, sebaiknya lakukan penyetelan.

Lampu-lampu
Komponen ini juga amat penting jika berkendara di saat hujan turun. Selain untuk menyorot kondisi jalan, sinar dari lampu-lampu mobil Anda sangat membantu pengendara lain melihat posisi kendaraan Anda saat melintas. Periksa apakah lampu kecil dan lampu besar dapat menyala. Akan lebih baik juga seandainya mobil Anda dilengkapi dengan lampu kabut yang sinarnya mampu menembus gelap yang menyelimuti jalan. Jangan gunakan lampu hazard ketika hujan lebat, gunakan lampu hazard hanya pada saat berhenti dalam kondisi darurat.

Defogger
Penglihatan melalui spion dalam juga bisa terganggu jika kaca belakang mobil berembun. Untuk menghilangkannya Anda dapat menghangatkan kaca belakang dengan mengaktifkan defogger. Karena itu periksa apakah defogger dapat bekerja dengan baik. Caranya, aktifkan switch defogger, jika kaca belakang terasa hangat berarti perangkat ini masih bekerja dengan baik.

Permukaan ban
Pengendalian roda saat hujan turun jauh lebih sulit dibandingkan dengan ketika permukaan jalan kering. Apalagi jika kembang roda sudah dalam kondisi kurang bagus. Periksa apakah permukaan ban sudah gundul dan ganti jika kembang ban sudah kurang dari 1 milimeter. Dan jika hujan, cara termudah untuk menghindari efek hidroplanning (ban kehilangan traksi saat basah) adalah dengan berkendara di bawah 60km/jam.

Karet-karet pintu
Periksa dari kemungkinan bocor, dan ganti jika kondisinya memang sudah tidak bagus lagi. Karet-karet pintu yang bocor bisa mengakibatkan air hujan merembes masuk ke dalam kabin yang tentu saja akan sangat mengganggu kenyamanan berkendara.

Hindari daerah rawan banjir
Daerah-daerah banjir tentu sudah bisa kita kenali. Sebisa mungkin usahakan menghindari jalur-jalur yang sering tergenang banjir jika hujan turun. Bukan hanya untuk mencegah kendaraan kita terendam banjir, pengenalan daerah banjir juga berguna agar kita terhindar dari macet berkepanjangan.

Segera bilas dengan air bersih
Air hujan mengandung asam dan sangat kurang baik bagi perawatan cat maupun body mobil. Kami sarankan, segera bilas mobil dengan air bersih.(Source AstraWorld )
Selengkapnya

Tuesday, April 8, 2014

Daftar Pemeriksaan agar Mudik Aman dan Menyenangkan

Hasil yang baik sangat ditentukan oleh persiapan dan proses yang tepat. Nah, jika ingin perjalanan mudik nanti berjalan dengan lancar, sebaiknya lakukanlah persiapan dengan matang. Periksa seluruh bagian mobil, lengkapi perjalanan dengan barang atau alat-alat yang dibutuhkan.

Pastikan semua dalam kondisi OK. Mulai dari mesin, aki, oli, sistem kelistrikan, ban, hingga ke dokumen-dokumen penting. Di bagian mesin misalnya, lakukanlah tune up.Pada aki, bersihkan terminal-terminalnya dan periksa air aki. Begitu juga pada oli, kualitas maupun kuantitasnya harus diperiksa. Di kaki-kaki, periksa ketebalan kanvas rem, kembang-kembang pada permukaan ban beserta tekanan anginnya.

Yang juga tidak kalah penting adalah sistem kelistrikan. Harus kita periksa seluruh lampu. Apakah bekerja dengan normal? Pastikan juga tape, radio,power window, dan electric mirror.Periksa sekring dan kabel-kabel sambungan bila ada komponen yang tidak menyala. Wiper juga harus diperiksa karena sangat penting saat perjalanan mudik diguyur hujan.

Jangan lupa, pemeriksaan juga harus sampai ke kelengkapan cadangan dan dokumen-dokumen penting seperti STNK, SIM serta surat-surat asuransi mobil. (Source: AstraWorld).
Selengkapnya

Sunday, March 30, 2014

Agar BBM Lebih Hemat Koq Ganti Oli Dipercepat

Sudah hampir sebulan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Setiap pengendara pasti telah merasakan pengaruhnya terhadap pengeluaran. Jurus-jurus menghemat pun sudah mulai diterapkan. Tapi, jangan pernah meniru jurus yang satu ini: demi menekan pengeluaran, ganti oli dilakukan lebih jarang. Meskipun odometer menunjukkan jarak yang ditempuh mobil sudah jauh, oli tak kunjung diganti.

Pengeluaran untuk ganti oli memang bisa ditekan, tapi efek keseluruhan mungkin akan lebih boros. Jika oli yang sudah kurang bagus namun tetap dipaksa bekerja, komponen-komponen yang semestinya dilumasi akan mudah aus. Piston, ring piston atau katup-katup tidak mengalami pelumasan yang baik sehingga mengalami kerusakan. Efek lainnya, konsumsi oli pun lebih boros karena jika silinder baret, oli akan ikut terbakar yang ditandai dengan keluarnya asap putih tebal di ujung knalpot.

Meskipun BBM naik, jangan menghemat pengeluaran dengan cara memperpanjang masa penggantian oli. Jika kualitas oli sudah buruk segera ganti dengan yang baru. Indikator penggantian cairan ini biasanya adalah angka-angka di odometer yang menunjukkan seberapa jauh jarak yang telah ditempuh mobil.

Bahkan, khusus kepada pengendara yang sehari-hari berkendara di lalulintas macet kami menyarankan agar penggantian oli tidak semata-mata bersandar pada angka di odometer. Ada baiknya penggantian oli dipercepat dari ketentuan angka km di odometer. Sebab, saat mobil terjebak kemacetan, angka odometer pasti tidak bertambah. Sementara, mesin terus bekerja. Artinya oli tak henti-henti melumasi komponen-komponen logam yang saling bersinggungan meskipun mobil tidak berjalan.

Saran kami, bagi yang sering mengalami kemacetan, indikator selain odometer yang dapat digunakan untuk mengetahui kapan harus mengganti oli adalah dengan mendengarkan suara mesin. Jika terasa lebih kasar, pertanda kualitas oli sudah buruk. Oli yang sudah harus diganti juga ditandai dengan menurunnya performa mesin.

Kaitan kualitas oli dan penghematan tidak hanya dapat mengurangi pengeluaran biaya perbaikan atau penggantian komponen-komponen yang aus. Oli yang berkualitas baik dalam melumasi akan memperingan gesekan di antara logam-logam saat mesin bekerja. Sebaliknya, oli yang buruk akan memperberat gesekan. Nah, gesekan berat yang mengakibatkan putaran mesin lebih berat inilah yang otomatis membuat konsumsi bbm lebih boros. (Source:AstraWorld)
Selengkapnya

Thursday, February 27, 2014

Mensetting Motor Agar Lebih Ngacir

Cara Mempercepat Motor agar Lebih Ngacir

Motor pabrikan dengan kondisi standar memang telah disetting dengan kondisi jalan di Indonesia. Untuk itu saat motor dipakai untuk jarak jauh seakan tidak maksimal atau terasa tidak bertenaga. Bagaimana cara atasinya?

Ada berbagai cara untuk membuat motor lebih ngacir saat melaju tanpa biaya besar. Tarikan motor standar terasa agak berat, kurang responsif atau dikatakan lelet bisa disebabkan dari berbagai faktor.

Pertama karena kondisi standar yang telah disesuaikan untuk penggunaan dalam kota. Kedua karena penggunaan bahan bakar tidak sesuai standar dan ketentuan pabrik. Dan yang ketiga karena tidak rajin dalam merawat motor.

Jika masalah yang terjadi pada motor karena faktor kedua dan ketiga, maka jangan harap motor bisa ngacir. Jika karena faktor masalah pertama menjadi kendala, sebaiknya 6 cara jitu berikut bisa dicoba

Memasang 9 power

cara memasang 9 power
Tarikan atau tenaga motor kurang bisa dikarenakan dari sistem kelistrikan yang tidak maksimal. Arus listrik yang kurang pada busi bisa sebabkan pembakaran kurang maksimal dan bahkan menjadi boros.

Cara pertama dengan produk 9Power yang seharga sekitar Rp 39 ribuan. Perangkat sederhana dengan bentuk kecil ini memiliki manfaat memperlancar arus listrik dari koil. Sehingga pembakaran bisa lebih maksimal dan konsumsi BBM jadi sedikit lebih irit. 

power blazzingtempat power blazzingMemasang Power Blazzing

Sama dengan halnya 9Power, Power Blazzing merupakan perangkat digital yang bekerja menyempurnakan

sistem kelistrikan kendaraan. Hanya saja bedanya Power Blazzing langsung terhubung dengan sistem Accu/Aki.

Power Blazzing yang dibanderol sekitar Rp 180 ribu ini memiliki lebih banyak manfaat di antaranya:

  • Hemat BBM hingga 20% (Akan terasa pada beberapa motor tertentu)
  • Tarikan motor jadi lebih SPONTAN
  • Getaran mesin jadi halus dan mesin jadi lebih Umur pemakaian Aki/Accu motor lebih lama
  • Kelistrikan Lancar
  • CDI, KOIL lebih stabil

Pakai Busi Iridium

Jika sistem kelistrikan sudah beres dan lancar tidak ada salahnya untuk mencoba mengganti busi dengan model iridium. Dengan menggunakan busi iridium kendaraan baik mobil dan motor diklaim oleh pabrikan akan memiliki pembakaran lebih sempurna.

Kembali dengan prinsip awal di atas semakin bagus pembakaran maka mesin akan hasilkan tenaga maksimal dan emisi gas buang juga lebih bersih. Busi iridium berkualitas biasa akan dibanderol jauh lebih mahal ketimbang busi biasa.

Bahkan 1 busi bisa mencapai di atas Rp 100 ribu (tergantung merk). Dan sebagai catatan saat membeli busi iridium harus pastikan sesuai dengan ketentuan pabrikan. (Lihat dalam buku manual motor

Atur Gear Ratio

atur gear ratio sesuai dengan medannya
Jika beberapa cara sebelumnya masih kurang bisa mencoba cara jitu ini dengan bermain pada gear rasio atau
Final Gear (SPROCKET). Tapi sebelumnya harus diketahui bahwa asal mengganti tanpa perhitungan sesuai, bisa jadi tenaga motor jadi lebih loyo.

Pabrikan motor men-setting agar cocok digunakan dalam kota juga dari gear rasio. Makin besar rasio gear, maka akselerasi semakin mantap tapi top speed menurun. Begitu pula sebaliknya rasio gear kecil tarikan kurang, top speed bertambah.

Jadi jika penggunaan sehari-hari Anda banyak di kota kondisi gear rasio standar sebenarnya sudah cukup. Tapi apabila berada di daerah pegunungan dan perbukitan maka sangat cocok menggunakan gear rasio besar. Karena gear rasio besar sama juga torsi (momen puntir) meningkat.

Tapi apabila motor sering dipergunakan dalam kota dan perjalanan jauh bisa mencoba dengan menurunkan gear rasio sedikit lebih kecil.

Contoh : Gear belakang Yamah Vixion standart berukuran 42 sedangkan gear depan 14. Maka gear rasionya adalah 42:14=3, apabila mengganti dengan ukuran 44 maka akselerasi meningkat tapi top speed loyo.

Sebaliknya jika gear belakang diganti dengan 40 maka rasionya menjadi 2,8. Dengan rasio gear seperti ini akselerasi sedikit turun tapi top speed meningkat. Jika ingin akselerasi dan top speed mantap bisa mencoba mengganti gear depan juga.

Catatan: untuk penggantian optimal gear baik depan maupun belakang, sebaiknya tidak lebih dan tidak kurang dari 3 digit. Jika menggunakan profil ban lebih besar juga jangan mengganti ukuran gear lebih kecil, karena bobot bertambah memerlukan momen puntir lebih besar.

Untuk mudahnya, bisa meniru atau mencontoh gear rasio pada sebuah sepeda seperti di bawah ini. Semakin kecil gear maka top speed meningkat, semakin besar tarikan ringan.

5. Knalpot

knalpot nob 1Cara selanjutnya adalah mengganti saluran gas buang alias knalpot. Banyak anggapan mengganti knalpot
kendaraan menjadi sangat boros. Pernyataan ini memang tidak salah tapi juga kurang tepat.

Sebab jika mengikuti prosedur yang tepat, mengganti knalpot yang benar dan sesuai bisa tingkatkan tenaga tapi juga tidak terlalu boros. Modifikasi knalpot sebaiknya membeli produk aftermarket yang sudah memiliki kualitas dan kuantitas, bukan knalpot abal-abal.

Seperti halnya knalpot NOB1 yang dibanderol dengan harga terjangkau. Pada produk terbaru NOB1 Neo Silent Sport, diklaim tenaga motor bertambah tapi polusi suara juga sangat kecil alias tidak berisik. Selain itu konsumsi BBM juga tidak akan menjadi boros.

Selain NOB1 di pasaran juga masih banyak merk lain yang tak kalah bagus. Namun segi harga yang akan menjadi pembanding utama. Penggantian knalpot harus memilih kualitas peredam suaranya. Sebab motor akan digunakan sehari-hari bukan untuk di arena balap

6. Porting Polish

Porting polishPorting polish dan Papas head mesin juga bisa membantu membuat kendaraan makin ngacir. Modifikasi
mesin ini dilakukan dengan cara men-setting ulang lubang masuk/keluar di silinder head.

Hal ini biasa dilakukan agar campuran bahan bakar dengan udara yang masuk ke ruang bakar menjadi lebih optimal. Sedangkan papas head adalah langkah yang dilakukan untuk menaikkan kompresi motor.

Hal ini dilakukan dengan cara membubut/memapas head silinder. Tapi risiko pada motor yang sebelumnya memiliki nilai kompresi layak pakai bahan bakar premium harus beralih menggunakan bbm beroktan tinggi seperti Pertamax atau Pertamax Plus.

Cara ini terbukti dapat meringankan tarikan kendaraan baik motor maupun mobil. Tapi untuk melakukan proses porting polish dan papas head harus dilakukan di bengkel yang benar-benar ahli dan memiliki peralatan lengkap. Agar tidak terjadi kesalahan atau bahkan kerusakan pada mesin yang tidak diinginkan

Demikian artikel tentang cara membuat motor lebih ngacir, semoga bermanfaat

Sumber : Membuat motor lebih ngacir
Selengkapnya

Friday, February 14, 2014

Tips Sederhana Memodifikasi Motor Agar Lebih Kencang Lajunya


1. Piston. Untuk memodifikasi motor Anda agar menjadi lebih cepat lajunya, Anda harus mengurangi berat piston sehingga tenaga motor meningkat karena tenaga yang hilang untuk melawan berat piston. Untuk mengurangi berat piston, Anda bisa memotong bagian bawah dari piston, besarnya bagian yang dipotong tersebut sudah tertentu (pasti) dan tiap sepeda motor tidak sama.
2. Kepala Silinder. Dalam proses modifikasi motor Anda, kompresi ruang bahan bakar sangat menentukan tenaga yang dihasilkan. Prinsipnya, semakin tinggi kompresi bahan bakar semakin besar tenaga yang dihasilkan. Untuk mempertinggi kompresi ruang bakar dapat dilakukan dengan mengurangi volume ruang bakar. Pada sepeda motor umumnya, hal ini dilakukan dengan menggerinda kepala silinder sehingga ruang bakar berkurang dan kompresinya meningkat.
3. Lubang Pembilasan. Jumlah gas baru campuran  bensin dan udara yang dimasukkan ke ruang bakar sangat menentukan ternaga motor yang dihasilkan. Semakin banyak gas yang dimasukkan berarti kepadatan gas semakin tinggi sehingga tekanan kompresi naik dan pembakaran lebih baik. Untuk mencapai hal itu, lubang pembilasan (pemasukkan) diperluas agar jumlah gas baru yang masuk lebih  banyak. Perluasan lubang bilans tersebut harus tetap pada batas-bataa tertentu dan disertai pula modifikasi di bagian lain. JIka hal itu tidak dilakukan maka motor bukannya bertambah tenaganya, tapi justru menjadi rusak.
4. Sistem Kelistrikan. Tenaga listrik pada motor kebyakan 6 volt. Tagangan tersebut dapat diubah menjadi 12 volt dengan mengubah system kelistrikannya. Dengan tegangan 12 volt, lampu-lampu menjadi lebih terang, klakson menjadi lebih keras dan bunga api busi menjadi lebih besar.
5. Rocker Arm. Rocker arm atau lengan penumbuk katup juga berfungsi untuk meneruskan gerakan dari batang penekan (push rod) atau dari poros pam sehingga katup bisa membuka dan menutup. Rocker arm yang baik adalah yang ringan tapi kuat. Jika pemotongan rocker arm berlebihan akan mengakibatkan rocker arm menjadi mudah patah.
6. Roda Gigi. Modif motor dilakukan dengan tujuan agar kecepatan sepeda motor bertambah pada tenaga mesin yang sama, roda gigi belakang harus diganti dengan ukuran diameter yang lebih kecil, jika roda gigi diganti dengan yang lebih kecil tentu saja panjang ranta roda harus dikurangi dan disetel.
Selengkapnya

Tips Agar Kompon Ban Motor Lebih Awet

Selain ditunjukan dari simbol segitiga di dinding ban, keausan kompon ban juga bisa dites secara mudah lewat tekanan kuku ke ban itu sendiri. Jika ditekan kuku tapi tidak lagi membekas, itu artinya kompon ban sudah mulai keras.

Maka itu, ada berbagai cara untuk menjaga daya tahan kompon ban ketika motor tak dipakai lama. Yaitu, dengan memberikan alas dari kayu ke permukaan ban agar tidak langsung bersentuhan dengan lantai.

Sebab jika bersentuhan langsung, dikhawatirkan terjadi pengurangan kompon ban di satu sisi. Maklum, ketika bersentuhan dengan lantai, suhu lantai akan membuat perubahan di ban. Sehingga, terjadi perubahan struktur kompon.

Sama halnya jika kena efek sinar ultraviolet langsung. Maka di bagian yang tidak kena, suhu akan lain dengan permukaan ban yang tersinari.
Selengkapnya

Monday, February 3, 2014

Tips Merawat Aki mobil agar tahan lama

Aki merupakan salah satu faktor penting dalam kenyamanan berkendara. Jika aki sudah soak, maka mobil juga akan sulit dihidupkan. Merawat aki susah susah gampang. Tetapi semua itu ada solusinya. Berikut beberapa tips cara merawat aki agar tetap awet :
1.Tepat Waktu dalam mengganti aki
aki biasanya tahan hingga 4 tahun. Tetapi sekarang umumnya aki sudah diganti 1 tahun saja karena tidak merawatnya dengan baik.Aki yang sudah habis masa pakainya harus segera diganti dengan aki yang baru.
2. Panaskan mobil secara rutin
Tidak menggunakan mobil dalam waktu yang lama dapat memperpendek umur aki. Lakukan pemanasan mobil secara rutin untuk menjaga aki supaya awet.
3.Matikan semua kelistrikan ,ac, lampu maupun radio di dalam mobil sebelum mematikan mesin. Ini dilakukan agar ketika menghidupkan mesin aki hanya berfokus pada sistem stater.
4.Cek kebersihannya.
Cek apakah terjadi korosi atau tidak pada terminal aki. Jika ada, siramkan air panas pada terminal-terminalnya atau menggunakan campuran baking soda kemudian menyikatnya dengan sikat kawat.
5.Kabel Aki harus terikat kuat
Kabel yang terhubung dengan terminal pada aki harus terikat dengan kuat.Pastikan tidak ada goyangan pada saat kita mencoba mengggerakkannya. Jika kendor maka akan memutus hubungan listrik dengan aki sehingga mobil tidak dapat pasokan listrik.
6. Periksa cairan elektrolit dalam aki
Pastikan ketinggian cairan elektrolit pada level yang cukup. Jika sudah mencapai level low, maka aki harus ditambah dengan cairan elektrolit lagi (asam sulfat).Penyebab cairan elektrolit itu berkurang karena penguapan karena panas atau terdapat kerusakan dalam aki tersebut.
7.Jika mobil tidak dipakai dalam waktu yang lama ,copot terminal negatif pada aki agar listrik yang tersimpan di aki tidak disedot terus menerus.
8.Gunakan penutup aki agar aki tidak terkena panas dari mesin mobil.
Itulah tips merawat aki agar tahan lama. Jika ada yang ingin menambah ,silahkan tulis di dalam kotak komentar. Semoga kita dapat merawat mobil kita dengan baik.
Selengkapnya

Wednesday, January 29, 2014

Cara Merawat AC Mobil Agar Tetap Segar Atau Sejuk


Cara Merawat AC Mobil Agar Tetap Segar Atau Sejuk



Merawat AC mobil agar tetap sejuk
AC mobil, haruslah dijaga untuk tetap sejuk atau segar, nahhh... bagaimana menjaga agar AC mobil tersebut tetap Segar Atau Sejuk ? AC mobil merupakan salah satu bagian mobil terpenting agar pengemudi atau penumpang mobil tersebut merasa nyaman saat berkendara dimobil tersebut.

nahh,,, bagaimanakah caranya ? mari, perhatikan tips dibawah ini.

hal yang pertama adalah JADWAL Servis AC.
Perawatan AC mobil seharusnya dilakukan tidak terlalu lama intervalnya, dan diasumsikan agar tidak terlalu melihat jarak yang ditempuh mobil dari speedometer mobil anda, karena AC mobil tersebut bekerja sepanjang anda berada didalam mobil tersebut, padahal walau perjalanan anda tidaklah terlalu jauh, namun mungkin karena diakibatkan Macet lalu lintas atau yang lainnya, membuat AC beroperasi jauh lebih lama tinggi dari pada perjalanan yang ditempuh mobil anda. so, silahkan anda servis AC mobil anda tanpa melihat jarak tempuh mobil. Sistem AC mobil bisa bekerja lebih lambat atau tidak maksimal karena disebabkan oleh evaporator sudah mulai kotor, sehingga mengakibatkan AC tidak sesejuk yang biasanya.

lalu, jika anda berencana untuk ingin membongkar AC mobil anda, ada baiknya anda periksa dulu sistem sirkuit AC Mobil anda itu, karena kerap yang biasa diperbaiki dalam hal AC mobil adalah bagian Evaporator yang diperiksa dulu karena bagian inilah yang kerap terkena abu atau kotoran. jika anda bisa membersihkannya mungkin sebaiknya, daripada mengeluarkan biaya ke bengkel. selain itu juga, hal yang teramat penting lainya adalah melakukan penambahan oli ke kompresor, lalu komponen yang biasa dan wajib diganti adalah Dryer, dryer berfungsi sams dengan filter bensin, serta Freon juga penting diisi ulang karena saat penyervisan mungkin ada yang terbuang.

Jika mobil anda, tidak digunakan dalam tempo waktu yang lumayan lama atau sekira 2 mingguan lebih, maka ada baiknya mesin dipanaskan dan AC mobil anda hidupkan atau aktifkan, ini bertujuan untuk menghindari mengendapnya oli di kompresos.

nah... sekian postingan untuk cara merawat AC Mobil Tetap Sejuk,  semoga menambah wawasan anda tentang mobil
Selengkapnya

Monday, January 20, 2014

Panduan Setting Motor Agar Tetap Fit Di Musim Hujan

Memasuki musim hujan, konsumsi BBM motor kesayangan terasa lebih boros. Ditambah lagi, saat memanaskan mesin di pagi hari, sulit diajak langsam (stasioner) meski tuas choke sudah ditarik. Ada apa gerangan? Padahal rutin melakukan perawatan mesin.

Sangat mungkin setting mesin tak lagi sesuai sama suhu yang cenderung lebih dingin. Curah hujan tinggi bikin volume udara lebih padat dan suhu kerja mesin ideal sulit dicapai. Perlu dikalibrasi ulang untuk penyesuaian.

Beberapa bagian mesin yang selama ini perlu penyetelan seperti celah klep, celah busi, udara karburator hingga tekanan angin ban perlu diadjust untuk mengantisipasi suhu dingin dari biasanya. Makanya, pabrikan sengaja memberi rentang untuk setelan klep antara 0,04-0,08 mm. 

Pemilik motor sudah sepantasnya menyesuaikan setelan motor untuk efisiensi dan performa terbaik. Termasuk di dalamnya menentukan oktan bahan bakar yang ideal untuk aplikasi sehari-hari. Volume udara yang lebih padat, menuntut suplai bahan bakar yang lebih sedikit ketimbang saat cuaca panas. 

Ini karena proses combustion (pengabutan) bisa dilakukan dengan sempurna hanya dengan suplai bahan bakar yang lebih minim dan oktan lebih tinggi. Membuat bahan bakar menjadi ideal bisa dilakukan dengan banyak cara.

Langkah pertama, setel ulang kerenggangan pelatuk klep (celah klep). Bila selama ini disetel 0,04-0,06 mm, bisa dibuat lebih renggang. Semakin kecil bukaan klep, kian minim debit bensin yang masuk ruang bakar.

Celah busi juga bisa dibuat lebih rapat untuk menghasilkan api yang tetap tebal pada putaran atas. Selain dari torsi motor bertambah, pembakaran dengan volume udara yang lebih padat bisa lebih sempurna. Bila tadinya memakai setelan celah busi 0,75-0,80 mm, kini bisa dirapatkan dengan kerenggangan 0,60 mm.

Selanjutnya, setel ulang pengabutan dengan memutar baut setelan angin karburator. Biasanya, setelah melakukan beberapa penyesuaian di atas, setelan angin ikut berubah. Pastikan filter udara dan filter bensin dalam kondisi bersih untuk hasil penyetelan terbaik.
Selengkapnya