Showing posts with label tetap. Show all posts
Showing posts with label tetap. Show all posts

Friday, April 11, 2014

Hujan Lagi Ayo Periksa Mobil Agar Berkendara Tetap Aman

Di beberapa tempat hujan sudah mulai sering mengguyur jalan. Ada beberapa hal yang membedakan cara berkendara di kondisi basah dan kering. Misalnya saja wiper. Musim hujan adalah saat pembasuh kaca ini bekerja keras, sehingga harus kita pastikan dapat berfungsi dengan baik. Defogger, lampu besar juga akan banyak dipergunakan agar perjalanan tetap aman dan nyaman. Apa saja yang harus kita persiapkan? Berikut ini daftarnya beserta cara berkendara di musim hujan:

Wiper
Pastikan wiper bekerja dengan prima. Baik motor, karet wiper maupun air washer dapat menyapu kaca sehingga air hujan tidak menghalangi pandangan. Motor wiper mungkin saja macet, karet-karet wiper juga mungkin sudah keras sehingga kurang bagus saat menyapu kaca. Begitu juga dengan air wiper, bisa saja kering dan semprotannya tidak pas mengenai sasaran. Untuk semprotan air wiper yang kurang tepat, sebaiknya lakukan penyetelan.

Lampu-lampu
Komponen ini juga amat penting jika berkendara di saat hujan turun. Selain untuk menyorot kondisi jalan, sinar dari lampu-lampu mobil Anda sangat membantu pengendara lain melihat posisi kendaraan Anda saat melintas. Periksa apakah lampu kecil dan lampu besar dapat menyala. Akan lebih baik juga seandainya mobil Anda dilengkapi dengan lampu kabut yang sinarnya mampu menembus gelap yang menyelimuti jalan. Jangan gunakan lampu hazard ketika hujan lebat, gunakan lampu hazard hanya pada saat berhenti dalam kondisi darurat.

Defogger
Penglihatan melalui spion dalam juga bisa terganggu jika kaca belakang mobil berembun. Untuk menghilangkannya Anda dapat menghangatkan kaca belakang dengan mengaktifkan defogger. Karena itu periksa apakah defogger dapat bekerja dengan baik. Caranya, aktifkan switch defogger, jika kaca belakang terasa hangat berarti perangkat ini masih bekerja dengan baik.

Permukaan ban
Pengendalian roda saat hujan turun jauh lebih sulit dibandingkan dengan ketika permukaan jalan kering. Apalagi jika kembang roda sudah dalam kondisi kurang bagus. Periksa apakah permukaan ban sudah gundul dan ganti jika kembang ban sudah kurang dari 1 milimeter. Dan jika hujan, cara termudah untuk menghindari efek hidroplanning (ban kehilangan traksi saat basah) adalah dengan berkendara di bawah 60km/jam.

Karet-karet pintu
Periksa dari kemungkinan bocor, dan ganti jika kondisinya memang sudah tidak bagus lagi. Karet-karet pintu yang bocor bisa mengakibatkan air hujan merembes masuk ke dalam kabin yang tentu saja akan sangat mengganggu kenyamanan berkendara.

Hindari daerah rawan banjir
Daerah-daerah banjir tentu sudah bisa kita kenali. Sebisa mungkin usahakan menghindari jalur-jalur yang sering tergenang banjir jika hujan turun. Bukan hanya untuk mencegah kendaraan kita terendam banjir, pengenalan daerah banjir juga berguna agar kita terhindar dari macet berkepanjangan.

Segera bilas dengan air bersih
Air hujan mengandung asam dan sangat kurang baik bagi perawatan cat maupun body mobil. Kami sarankan, segera bilas mobil dengan air bersih.(Source AstraWorld )
Selengkapnya

Tuesday, February 4, 2014

Biar Tetap Aksi Rawatlah Injeksi


Servis rutin mesin injeksi dapat difokuskan di seputar sistem pasokan bahan bakar dan udara. Salah satu pertimbangannya menilik kualitas bahan baker di tanah air yang tak menentu. Langkah ini sebaiknya dilakukan rutin setiap 5.000 km.
Komponen utama terdiri dari filter bensin, filter udara, pompa bahan baker, throttle body (skep injeksi) dan nosel/injector. Lima bagian tadi yang menentukan kelangsungan hidup sebuah sistem injeksi.
1. FILTER BENSIN
Perawatan dimulai dari filter bensin. “Kita tak pernah tahu tangki dalam kondisi kotor atau bersih, apalagi untuk mobil tahun lawas,” ungkap Taqwa S. Swasono, mekanik bengkel Garden Speed.
Maka itu bersihkan filter bensin dengan bantuan angina bertekanan tinggi. Umumnya komponen ini terletak di ruang masin dan terbuat dari logam. Jika sudah terlalu kotor, sebaiknya diganti batu.
Jika dibiarkan berlanjut, kerusakan bisa merembet pada pompa bensin. Indikatornya, suara berisik dengan nada tak stabil. “Pompa injeksi sangat mahal, jadi harus telaten merawat,” urai Taqwa yang mendalami mesin injeksi.
2. NOSEL INJEKTOR
Nosel penyemprot bensin juga wajib dibersihkan. Maksudnya agar arah dan bentuk semprotannya ideal. Kualitas bensin yang rendah menyebabkan lubang nosel yang ukurannya sangat kecil tersumbat kerak/kotoran. Semprotan bensin jadi kacau dan debitnya berkurang. Akibatnya, putaran mesin pincang dan tarikan mberebet.
Tak perlu bongkar nosel, cukup campurkan larutan kimia pembersih ke tangki bensin. Bensin dan larutan kimia ini akan bersenyawa dan mengalir ke nosel untuk mengikis kotoran. Di pasaran sudah banyak produk yang berguna untuk itu. Lakukan secara rutin agar tak perlu ganti nosel baru.
3. THROTTLE BODY
Skep injeksi atau throttle body (TB) juga rentan kotor. Gejalanya, tarikan kurang responsive. Bahkan jika kotoran sudah menumpuk di TPS (Throttle Position Sensor) bisa menyebabkan putaran meisn pincang saat stasioner.
Sumber kotoran berasal dari udara yang terhisap ke ruang baker. Oleh karena itu, kebersihan TB bergantung pada perawatan filter udara. Bersihkan TB memakai cairan semprot yang banyak dijual di toko onderdil/perkakas. Pilih yang direkomendasi untuk mesin injeksi.
Caranya dengan menyemprotkan lewat mulut skep TB sembari mesin dinyalakan stasioner. Jaga putaran mesin agar tidak mati, sehingga cairan pembersih bisa masuk ke seluruh celah skep. Proses ini sekaligus berfungsi membersihkan ruang baker.
Semprotkan satu kaleng cairna pembersih kemudian matikan mesin sekitar 10-15 menit. Lanjutkan dengan menyalakan mesin kembali dan mainkan putaran mesin hingga rpm tinggi 6.000-6.500 rpm). Sisa kotoran atau kerak di TB dan ruang baker akan terbuang bersama asap knalpot.
Jika mesin dilengkapi sensor yang mengontrol aliran udara, jangan lepas saluran intake. Semprotkan cairan pembersih lewat lubang hawa (breather) di saluran intake. Selanjutnya ikuti prosedur serupa di mesin yang tak punya sensor aliran udara.
Usai itu, periksa filter udara agar langkah pembersihan TB dan ruang baker tak mubazir. Bersihkan dengan angin bertekanan tinggi dari arah belakang atau ganti jika sudah terlalu kotor. “Usahakan memakai pasrts asli agar flow (aliran, red.) udara bagus.
4. SETEL CO
Tak kalah penting, lakukan proses penyetelan CO (karbon monoksida) sebagai penutup rangkaian perawatan ringan ini. Manfaatkan alat engine analyzer sebagai alat pengukur.
Pengukuran ini bertujuan untuk mengetahui proses pembakaran di mesin, apakah sudah efisien atau tidak. Nilai CO ideal harus dibawah 1 persen. Jika tiak, lakukan penyetelan ulang di sistem pasokan bensin, udara dan pengapian.
Selengkapnya

Thursday, January 30, 2014

Hanya berita Toyota Tetap no 1


Toyota Tetap #1
25 April 2013
Toyota Motor Corp tetap menjadi produsen mobil terlaris di dunia pada kuartal pertama tahun ini, menyisihkan General Motors dan Volkswagen. Toyota menjual 2.430.000 kendaraan selama periode Januari-Maret, melampaui  General Motors Co di 2,36 juta dan Volkswagen AG  2,27 juta.

Namun Toyota mengalami penurunan 2.2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Terutama sulitnya kondisi di China. Sebaliknya  GM naik 3,6 persen dan Volkswagen melonjak 5,1 persen.

Toyota terimbas sentimen anti-Jepang di China karena sengketa teritorial atas pulau-pulau kecil antara kedua negara. Meskipun situasinya perlahan membaik tapi untuk kembali ke pertumbuhan yang solid masih butuh waktu lagi.  Berakhirnya subsidi untuk green car di Jepang  juga menyebabkan penjualan domestic di Jepang juga turun.

Penjualan kendaraan triwulan pertama Toyota turun 13 %  di Cina dan turun 15 % di Jepang, dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Sementara di  Amerika Utara naik 7 persen, serta di banyak negara Asia, di mana Toyota relatif dominan.
Tahun lalu, Toyota menjual 9,7 juta mobil dan truk di seluruh dunia untuk mengalahkan GM 9.290.000 dan Volkswagen di 9,1 juta.
Selengkapnya

Wednesday, January 29, 2014

Cara Merawat AC Mobil Agar Tetap Segar Atau Sejuk


Cara Merawat AC Mobil Agar Tetap Segar Atau Sejuk



Merawat AC mobil agar tetap sejuk
AC mobil, haruslah dijaga untuk tetap sejuk atau segar, nahhh... bagaimana menjaga agar AC mobil tersebut tetap Segar Atau Sejuk ? AC mobil merupakan salah satu bagian mobil terpenting agar pengemudi atau penumpang mobil tersebut merasa nyaman saat berkendara dimobil tersebut.

nahh,,, bagaimanakah caranya ? mari, perhatikan tips dibawah ini.

hal yang pertama adalah JADWAL Servis AC.
Perawatan AC mobil seharusnya dilakukan tidak terlalu lama intervalnya, dan diasumsikan agar tidak terlalu melihat jarak yang ditempuh mobil dari speedometer mobil anda, karena AC mobil tersebut bekerja sepanjang anda berada didalam mobil tersebut, padahal walau perjalanan anda tidaklah terlalu jauh, namun mungkin karena diakibatkan Macet lalu lintas atau yang lainnya, membuat AC beroperasi jauh lebih lama tinggi dari pada perjalanan yang ditempuh mobil anda. so, silahkan anda servis AC mobil anda tanpa melihat jarak tempuh mobil. Sistem AC mobil bisa bekerja lebih lambat atau tidak maksimal karena disebabkan oleh evaporator sudah mulai kotor, sehingga mengakibatkan AC tidak sesejuk yang biasanya.

lalu, jika anda berencana untuk ingin membongkar AC mobil anda, ada baiknya anda periksa dulu sistem sirkuit AC Mobil anda itu, karena kerap yang biasa diperbaiki dalam hal AC mobil adalah bagian Evaporator yang diperiksa dulu karena bagian inilah yang kerap terkena abu atau kotoran. jika anda bisa membersihkannya mungkin sebaiknya, daripada mengeluarkan biaya ke bengkel. selain itu juga, hal yang teramat penting lainya adalah melakukan penambahan oli ke kompresor, lalu komponen yang biasa dan wajib diganti adalah Dryer, dryer berfungsi sams dengan filter bensin, serta Freon juga penting diisi ulang karena saat penyervisan mungkin ada yang terbuang.

Jika mobil anda, tidak digunakan dalam tempo waktu yang lumayan lama atau sekira 2 mingguan lebih, maka ada baiknya mesin dipanaskan dan AC mobil anda hidupkan atau aktifkan, ini bertujuan untuk menghindari mengendapnya oli di kompresos.

nah... sekian postingan untuk cara merawat AC Mobil Tetap Sejuk,  semoga menambah wawasan anda tentang mobil
Selengkapnya

Monday, January 20, 2014

Panduan Setting Motor Agar Tetap Fit Di Musim Hujan

Memasuki musim hujan, konsumsi BBM motor kesayangan terasa lebih boros. Ditambah lagi, saat memanaskan mesin di pagi hari, sulit diajak langsam (stasioner) meski tuas choke sudah ditarik. Ada apa gerangan? Padahal rutin melakukan perawatan mesin.

Sangat mungkin setting mesin tak lagi sesuai sama suhu yang cenderung lebih dingin. Curah hujan tinggi bikin volume udara lebih padat dan suhu kerja mesin ideal sulit dicapai. Perlu dikalibrasi ulang untuk penyesuaian.

Beberapa bagian mesin yang selama ini perlu penyetelan seperti celah klep, celah busi, udara karburator hingga tekanan angin ban perlu diadjust untuk mengantisipasi suhu dingin dari biasanya. Makanya, pabrikan sengaja memberi rentang untuk setelan klep antara 0,04-0,08 mm. 

Pemilik motor sudah sepantasnya menyesuaikan setelan motor untuk efisiensi dan performa terbaik. Termasuk di dalamnya menentukan oktan bahan bakar yang ideal untuk aplikasi sehari-hari. Volume udara yang lebih padat, menuntut suplai bahan bakar yang lebih sedikit ketimbang saat cuaca panas. 

Ini karena proses combustion (pengabutan) bisa dilakukan dengan sempurna hanya dengan suplai bahan bakar yang lebih minim dan oktan lebih tinggi. Membuat bahan bakar menjadi ideal bisa dilakukan dengan banyak cara.

Langkah pertama, setel ulang kerenggangan pelatuk klep (celah klep). Bila selama ini disetel 0,04-0,06 mm, bisa dibuat lebih renggang. Semakin kecil bukaan klep, kian minim debit bensin yang masuk ruang bakar.

Celah busi juga bisa dibuat lebih rapat untuk menghasilkan api yang tetap tebal pada putaran atas. Selain dari torsi motor bertambah, pembakaran dengan volume udara yang lebih padat bisa lebih sempurna. Bila tadinya memakai setelan celah busi 0,75-0,80 mm, kini bisa dirapatkan dengan kerenggangan 0,60 mm.

Selanjutnya, setel ulang pengabutan dengan memutar baut setelan angin karburator. Biasanya, setelah melakukan beberapa penyesuaian di atas, setelan angin ikut berubah. Pastikan filter udara dan filter bensin dalam kondisi bersih untuk hasil penyetelan terbaik.
Selengkapnya