Showing posts with label poros. Show all posts
Showing posts with label poros. Show all posts
Monday, February 3, 2014
Fungsi Gardan Poros Propeler as roda dan roda
GARDAN / DIFFERENTIAL
Gardan atau differential ( bahasa inggris : diffferential ; yang berarti pembeda ) adalah alat yang ada pada kendaraan mobil yang mempunyai fungsi utama utama untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat mobil sedang membelok.Hal itu dimaksudkan agar mobil dapat membelok dengan baik tanpa membuat kedua ban menjadi slip atau tergelincir. Gardan juga berfungsi untuk merubah gerak putar poros propeler menjadi gerak maju atau mundur pada roda.
Cara Kerja gardan atau differential :

Komponen Gardan atau Differential :
POROS PROPELER / Propeler shaft :
Propeler shaft berfungsi untuk meneruskan putaran dan tenaga dari transmisi ke gardan atau differential.

POROS RODA :
Poros roda berfungsi untuk menghubungkan putaran dan tenaga differential ke roda.
RODA :
Roda berfungsi untuk menggerakan kendaraan, maju atau mundur. Semakin besar gesekan dan beban kendaraan, maka semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakan roda.
Gardan atau differential ( bahasa inggris : diffferential ; yang berarti pembeda ) adalah alat yang ada pada kendaraan mobil yang mempunyai fungsi utama utama untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat mobil sedang membelok.Hal itu dimaksudkan agar mobil dapat membelok dengan baik tanpa membuat kedua ban menjadi slip atau tergelincir. Gardan juga berfungsi untuk merubah gerak putar poros propeler menjadi gerak maju atau mundur pada roda.
Cara Kerja gardan atau differential :
- Pada saat mobil berjalan lurus :
Pada saat mobil berjalan lurus keadaan kedua ban roda kiri dan kanan sama - sama dalam kecepatan putaran yang sama.Dan juga beban yang ditanggung roda kiri dan roda kanan adalah sama. Sehingga urutan perpindahan putaran dari as kopel akan diteruskan untuk memutar drive pinion . Drive pinion akan memutar ring gear , dan ring gear bersama - sama dengan differential case akan berputar. Dengan berputarnya differential case , maka pinion gear akan terbawa berputar bersama dengan differential case karena antara differential case dan pinion gear dihubungkan dengan pinion shaft. Karena beban antara roda kiri dan roda kanan adalah sama saat jalan lurus , maka pinion gear akan membawa side gear kanan dan side gear kiri untuk berputar dalam satu kesatuan. Jadi dalam keadaan jalan lurus sebenarnya pinion gear tidak berputar , pinion gear hanaya membawa side gear untuk berputar bersama - sama dengan differential case dalam kecepatan putaran yang sama. Bila differential case berputar satu kali , maka side gear juga berputar satu kali juga , demikian seterusnya dalam keadaan lurus. Putaran side gear ini kemudian akan diteruskan untuk menggerakkan as roda dan kemudian menggerakkan roda.
- Pada saat kendaraan membelok :
Pada saat mobil sedang membelok beban yang ditanggung pada roda bagian dalam adalah lebih besar daripada beban yang ditanggung roda bagian luar . Misalkan sebuah mobil sedang belok ke kiri, maka beban pada roda kiri akan lebih besar daripada beban roda kanan. Dengan demikian urutan perpindahan tenaganya adalah sebagai berikut ; P:utaran dari as kopel akan diteruskan untuk memutar drive pinion . Drive pinion akan memutar ring gear . Dengan berputarnya ring gear maka differential case akan terbawa juga untuk berputar. Karena beban roda kiri lebih besar dari roda kanan saat belok ke kiri , maka side gear sebelah kiri akan memberi perlawanan terhadap pinion gear untuk tidak berputar . Gaya perlawanan dari side gear kiri ini akan membuat pinion gear menjadi berputar mengitari side gear kiri. Dengan berputarnya pininon gear , maka side gear kanan akan diputar oleh pinion gear. Sehingga side gear kanan akan berputar lebih cepat dari side gear kiri. Gerakan side gear ini akan diteruskan ke as roda kemudian ke roda. Untuk roda kanan akan berputar lebih cepat daripada roda kiri karena side gear kanan berputar lebih cepat.

Komponen Gardan atau Differential :
- drive pinion
- ring gear
- side gear
- pinion gear
- differential case/ rumah gardan
- pinion shaft
- axle housing
- bearing cap
POROS PROPELER / Propeler shaft :
Propeler shaft berfungsi untuk meneruskan putaran dan tenaga dari transmisi ke gardan atau differential.
POROS RODA :
Poros roda berfungsi untuk menghubungkan putaran dan tenaga differential ke roda.
RODA :
Roda berfungsi untuk menggerakan kendaraan, maju atau mundur. Semakin besar gesekan dan beban kendaraan, maka semakin besar tenaga yang dibutuhkan untuk menggerakan roda.Thursday, January 30, 2014
Fungsi Piston poros engkol dan mekanisme katup
Berikut ini adalah fungsi piston, poros engkol, dan mekanisme katup
Berikut adalah penjelasan dari sub bagian mesin yaitu :
Busi
Busi atau spark plug berfungsi untuk memercikan bunga api listrik yang menyebabkan terjadinya pembakaran pada mesin. Busi pada mesin diesel tidak digunakan untuk memercikan bunga api tetapi hanya memanaskan suhu pada ruang bakar. Hak paten untuk busi diberikan secara terpisah kepada Nikola Tesla, Richard Simms, dan Robert Bosch. Karl Benz juga merupakan salah satu yang dianggap sebagai perancang busi.
Piston
piston pada mesin pembakaran dalam digunakan untuk melakukan langkah kerja yaitu langkah hisap, kompresi, usaha, dan buang. Piston bergerak didalam silinder secara naik turun, gerakan naik turun ini diubah menjadi gerak putar oleh crankshaft, piston ini dihubungkan ke crankshaft oleh batang piston dan pena torak. Karena piston bekerja pada tekanan tinggi, maka piston dibuat dari campuran aluminium, piston juga dilengkapi dengan cincin/ ring kompresi dan ring oli, cincin ini tetap dan mengikuti gerakan piston, fungsi dari ring piston adalah untuk mencegah terjadinya kebocoran oli atau dan kebocoran kompresi.

Fungsi, konstruksi dan bahan
Salah satu komponen penting yang berfungsi untuk :
Dari bentuknya torak dibdakan menjadi tiga yaitu, torak berkepala cekung , tidak beraturan (ireguler head ) dan kepala rata.
Celah antara torak dan silinder secar umum adalah 0,02-0,05 mm, bila terlalu kecil torak akan bergesekan dgn dinding silinder dan mengakibatkan kerusakan, sbaliknya jika terlalu besar akan terjadi kebocoran ke ruang engkol hal ini disebut dengan blow by.
Crankshaft atau poros engkol
Poros engkol berfungsi untuk mengubah gerak bolak-balik dari piston menjadi gerak putar. Poros engkol terhubung dengan roda gila atau fly wheel, fly wheel berguna untuk menstabilkan putaran dan menyeimbangkan putaran.

Mekanisme penggerak katup
Identifikasi
Mekanisme penggerak katup adalah seluruh komponen yang bekerja mengerakan katup membuka atau menutup .
Komponen tsb adalah :
Komponen tsb adalah yang sering digunakan pada mesin ohv (overhead valve ). Komponen penggerak katup juga dipengaruhi oleh tata letak katup pada engine, maka dikenal susunan katup dikepala dan katup di sisi ataupun penggabungan dari keduanya. Dari penempatan katup dan mekanisme penggeraknya dikenal dengan sebutan katup dikepala ohv ( overhead valve ) dan poros bubungan di kepala overhead camshaft ( ohc ).
Ohv ( overhead valve )
Proses mekanisme katupnya dimulai dari proses bubungan yang ditempatkan pada blok motor, kenudian bubungan/ cam menggerakan pengangkat/lifter, batang pendorong, lengan pendorong dan katup, serta pegas katup.
Cara kerja :
-. Apabila poros engkol berputar 2x maka poros bubungan bergerak 1x, kemudian lifter mengankat push rod, rocker arm terdorong menekan batang katup dan katup menjadi terbuka. Saat lifter sudah turun maka seluruh komponen tadi ikut turun dan katup kembali tertutup yang dibantu oleh pegas pengembali/ spring.
Jenis poros bubungan di kepala ( overhead camshaft )
Tipe ini poros bubungannya berada di atas kepala silinder dan langsung berhubungn dengan katup tanpa memerlukan pengankat dan lengan penekan.
Jenis poros bubungan di kepala ( overhead camshaft )
Tipe ini poros bubungannya berada di atas kepala silinder dan langsung berhubungn dengan katup tanpa memerlukan pengankat dan lengan penekan.
Saluran Air Pendingin atau Water jacket
Water jacket merupakan saluran dimana cairan pendingin bersirkulasi mendinginkan mesin, coolant hanya akan bersirkulasi jika temperatur mesin sudah tinggi melewati batas suhu pembakaran.Waktu coolant bersirkulasi diatur oleh termostat.
Demikian artikel tentang fungsi piston, poros engkol, dan mekanisme katup, semoga bisa membantu. Mohon kritik dan sarannya.
Berikut adalah penjelasan dari sub bagian mesin yaitu :
- Busi
- Piston
- Mekanisme penggerak katup
- Saluran Masuk dan Buang
- Water Jacket
BusiBusi atau spark plug berfungsi untuk memercikan bunga api listrik yang menyebabkan terjadinya pembakaran pada mesin. Busi pada mesin diesel tidak digunakan untuk memercikan bunga api tetapi hanya memanaskan suhu pada ruang bakar. Hak paten untuk busi diberikan secara terpisah kepada Nikola Tesla, Richard Simms, dan Robert Bosch. Karl Benz juga merupakan salah satu yang dianggap sebagai perancang busi.
Piston
piston pada mesin pembakaran dalam digunakan untuk melakukan langkah kerja yaitu langkah hisap, kompresi, usaha, dan buang. Piston bergerak didalam silinder secara naik turun, gerakan naik turun ini diubah menjadi gerak putar oleh crankshaft, piston ini dihubungkan ke crankshaft oleh batang piston dan pena torak. Karena piston bekerja pada tekanan tinggi, maka piston dibuat dari campuran aluminium, piston juga dilengkapi dengan cincin/ ring kompresi dan ring oli, cincin ini tetap dan mengikuti gerakan piston, fungsi dari ring piston adalah untuk mencegah terjadinya kebocoran oli atau dan kebocoran kompresi.

Fungsi, konstruksi dan bahan
Salah satu komponen penting yang berfungsi untuk :
- Penerima tenaga pembakaran
- Meneruskan tenaga pembakaran
- Membawa cincin torak sebagai pengikat dan menyapu dinding silinder.
Dari bentuknya torak dibdakan menjadi tiga yaitu, torak berkepala cekung , tidak beraturan (ireguler head ) dan kepala rata.
Celah antara torak dan silinder secar umum adalah 0,02-0,05 mm, bila terlalu kecil torak akan bergesekan dgn dinding silinder dan mengakibatkan kerusakan, sbaliknya jika terlalu besar akan terjadi kebocoran ke ruang engkol hal ini disebut dengan blow by.
Crankshaft atau poros engkol
Poros engkol berfungsi untuk mengubah gerak bolak-balik dari piston menjadi gerak putar. Poros engkol terhubung dengan roda gila atau fly wheel, fly wheel berguna untuk menstabilkan putaran dan menyeimbangkan putaran.

Mekanisme penggerak katup
Identifikasi
Mekanisme penggerak katup adalah seluruh komponen yang bekerja mengerakan katup membuka atau menutup .
Komponen tsb adalah :
- Poros bubungan
- Pengangkat ( lifter)
- Pendorong ( push rod )
- Lengan penekan ( rocker arm )
- Pegas (spring )
Komponen tsb adalah yang sering digunakan pada mesin ohv (overhead valve ). Komponen penggerak katup juga dipengaruhi oleh tata letak katup pada engine, maka dikenal susunan katup dikepala dan katup di sisi ataupun penggabungan dari keduanya. Dari penempatan katup dan mekanisme penggeraknya dikenal dengan sebutan katup dikepala ohv ( overhead valve ) dan poros bubungan di kepala overhead camshaft ( ohc ).
Ohv ( overhead valve )
Proses mekanisme katupnya dimulai dari proses bubungan yang ditempatkan pada blok motor, kenudian bubungan/ cam menggerakan pengangkat/lifter, batang pendorong, lengan pendorong dan katup, serta pegas katup.Cara kerja :
-. Apabila poros engkol berputar 2x maka poros bubungan bergerak 1x, kemudian lifter mengankat push rod, rocker arm terdorong menekan batang katup dan katup menjadi terbuka. Saat lifter sudah turun maka seluruh komponen tadi ikut turun dan katup kembali tertutup yang dibantu oleh pegas pengembali/ spring.
Jenis poros bubungan di kepala ( overhead camshaft )
Tipe ini poros bubungannya berada di atas kepala silinder dan langsung berhubungn dengan katup tanpa memerlukan pengankat dan lengan penekan.
Jenis poros bubungan di kepala ( overhead camshaft )

Saluran Air Pendingin atau Water jacket
Water jacket merupakan saluran dimana cairan pendingin bersirkulasi mendinginkan mesin, coolant hanya akan bersirkulasi jika temperatur mesin sudah tinggi melewati batas suhu pembakaran.Waktu coolant bersirkulasi diatur oleh termostat.
Demikian artikel tentang fungsi piston, poros engkol, dan mekanisme katup, semoga bisa membantu. Mohon kritik dan sarannya.
Friday, January 24, 2014
Fungsi dan Komponen poros engkol crankshaft
Fungsi poros engkol (crank shaft )
Fungsi poros engkol adalah mengubah gerak naik turun atau lurus piston menjadi gerak putar. Poros engkol adalah salah satu komponen penting suatu mesin, selain merubah gerak bolak balik piston menjadi gerak putar, poros engkol juga menerima beban dan tekanan yang sangat tinggi dari hasil pembakaran oleh piston untuk itu poros engkol haruslah terbuat dari bahan yang sangat kuat dan tahan lama. Poros engkol atau crankshaft terbuat dari baja karbon tinggi. Poros engkol terletak diantara blok silinder dan bak oli yang terhubung langsung dengan roda gila dan batang torak. Putaran dari poros engkol diteruskan ke roda gila dan selanjutnya kopling yang akan memegang kendali, apakah putaran akan di sambungkan atau di putuskan ke transmisi.
Bentuk dan konstruksi poros engkol ditentukan oleh banyaknya silinder dan urutan pengapian atau firing order ( FO ) dan faktor yang harus diperhatikan adalah getaran akibat proses pembakaran di dalam silinder.
komponen CrankShaft atau poros Engkol :
- crank pin
- crank journal
- crank arm
- crankshaft bearing / lager
- balance weight
- lubang oli

Baca juga : konstruksi blok dan fungsinya
Artikel tentang poros engkol ini menurut saya belum lengkap di karenakan sangat susah untuk mencari referensi tentang poros engkol ini, jadi saya mohon maaf jika informasinya kurang lengkap.
Subscribe to:
Posts (Atom)