Showing posts with label fuel. Show all posts
Showing posts with label fuel. Show all posts

Monday, April 14, 2014

Rawat Fuel Filter Cegah Mesin Tersendat

Bahan bakar tidak selalu bersih dari kotoran dan air. Kotoran dan air pada bahan bakar bisa merusak komponen-komponen sistem bahan bakar, korosi misalnya. Untuk itulah pada sistem bahan bakar terdapat komponen yang bernama "saringan bahan bakar" (fuel filter). Komponen ini perlu perawatan.

Inti perawatan fuel filter ada dua:

1. Fuel filter harus dibersihkan secara berkala setiap kelipatan 5000 km.
2. Ganti fuel filter setiap kelipatan 20.000 km.

Dua hal di atas berlaku untuk mesin berbahan bakar bensin. Pada mesin berbahan bakar solar (diesel) perhatian kita terhadap fuel filter bahkan hanya satu, yaitu penggantian setiap kelipatan 10.000. Bisa lebih cepat lagi jika ada indikasi tenaga mesin berkurang. Fuel filter mesin diesel tidak dapat dibersihkan. Penggantiannya jauh lebih cepat karena bahan bakar solar biasanya lebih banyak mengandung kotoran.

Maintenance fuel filter hanya pembersihan dan atau penggantian. Penggantian perlu dilakukan rutin mengingat bahan dasar fuel filter adalah kertas. Di kertas inilah terdapat pori-pori untuk menyaring bahan bakar. Lama kelamaan pori-pori tersebut kian rapat sehingga bahan bakar sama sekali sulit menembusnya. Dan solusinya harus diganti dengan yang baru.

Bila tidak, mungkin Anda akan terjebak pada kasus yang sering dialami para pengendara: mesin seperti kurang tenaga, terasa lemah meskipun pedal gas diinjak sedalam-dalamnya. Bila gejala awal ini dibiarkan tanpa penanganan segera, kejadian berikutnya bisa lebih parah lagi: mesin tersendat-sendat, bahkan mogok karena aliran bahan bakar ke mesin terhambat atau bahkan terhenti sama sekali.

Memeriksa dan mengganti fuel filter akan jauh lebih ringan ketimbang memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan bila fuel filter tidak bekerja dengan baik. Sebagai saringan, peran fuel filter bagi kinerja mesin sangat besar. Komponen ini menghentikan kotoran dan air yang terkandung dalam bahan bakar. Jika tidak ada fuel filter, material-material perusak itu bisa terus menerobos masuk ke sistem bahan bakar.(Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Sunday, January 26, 2014

Apa itu Electronic Fuel Injection EFI

Electronic Fuel Injection

Berbagai macam cara dan usaha yang dilakukan untuk mengurangi kadar gas buang beracun yang dihasilkan oleh mesin-mesin kendaraan bermotor seperti penggunaan BBM bebas timbal, penggunaan katalis pada saluran gas buang, dll. Sebagaimana mesin 2 langkah yang harus digantikan oleh mesin 4 langkah, sistem karburasi manual akhirnya juga akan digantikan oleh sistem karburasi digital. Sistem injeksi bahan bakar elektronik (karburasi digital) sudah mulai diterapkan pada mesin sepeda motor, perlahan tapi pasti akan menggantikan sistem yang sudah lama bertahan yaitu karburator (karburasi manual).

Baca juga :
  • Apa itu Bahan Bakar
  • Apa itu Karburator
  • Mesin Pembakaran Dalam

Karena mesin sepedamotor merupakan kombinasi reaksi kimia dan fisika untuk menghasilkan tenaga, maka kita kembali ke teori dasar kimia bahwa reaksi pembakaran BBM dengan O2 yang sempurna adalah:
14,7:1 = 14,7 bagian O2 (oksigen) berbanding 1 bagian BBM

Teori perbandingan berdasarkan berat jenis unsur, pada prakteknya perbandingan diatas (AFR – Air Fuel Ratio) diubah untuk menghasilkan tenaga yang lebih besar atau konsumsi BBM yang ekonomis.
Karburator juga mempunyai tujuan yang sama yaitu mencapai kondisi perbandingan sesuai teori kimia diatas namun dilakukan secara manual. Karburator cenderung diatur untuk kondisi rata-rata dimana sepedamotor digunakan sehingga hasilnya cenderung kearah campuran BBM yang lebih banyak dari kebutuhan mesin sesungguhnya.
Untuk EFI karena diatur secara digital maka setiap ada perubahan kondisi penggunaan sepedamotor ECU akan mengatur supaya kondisi AFR ideal tetap dapat dicapai.
Contohnya: Pada sistem Karburator ada perbedaan tenaga jika sepedamotor digunakan siang hari dibandingkan malam hari, hal ini karena kepadatan oksigen pada volume yang sama berbeda, singkatnya jumlah O2 berubah pasokkan BBM tetap (ukuran jet tidak berubah).

Hal ini tidak terjadi pada sistem EFI karena adanya sensor suhu udara (Inlet Air Temperature) maka saat kondisi kepadatan O2 berubah, pasokkan BBM pun disesuaikan (waktu buka injector ditambah atau dikurangi). Jadi sepedamotor yang menggunakan EFI digunakan siang atau malam tetap optimum alias tenaga tetap sama.

Perbedaan utama Karburator dibandingkan EFI adalah:

Karburator
  • - BBM dihisap oleh mesin
  • - Pengapian Terpisah

EFI
  • BBMdiinjeksikan/disemprotkan ke dalam mesin
  • Sistem Pengapian menyatu

Komponen-komponen dasar EFI

Setiap jenis atau model sepedamotor mempunyai desain masing-masing namun secara garis besar terdapat komponen-komponen berikut.

  • ECU – Electrical Control Unit
    Pusat pengolah data kondisi penggunaan mesin, mendapat masukkan/input dari sensor-sensor mengolahnya kemudian memberi keluaran/output untuk saat dan jumlah injeksi, saat pengapian.
  • Fuel Pump
    Menghasilkan tekanan BBM yang siap diinjeksikan.
  • Pressure Regulator
    Mengatur kondisi tekanan BBM selalu tetap (55~60psi).
  • Temperature Sensor
    Memberi masukan ke ECU kondisi suhu mesin, kondisi mesin dingin membutuhkan BBM lebih banyak.
  • Inlet Air Temperature Sensor
    Memberi masukan ke ECU kondisi suhu udara yang akan masuk ke mesin, udara dingin O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.
  • Inlet Air Pressure Sensor
    Memberi masukan ke ECU kondisi tekanan udara yang akan masuk ke mesin, udara bertekanan (pada tipe sepedamotor ini hulu saluran masuk ada diantara dua lampu depan) O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.
  • Atmospheric Pressure Sensor memberi masukan ke ECU kondisi tekanan udara lingkungan sekitar sepedamotor, pada dataran rendah (pantai) O2 lebih padat, membutuhkan BBM lebih banyak.
  • Crankshaft Sensor
    Memberi masukan ke ECU posisi dan kecepatan putaran mesin, putaran tinggi membutuhkan buka INJECTOR yang lebih cepat.
  • Camshaft Sensor
    Memberi masukan ke ECU posisi langkah mesin, hanya langkah hisap yang membutuhkan buka INJECTOR.
  • Throttle Sensor
    Memberi masukan ke ECU posisi dan besarnya bukaan aliran udara, bukaan besar membutuhkan buka INJECTOR yang lebih lama.
  • Fuel Injector / Injector
    Gerbang akhir dari BBM yang bertekanan, fungsi utama menyemprotkan BBM ke dalam mesin, membuka dan menutup berdasarkan perintah dari ECU.
  • Speed Sensor
    Memberi masukan ke ECU kondisi kecepatan sepedamotor, memainkan gas di lampu merah dibanding kecepatan 90km/jam, buka INJECTOR berbeda.
  •  Vehicle-down Sensor
    Memberi masukan ke ECU kondisi sepedamotor, jika motor terjatuh dengan kondisi mesin hidup maka ECU akan menghentikan kerja FUEL PUMP, IGNITION, INJECTOR, untuk keamanan dan keselamatan.


Electronic Fuel Injection memang lebih unggul dibanding karburator, karena dapat menyesuaikan takaran BBM sesuai kebutuhan mesin standar.

ECU diprogram untuk kondisi mesin standar sesuai model sepedamotor, di dalam ECU terdapat tabel BBM yang akan dikirim melalui Injector sesuai kondisi mesin standar.
Jika ada perubahan dari kondisi standar misalnya filter udara diganti atau dilepas, walaupun ada pengukur tekanan udara (inlet air pressure sensor) pasokkan BBM hanya berubah sedikit, akhirnya sepedamotor akan berjalan tidak normal karena O2 terlalu banyak (lean mixture).

Tabel ECU standar biasanya tidak dapat dirubah, karena tujuan utama EFI adalah pengurangan kadar emisi gas buang beracun.

Untuk mesin modifikasi memerlukan modifikasi tabel dalam ECU, hal ini dapat dilakukan dengan:
1. Software yang dapat masuk ke dalam memory ECU – hanya dimiliki oleh ATPM atau dealer.
2. Piggyback alat tambahan diluar ECU – bekerja dengan cara memanipulasi sinyal yang dikirim ke Injector untuk membuka lebih lama.
3. Tukar ECU aftermarket yang dapat diprogram tabel memory-nya, sesuai modifikasi, sesuai kondisi sirkuit.


Demikian artikel tentang fuel injection ini, semoga bermanfaat

kembali ke Laman AWAL
Sumber : berbagai sumber ( sorry, forgoten source )
Selengkapnya

Monday, January 20, 2014

DIY kuras tangki bensin ganti filter fuel pump

premium yg dipakai sehari2 berdampak jelek pada kendaraan... misalnya pada sample minyak bbrp wktu lalu yg gw ambil ...
gambar paling kiri adalah hasil campuran premium dan pertamax... gambar tengah adalah premium pada saat kondisi aman warnanya jernih.. saat isu premium bermasalah.. gw ambil sample ternayata warnanya kecoklatan ... di duga kandungan sulfur yg tinggi terasa panas ditangan.. dampak negatifnya pada fuelpump kendaraan.. oleh karna itu gw memutuskan menurunkan tangki utk melihat bagaimana kondisi nya..






- buka dulu baut 14 penahan tangki...  ada 4 baut (posisi tangki di ganjal ya)




-lalu lepaskan baut2 control emisi bahan bakar

-lepskan gantungan jos/knalpot supaya tidak menggangu
-lepaskan sambungan selang minyak ke tangki
- buka 3 sabungan ini.. hati2... jgn sampe bengkok pipa nya (2 dari pipa ini pipa minyak)
-lepaskan kabel ground ini
-lepaskan 3 selang control emisi
- lepaskan dan singkirkan emisi control ini

-posisi dongkrak tangki nya dan sudah siap turun
- turunkan tangki sedikit demi sedikit

-hati2 selang ini bila menggangu bisa di lepaskan dulu dari body tangki

-setelah tangki turun lepaskan 6 baut fuelpump assy
-ini lah fuelpump assy  terlihat filter nya kotor
-filter seperti berkarat kotor
-ini adalah premium saaat bermasalah di dalem tangki berubah tambah keruh warnanya
- gambar ember  kanan adalah hasil kotoran sewaktu mengguncang2 tangki dgn bensin hasilnya jadi hitam kotor
gambar ember kiri adalah endapan dari bensin ember yg kanan
-lakukan pembongkaran fuelpump nya
-ini fuelpump yg uda lepas

-ini adalah filter bensin setelah fuelpump harganya mahal :D di bersihkan saja.. filter ini gak bisa di buka jadi kalo kotor parah diganti 1 unit
-bensin yg berlumpur coklat itu hasil kotoran filter bensin .... kotor banget
-ini adalah hasil endapan bensin kotor tadi... padahal gw selalu isi di SPBU pasti pas.. tetap aja gini hasilnya.. kuras tangki terakhir gak sampe 2 tahun padahal
-setelah selesai bersihkan smuanya.. cek selang2 udara termasuk one way valve ini  (yg gw tunjuk) bila buntu bersihkan.. efeknya bila buntu ::
*misal bensin di isi full abis di isi misal dipake 100km kok jadi ndut2an mobil... tapi misal pas buka tutup tangki setelah udara yg teperangkap di tangki keluar .. mobil normal lagi :D  itu disebabkan tekanan di dalem tangki karena sirkulasi udara gak lancar.. jadi bensin yg nyusut di tangki gak bisa digantikan udara.. akibatnya terjadi tekanan* solusi bersihkan valve ini atau ganti *

-tampak dasar tangki berkarat
-setelah cek smuanya oke
-kembali ke pergantian filter bensin baru ... ini filter sebelum fuel pump;.... lalu rakit ulang kabel.. pengatur/indikator bensin, periksa ulang jgn sampe ada soket kendor
-lalu pasang kembali fuelpump assy ke tangki dgn posisi seperti diatas.. posisi yg salah akan mengganggu gerak pelampung bensin...
-pasang kembali cangkang penahan fuelpump assy  ada 2 titik sebagai tandanya(yg gw tunjuk)
-pasang kembali selang2 nya jgn terbalik ya (sebaiknya diingat posisi selang sebelum pelepasan)
pasang kembali tangki ke mobil seperti awal


-setelah selesai cek secara teliti apakah ada kebocoran bensin saat msin idup



-no 1 buat minyak keluar dr fuelpump..
trus masuk ruangan filter no 3... trus keluar dari no 4 trus ke fuelrail  ..yg no 1,2,4 itu satu jalur .. cuma pas pemasangan no 2 di sumbat gak tau utk apa
gw liat ada filter di no 2 itu di bagi 2 jalur om dalem lubang yg satu trus ke ke 4 yg satu lagi masuk ke filter no 3 juga.



**bila fuelpump bermasalah jgn sekali2 menservice ulang.. karena fuelpump posisi didalem tangki terendam bensin bila terjadi konslet timbul percikan api yg dapet menimbulkan ledakan.. ganti baru fuelpump dgn part yg asli bawaan kendaraan.. hati2 fuelpump servisan/konslet ibarat pasang bom waktu di mobil yg dapat meledak setiap saat !!
Selengkapnya