Showing posts with label radiator. Show all posts
Showing posts with label radiator. Show all posts

Thursday, April 17, 2014

Radiator Mampet Hati Hati Mesin Macet

Berdasarkan catatan AstraWorld, salah satu kasus yang sering dikeluhkan para pemudik adalah overheating. Temperatur mesin naik, lalu mati sama sekali. Butuh waktu beberapa menit untuk mendinginkan dapur pacu mobil. Situasi ini kerap dialami pemudik mengingat seringnya terjadi kemacetan di jalur mudik. Belum lagi faktor jarak tempuh dan medan yang mengharuskan mesin bekerja lebih ekstra.

Langkah-langkah preventif yang biasanya dilakukan dalam rangka mencegah overheating pada umumnya adalah kuantitas maupun kualitas air. Mereka akan memeriksa apakah kuantitasnya cukup dan airnya tidak kotor. Tindakan ini memang sangat membantu karena jika dua hal ini tak terpenuhi efeknya bisa langsung mengganggu kelancaran fungsi kerja sistem pendingin.

Tapi, jangan lupakan yang satu ini. Kondisi radiator sendiri harus diperhatikan. Bukan tak mungkin dinding-dinding saluran radiator sudah tidak dalam kondisi baik. Berkarat dan kotor, misalnya. Efek langsung ke mogok memang tidak terasa. Namun, pengaruhnya terhadap kinerja sistem pendingin sangat erat.

Yang jelas, karena radiator berkarat dan kotor, kualitas air radiator juga bisa ikut-ikutan buruk. Air radiator yang kotor tentu kurang maksimal dalam menyerap panas mesin.

Tak hanya merusak kualitas air, karat dan kotoran yang berlebihan suatu saat juga dapat menyumbat saluran-saluran di dalam radiator. Akibatnya, sistem pendinginan mesin akan terganggu karena sirkulasi air radiator tidak lancar.

Jadi, jangan lupa melengkapi antisipasi masalah pada sistem pendingan dengan memeriksa kondisi radiator. Jika berkarat dan kotor service-lah radiator mobil Anda. Mestinya, radiator tetap terjaga kebersihannya jika dilakukan penggantian air radiator secara teratur sesuai dengan yang disarankan produsen mobil. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Sunday, April 13, 2014

Overheating dan Cara Mengisi Air Radiator

Overheating tidak hanya disebabkan oleh kebocoran radiator atau kerusakan-kerusakan pada sistem pendingin. Bisa jadi, suhu mesin mencapai titik panas yang tinggi karena ada kesalahan kita saat melakukan pengisian air radiator.

Memang, kehati-hatian saat mengisi air radiator perlu lebih diperhatikan. Terutama untuk para pemilik Avanza dan Xenia. Di buku servis manual kedua brand tersebut ada informasi tambahan mengenai cara pengisian air radiator yang tepat.

Berbeda dengan tipe-tipe lainnya, pabrikan menyebutkan bahwa saat mengisi air radiator, air relief valve (air plug) yang ada di blok mesin harus dibuka. Air plug baru ditutup ketika air radiator sudah keluar dari lubang air plug.

Dari segi fungsi, air plug pada Avanza dan Xenia sebenarnya untuk memastikan bahwa udara telah benar-benar keluar dari seluruh ruang saluran air radiator. Itu sebabnya, ketika sedang mengisi air radiator, air plug harus dibuka. Tujuannya agar udara terdorong keluar lewat lubang air plug.

Bisa dibayangkan apa yang terjadi ketika air plug tidak kita buka saat mengisi air radiator. Kemungkinan besar udara terjebak di saluran-saluran radiator.

Jika udara belum keluar, kerja sistem pendingin dapat terganggu. Ketika udara masih terjebak di saluran sistem pendingin, berarti jumlah air radiator yang masuk masih di bawah jumlah yang dibutuhkan. Pengaruhnya sama seperti radiator yang kekurangan air: menurunnya kemampuan radiator dalam menyerap suhu panas mesin. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Tuesday, April 8, 2014

Sabun Penambal Radiator Bocor

Peran radiator dalam sistem pendingin sangat penting. Di komponen inilah air radiator tersimpan. Air radiator akan bersirkulasi untuk menyerap dan melepaskan panas mesin. Proses penyerapan dan pelepasan panas tersebut tidak akan berjalan maksimal jika kuantitas air tidak sesuai dengan yang dibutuhkan.

Lama-lama, air radiator memang bisa berkurang. Karena radiator bocor, misalnya. Dari sekian banyak penyebab, ada beberapa hal yang paling sering memicu kebocoran pada radiator. Yaitu: korosi (karat), benturan (baik karena tabrakan maupun karena terkena kibasan kipas radiator). Khusus untuk bahan fiber, penyebab lainnya adalah panas dan tekanan air radiator. Akibat hal-hal ini, dapat terbentuk rongga atau celah di plat-plat (fiber) radiator. Dari celah itulah air merembes keluar.

Nah, jika suatu ketika mesin mobil Anda mengalami overheating, dan setelah melalui pemeriksaan ternyata ditemukan kebocoran pada radiator, tidak perlu panik. Ada langkah darurat yang bisa kita lakukan. Tambal saja bagian yang bocor tersebut dengan sabun mandi batangan. Untuk sementara, tambalan ini akan mencegah air merembes keluar. Sehingga proses pendinginan mesin bisa berlangsung normal kembali.

Setelah radiator tertambal, Anda bisa mengoperasikan kembali mobil. Tapi jangan lupa untuk mengontrol temperatur pada instrumen panel. Bila jarum di temperatur gauge mulai naik, (mendekati “H”), matikan dan dinginkan mesin kembali. Setelah temperatur turun di bawah normal, kembali jalankan kendaraan Anda. Segeralah perbaiki kebocoran bila Anda menemukan bengkel. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Saturday, March 1, 2014

DIY tambal radiator bocor



radiator bocor berawal dari tukang service ac pas buka kondensor depan / pas pemasanganya kan di selip secara gak sengaja nyenggol kisi2 radiator hingga penyok dan lama2 bocor 
langsung saja caranya.



-lepaskan baut2 fan AC dan fan radiator





-lepaskan semua fan AC



-buka penahan radiator/bantalan radiator atas

-buka baut2 fan radiator


-untuk mengeluarkan fan radiator terlebih dahulu melepas selang radiator nya atas bawah


-setelah fan lepas


-buka baut2 utk membuka besi di atas radiator agar radiator bisa di angkat keluar

-lepas 3 baut ini juga


-setelah semuanya, lepaskan plat  besi ini

-siap2 ambil posisi utk keluarkan radiator hati2 tempatnya sempit .. jgn sampe ketumbur kondensor ac dan juga pipa freon.. krn bs menyebabkan kebocoran freon nantinya

-ini setelah radiator lepas.. tampak hanya kondensor ac di mesin


-ini posisi bocornya pas kelihatan jelas




-tampak ada beberapa bagian penyok... di duga karena pas pemasangan kondensor bertumburan


cek kebocoran bs dengan dimasukan di bak.. alirkan udara misal ditiup (kalo bisa)  terlebih dahulu tutup lubang2 lainnya dulu.. gelembung2 udara menandakan kebocoran








-setelah di tambal dgn lem epoxy (araldite)  letak bocor hanya di daerah ini
setelah lem bner2 kering pasang kembali


-terlebih dahulu cek motor fan dari kerusakan... biar sekalian kerja




-lalu pasang ke posisi semula lagi  ...
sampe skrg blm ada kebocoran lagi.. brarti aman :D


Selengkapnya