Showing posts with label faq. Show all posts
Showing posts with label faq. Show all posts

Saturday, March 8, 2014

FAQ Pengaruh Ganti Gear

T : Kalau kita ganti gear roda belakang menjadi lebih kecil jumlahnya apakah mempengaruhi top speed atau hanya akselerasi aja ?? Ada pengaruh juga gak ke akurasi perhitungan speedometer ? karena setahu gue speedometer diukur dari gerakan roda belakang...

J : Buat produksi motor Honda belakangan yang make sistem digital buat spedonya, tidak lagi diukur dari gerakan roda depan ataupun roda belakang, mekanik AHASS ada yang pernah bilang spedo diukur dari suatu komponen yang nempel deket gear depan, mangkanya untuk Karisma atau HSX-125, ngga ada kabel yang nyambung ke roda depan seperti tipe-tipe motor laennya. Mengenai penggantian gear, penggantian gear belakang dengan gear yang bermata lebih sedikit (gear yang lebih kecil) tentu saja mempengaruhi akselerasi, tarikan bawah akan terasa sangat berat, namun atas bakal panjang, tapi bukan top speed ya, ada limiter yang ngebatasinya, perlu diketahui juga dengan perbandingan gear standar HSX yang sekarang, di trek kemacetan jakarta sudah sangat berat dibawahnya, apalagi harus diganti dengan gear yang lebih kecil di belakangnya, di balapan, penggantian gear biasanya disesuaikan dengan trek yang akan dijalani, bila treknya patah-patah, bakal berlaku perbandingan gear berat (nurunin gear depan, naikin gear belakang) begitupun sebaliknya, disesuaikan perbandingan gear depan-belakang yang paling sesuai dengan trek.
Selengkapnya

Monday, February 24, 2014

FAQ Tempat Pres Velg

T :
Mohon info, dimana bisa pres velg yg murah dan meriah

J :
Spesialis press Sasis, Cakram, Segitiga Komstir, Velg:

CV. JAYA BINTANG KENCANA BERSAMA
Jl. Raya Ciracas, Gg. Bandag No. 2
Telp (021) 8719248, 081514288537
Daftar Harga Press:

- Body Rp. 120,000.-
- Cakram Rp. 50,000.-
- Komstir Segitiga Rp. 25,000- - 45,000.-
- Velg Jari2 @ Rp. 10,000.-
- Velg Racing @ Rp. 60,000.-
Selengkapnya

Tuesday, February 18, 2014

FAQ Cara Kepemilikan Jaket Community ID

T : Bagaimana cara memiliki jaket community ? Jacketnya sumpah keren bgt... Cara dapetin no anggota, bagaimana yach ?

J : Proses kepemilikan jaket memang sedikit agak tegas, tidak dapat dimiliki dengan begitu saja, namun melalui beberapa proses. Hal ini diputuskan karena setelah jaket dimiliki tentu semua mata pengendara lain akan tertuju pada jaket yang nyata-nyata tertulis nama community.

Proses kepemilikan antara lain :
- Calon member harus menghadiri Kopdar Mingguan (KONGGUAN) 6x berturut-turut (2 bulan) yang diadakan pada hari Jumat mulai pukul 19:00 WIB - bosen & Kopdar Bulanan (KOBUL) 2x berturut-turut yang diadakan pada minggu kedua tiap bulan, dapat saja tidak berturut-turut dengan ada alasan yang jelas dan bisa dipertanggung-jawabkan. Syarat ini diberlakukan agar calon member bisa mengerti dan karakter dari komuniti, agar tercipta suatu rasa kebersamaan dengan member lain, sehingga akan muncul rasa kebanggaan atas jaket yang dimilikinya.
- Setelah sang calon member merasa nyaman dengan kondisi ngumpul-ngumpul baik di kongguan ataupun kobul atau acara-acara khusus lain, calon member dapat menyelesaikan administrasi pembuatan jaket, jika merasa tidak nyaman, calon member bisa saja menarik diri jadi anggota resmi dan hanya menjadi ANGGOTA BIASA Arti dari anggota biasa disini adalah anggota tidak resmi, hanya terlibat dalam kegiatan Kongguan/Kobul saja, tidak memiliki akses untuk kepemilikan merchandise resmi, seperti jaket, stiker ID, kemeja dll. Namun bila dipandang sang calon member aktif disetiap kongguan/kobul atau acara resmi lainnya, tapi karena kesibukan dan urusan lainnya belum memiliki waktu untuk mengikuti touring maka kepemilikan merchandise bisa dipertimbangkan, kecuali untuk No. ID yang hanya dapat dimiliki bila mengikuti touring resmi.
- Jaket baru bisa dimiliki setelah calon member yang bersangkutan mengikuti touring resmi bersamaan dengan penyematan nomor ID. Hal ini bukan untuk menyulitkan, namun agar calon member bisa mengambil pelajaran dari perjalanan touring, setidaknya lebih tahu bagaimana berkendara yang LEBIH safety dan juga mengetahui SOP untuk konvoi.
Selengkapnya

Monday, February 17, 2014

FAQ Pengaruh Ukuran Ban Besar

T : Hallo teman-teman semua.. Mau minta saranya donk! Saya ada Supra X 125R, tapi belum lama ini semua ban rodanya saya ganti dgn ukuran yg lbh besar dr ukuran standard [depan = 90/80 & blkg = 100/80, ukuran 17 & tanpa ban dalam semua]. Saya mau menanyakan ttg bagaimana pengaruhnya terhadap motor itu sendiri, selain mesin akan bekerja lbh berat dan mungkin dpt menimbulkan kerusakan.
Yg ingin saya tanyakan :
1. Bagian manakah dr motor yang akan cepat rusak?
2. Seandainya ada sparepart yang perlu segera diganti, apa namanya?

J : Pengaruh ban besar terhadap motor (bebek), tidak terlalu signifikan, hanya seperti yang bro bilang tadi, akselerasi jadi agak lambat tapi untuk manuver akan lebih baik Untuk kerusakan yang berarti, saya kira ngga ada (normal) tapi sayangnya, ukuran ban yang bro gunakan untuk sehari-hari terbilang over (kegedean). Pemakaian sehari-hari, maksimal ukuran ban untuk bebek, biasanya untuk depan 70/90-17 atau 80/80-17, bisa juga ditambah 1, jadi 80/90-17,...dan untuk belakang maksimal (bebek) 90-80-17. Pemakaian ban seperti yang bro terapin di motor, kurang cocok untuk harian, kecuali di trek balap, di Indonesia pun, pembalap-pembalap nasional menggunakan ukuran 90/80-17 untuk ukuran depan dan belakang. Satu yang jadi pertanyaan saya,........apakah dengan ukuran belakang 100/80-17 tidak membuat ban mentok ke brake handle ! (besi pegangan tromol belakang ke swing arm),..karena saya pribadi make ban ukuran 90/80-17 untuk belakang hampir mentok ke handle tsb (hanya tersisa jarak -+ 0.001 mm), lain permasalahannya kalo bro dah ganti swing arm model racing yang banyak dijual di pasaran. Selain itu dampak yang ditimbulkan jika ukuran ban terlalu besar yang paling kerja ekstra yaitu kalo gear dan rante, biar ga ngap2an dijalan coba ganti juga tu gear sama rante yg aga gedean dikit. Untuk gear bisa pake ukuran 38 n rantenye pake punya GL.
Selengkapnya

Thursday, February 6, 2014

FAQ Baut Stelan Karburator

T : Jika kita melihat di stelan karburator itu kan ada dua baut, satu baut yang ada per nya, satu baut lagi gak ada per nya. Pertanyaannya, mana baut untuk ngatur udara dan mana baut untuk ngatur bensin? Mohon pencerahannya ya........

J : Baut pertama (sebelah kiri, yang ada sejenis per nya) adalah baut pengatur aliran bensin, artinya baut inilah yang menjaga stationer (langsam) dari motor, kalo kita mo stel baut ini putarlah searah jarum jam untuk meninggikan langsam dan sebaliknya untuk memperkecil langsamnya. Baut kedua (sebelah kanan) merupakan baut untuk mengatur aliran udara masuk, yang ini mesti pake "feeling" nyetelnya, tapi standar dari bengkel AHASS biasanya ngasih 1 1/2 putaran. Caranya putar baut kedua ini searah jarum jam sampe mentok...tok..tok, lalu puter balik sebanyak 1 1/5 putaran.
Selengkapnya

Tuesday, January 28, 2014

FAQ Knalpot Nembak

T : Saya tune up rutin ke ahass seperti biasa. Setelah itu kok tiap beberapa menit, knalpot saya suka terdengar ledakan seperti bajaj gitu. Terus mesin jadi suka mati. Kenapa ya? Dan bagaimana cara mengatasinya?

J : Knalpot nembak-nembak disebabkan pembakaran yang kurang baik....+ stelan kerenggangan dari klep (mesin 4 tak). Pembakaran itu ada karena adanya segitiga pembakaran (udara, bahan bakar dan sumber nyala/api).
Nach dari sini kita bisa ambil itung-itungan :
1. UDARA
Penyebabnya : Pasokan udara yang terlalu irit atau terlalu kaya Solusinya: Setel ulang stelan udara di karburator dan/atau bersihkan filter udaranya.
2. BAHAN BAKAR,
Penyebabnya :
- Kualitas bahan bakar yang kurang baik - Pasokan bensin yang terhambat atau terlalu kaya Solusinya:
- Kuras tangki dan gunakan kualitas bahan bakar yang baik dengan tidak sembarangan isi bensin di sembarang tempat.
- Stel ulang baut setelan bensin yang ada di karburator + bersihkan sekalian karburator, mungkin ada kotoran yang menghambat
3. SUMBER NYALA/PENGAPIAN (busi+kabelnya)
Penyebab: kerenggangan busi yang tidak sesuai dengan apa yang dianjurkan pabrikan, atau pemakaian busi yang kualitasnya kurang baik/uzur atau kabel busi yang tidak cocok/cacat dlsb Solusi: Stel kembali kerenggangan businya bila busi sudah jelek, diganti cek kabel businya apakah cacat/terkelupas kabelnya atau kotoran di "cangklong" kabel busi
Selengkapnya