Showing posts with label pasang. Show all posts
Showing posts with label pasang. Show all posts

Wednesday, April 16, 2014

Cara Pasang Baterai Remote Pengaruhi Kerja Alarm

Penyakit yang biasa menghinggapi remote alarm bisa bermacam-macam. Salah satunya adalah tombol remote yang tidak berfungsi meskipun sudah dipencet berulang-ulang, seolah-olah baterainya habis. Padahal baterainya belum lama diganti dengan yang baru. Anehnya lagi, kasus seperti ini tidak selalu muncul. Kadang kala bermasalah, tapi lain waktu remote alarm normal-normal saja.

Kejadian di atas pernah dialami langsung oleh rekan kita, Bapak Iwan Ardijantono. Pembaca setia tips and tricks AstraWorld ini awalnya bahkan mencoba mengatasinya dengan berjalan mengelilingi mobilnya sambil terus menekan-nekan tombol remote alarm. Ia menduga, jangan-jangan gangguan tersebut dipicu oleh ketidaksingkronan antara pengirim dan penerima sinyal. "Untuk mendapatkan posisi yang tepat dengan pusat alarm di mobil," ujarnya melalui email yang dikirim ke customerservice@com. "Tapi ternyata agak susah," sambungnya lagi. Meskipun dipencet dari beberapa sudut body mobil, kunci pintu tetap tak terbuka.

Karena cara di atas tak menjawab persoalan, Ia berinisiatif membongkar box remote alarm yang menggantung di anak kunci sehingga tampaklah baterainya. Ternyata, di kedua kutub baterai tersebut ada semacam jamur berwarna hijau. Jamur itulah yang dibersihkan dengan menggunakan cutter. Benar saja, setelah bersih dan box dipasang, remote berfungsi dengan baik.

Jamur atau kotoran pada bagian dalam remote alarm memang sangat mungkin tumbuh. Apalagi jika terjadi kekeliruan pada saat memasang atau mengganti baterai. Seperti penggantian baterai jam, sebaiknya hindari memegang langsung baterai dengan jari tangan. Akan sangat bagus jika menggunakan kain bersih atau pinset. Tujuannya, untuk mencegah tertempelnya kotoran atau keringat dari jari tangan ke permukaan dan kutub-kutub baterai. Kotoran atau air yang menempel inilah yang lama kelamaan dapat menumbuhkan jamur setelah box remote alarm ditutup rapat.

Pencegahan jamur atau kotoran juga dapat dilakukan dengan memperhatikan cara meletakkan atau menyimpan remote. Usahakan untuk tidak menyimpannya di tempat yang lembab, apalagi di daerah-daerah yang berisiko terkena air. (Source :AstraWorld).
Selengkapnya

Monday, April 14, 2014

Akibat Salah Pasang One Way Valve

Bila pedal rem terasa keras, komponen yang paling dulu kita curigai biasanya booster rem. Bukan apa-apa, seperti sudah kami ulas pada edisi sebelumnya, dari namanya saja sudah jelas: booster rem memang berfungsi memperingan pijakan ke pedal rem.

Tapi, jangan super yakin dulu. Tak semua rem keras dipicu oleh kerusakan pada booster rem. Bisa saja booster rem normal dan baik-baik saja, namun pedal rem tidak terasa ringan. Salah satu kemungkinan adalah karena pemasangan one way valve yang keliru. Jangan sampai komponen yang biasa juga disebut dengan istilah “katup searah” ini terpasang terbalik.

Untuk memastikan apakah one way valve pada sistem rem kendaraan Anda sudah terpasang dengan benar, lakukan pengujian dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

Hidupkan mesin.
Pada saat mesin hidup, cabut selang vakum yang terdapat pada booster rem.
Tutup lubang vakum tersebut. Apabila terasa ada hisapan, artinya pemasangan one way valve sudah benar. Tapi, apabila tidak terdapat hisapan, kemungkinan besar pemasangannya keliru.
Secara fisik, komponen ini terletak diantara booster rem dan mesin. Cara kerjanya mirip seperti pentil sepeda. Yaitu, hanya bisa mengalirkan sesuatu dari satu arah saja. Pada sistem pengereman, katup searah berfungsi agar kevakuman di booster rem dapat dihisap oleh mesin. Hisapan ini selanjutnya dibutuhkan untuk membantu menggerakkan sistem pengereman berikutnya.

Itu sebabnya, ketika terpasang terbalik, pedal rem akan terasa keras. Untuk mengatasinya cukup dengan memasang kembali dengan membalikkan arahnya.

Perlu dicatat bahwa pada beberapa tipe kendaraan, ada yang menggunakan one way valve berbentuk huruf L. Untuk tipe seperti ini, kemungkinan salah pasang sebenarnya sangat kecil. Karena posisi arahnya sudah sangat jelas.

Nah, bila booster rem tak masalah, pemasangan one way valve juga sudah benar, tapi pedal rem tetap keras, kemungkinan lain adalah karena terjadinya kebocoran kevakuman. Untuk pembahasan yang satu ini, tunggu edisi berikutnya. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Saturday, March 1, 2014

Bongkar Pasang Tranmisi Manual


Bongkar Pasang Tranmisi Manual

transmisi manual

MENCARI GANGGUAN PADA TRANSMISI

Catatan
Transmisi manual yang ditinjau dalam servis ini adalah transmisi
manual yang dipakai pada Toyota Kyang dan Corolla.


MELEPAS TRANSMISI DARI KENDARAAN
1. Lepaskan kabel batere dari terminal negatif.
2, Lepas empat sekrup dan karet pada tuas pemindah.
3. Angkat kendaraan dan kuras oli transmisi.
Perhatikan: Pastikan bahwa kendaraan ditopang dengan baik.
4. Lepas tuas pemindah.
a. Lepaskan kabel dan karet.
b. Lepas dua baut dan lepaskan tuas pemindah gigi.
5. Lepas pores propeler
6. Lepas pipa knalpot.
7. Lepas kabel speedometer dan kilometer switch lampu mundur.
8. Lepas kabel kopling.
9. Lepaskan baut penahan transmisi.
l0. Turunkan transmisi.


Catatan: Sebelum menurunkan transmisi, taruh dongkrak di
bawah mesin, lindungi bak oli dengan balok kayu.


MEMBONGKAR UNIT TRANSMISI
Komponen komponen transmisi manual.

Komponen-komponen transmisi manual Toyota Kijang (1-40)



Komponen transmisi manual (Ianjutan)
Langkah-Iangkah membongkar.

1. Lepaskan garpu pembebas dan hub dengan bantalan pembebas.
2. Lepas roda gigi gerak speedometer dam switch lampu mundur.
3. Lepas rakitan tutup bak transmisi.
4. Lepas rumah kopling dan penahan-bantalan depan.
5. Lepas extension housing.
11. Lepas roda gigi counter. 
a) Lepas roda gigi counter.
b) Lepas dua bantalan rol jarum dan spacer dari roda counter.
c) Lepas dua cincin dorong dari bak transmisi.
 
8. Melepas roda gigi counter

12. Ukur celah dorong setiap roda gigi menggunakan feeler  gauge
ukur celah dorong.
Celah standar : 0,10 10,25 mm (0,0039 — 0,0098 in). 
Celah maksimum : 0,25 (0,01 in). 


9. Mengukur celah dorong setiap roda gigi   

13. Lepas roda gigi Speedometer 
a) Menggunakan tang Snap ring, lepas snap ring. 
b) Lepas roda gigi penggerak speedometer.
c) Menggunakan tuas magnetik, lepas bola pengunci.
d) Menggunakan tang Snap ring, lepas snap ring

10.  Melepas roda gigi penggerak speedometer

14. Lepas penahan bantalan belakang poros output dengan bantalannya, roda gigi-1, dua bantalan rol jarum, luncuran dalam, dan bola pcngunci.
a) Menggunakan tang snap ring, lepas snap ring.

11. Melepas snap ring
b) Menggunakan hidrolik pres, lepas penahan bantalan dengan
bantalannya, bersama-sama roda gigi-1, dan luncuran dalam.
c) Lepas dua bantalan rol-jarum
d) Menggunakan tuas magnetik, lepas bola pengunci.

15. Lepas ring synchromesh, hub sleeve no. 1, dan roda gigi-2,
menggunakan SST dan hidrolik pres, lepas hub sleeve no. 1, ring
synchromesh, dan roda gigi-2. SST 09950 - 00020.

12. Melepas hub sleeve ring synchromesh dan roda gigi-2 

16. _ Lepas hub sleeve no. 2, ring synchromesh, dan roda gigi-3. 1
a) Menggunakan tang snap ring, lepas snap ring.

13. Melepas hub sleeve ring synchromesh dan roda gigi-3
b) Lepas hub sleeve no. 2 bersama-sama ring synchromesh
dan roda gigi-3.
Melepas hub sleeve bersama-sama ring synchromesh dan roda gigi-3
Selengkapnya

Friday, February 28, 2014

DIY pasang peredam doortrim








-fungsi pasang peredam doortrim : suara luar lebih tidak masuk, suara speker lebih bagus hasilnya, suara saat pintu ditutup lebih terasa padat :D
Selengkapnya

Thursday, February 20, 2014

DIY buka shockbreker depan karet pasang dudukan per ganti tierod stabilizer





-ini karet dudukan per atas dan bawah utk depan



-ini dudukan per bawah



-ini dudukan per atas gw pake SGP part

caranya :

-kendorkan baut shock dgn bantuan kunci L ditengahnya

-atau bisa dipake bantuan pipa besi seperti ini supaya ada tenaga buat mutar baut keras

-buka tierod stabil dgn bantuan kunci L ditengah juga utk tahan

-buka 2 baut knukle.. biasanya keras.. perlu tambahan pipa buat tenaga muternya

-buka dudukan kabel ABS

-buka 3 baut shock .. siap2 shock akan lepas terjatuh.. ganjal atau pegang pake sebelah tangan pas 3 baut hampir lepas.. agar tidak terhempas ke bawah .. hati2 !

-setelah lepas 1 set shockbreker

-kali ini menerapkan cara ikat pake kawat ulir2 per.. tujuan agar nanti pemasangannya tidak sulit menekan per :D  cara lbh simple yah pake treker seperti cara gw bongkar shock blakang... (lihat sini)


-setelah itu buka baut tengah shock  utk melepas mangkuk atas / ini sering disebut support shockbreker
menimbulkan bunyi jg kalo karet tengahnya hancur 

-kalo yg ini bearing shockbreker.. fungsinya utk memperingan putar setir /roda saat belok2 :D
kalo uda hancur ganti aja.. ini bearingnya bahan plastik

-lalu lepaskan per karet boot, stooper juga.. cuci sampe bersih kalo mau enak dipandang :D







 - ini stooper bawaan bahan spoon keras uda hancur



-ganti pake stooper futura.. stooper apa aja gak masalah asal jgn karet keras.. krn fungsinya meredam benturan antara shock dan mangkuk saat shock bergerak maksimal


-gw cat ulang shock,per, mangkuk nya jg

-ini suasana posisi dongkrak dan jack stand







-perhatikan tulisan out di mangkuk tengah sblm mangkuk atas.. posisinya hadap keluar / sejajar dgn posisi dudukan  knukle roda di shock

-ini posisi karet per atas dipasang dibawah mangkuk tengah

-rakit ulang, susun karet dudukan per bawah, stooper, karet boot shockbreker
dilanjut pemasangan per mangkuk tengah trus mangkuk atas

-setelah selesai baut shock tengahnnya ... kencangkan lagi apabila uda terpasang di mobil
-pasang kembali ke posisi nya


-karena sekalia bongkar gw mengganti tierod stabil juga krn uda jelek kondisinya ... uda pernah di press juga dulu

-perbandingan tierod stabil lama dgn yg baru .. yg penting ukurannya sama panjang kalo misal gak ada part original nya



-lalu tinggal pasang kembali tierod stabil...

cek ulang smua baut2 sblm menyelesaikan kerjaan :D




Selengkapnya