Tuesday, August 26, 2014
Sekelumit tentang Volumetrc Efficiency
Meningkatkan volumetric efficiency= Meningkatkan Engine Performance
Efisiensi volumetrik dapat ditingkatkan dengan beberapa cara mudah :
• Menjaga suhu jalur pemasukan (intake) tetap dingin dengan mengarahkan jauh dari kompartemen mesin. Dengan menjaga suhu bahan-bakar, kita tettap dapat menjaga campuran udara/bahan-bakar lebih dingin. Semakin dingin campuran ini, maka semakin tinggi efisiensi volumetriknya. Because, a cool mixture is denser or more tightly packed. Tau artinya? Molekul udara dengan bahan bakar dapat lebih padat muatan atomnya (ikatannya lebih rapat = lebih gemuk) dibandingkan dengan suhu panas. Memodifikasi inlet port, merubah jalur pemasukan sehingga memudahkan campuran lebih mudah lewat akan meningkatkan volumetric efficiency pula. Membentuk ulang jalur porting dengan belokan yang lembut, merubah bentuk tulip klep, memoles dinding porting atau cara-cara lain yang dihalalkan
• Merubah timing bukaan klep ataupun menambah seberapa jauh klep membuka dipastikan akan meningkatkan efisiensi volumetrik. Rubahan pada noken as sehingga menjadikan klep intake mampu membuka lebih lama dan mengangkat klep lebih tinggi akan membuat kemungkinan pemasukan campuran udara/bahan-bakar lebih optimal.
Efisiensi Mekanikal : Kemampuan motor untuk berlari pasti lebih rendah dari potensi lari yang diukur dari tenaga mesin. Hal ini disebabkan karena :
• Kehilangan akibat gesekan oleh banyaknya komponen bergerak dalam mesin. Piston bergesek dengan liner, bearing2 saling bergesekan, noken as bergesekan dengan rocker arm, rantai timing bergesekan dengan lidah tensioner dan gigi timing, kampas kopling bergesekan dengan plat kopling, gigi transmisi primer bergesekan dengan transmisi sekunder. Cape deh nyebutin part mesin esek-esek, lho!?
Thermal Efficiency adalah hubungan antara energi panas yang disimpan dalam bahan bakar dengan indikasi tenaga kuda yang dihasilkan mesin. Hal ini menggambarkan jumlah potensial energi yang terkandung dalam bahan bakar sesungguhnya terpakai oleh mesin untuk memproduksi tenaga dan berapa jumlah energi yang hilang karena panas. Sejumlah besar energi dari bahan-bakar hilang akibat peningkatan suhu dan tidak terpakai dalam pembakaran. Panas berlebihan ini akan mengakibatkan overheating pada mesin dan cenderung meninmbulkan pembakaran dini (pre-iginition). Jurus sakti untuk menangkalnya : Gunakan perangkat pendingin mesin Ya iyalah… masa ya iya dong ! Exhaust system yang baik juga akan mampu mereduksi panas yang berlebihan dari mesin dan membuangnya ke udara. Dengan minimnya backpresure maka sistem pembuangan free flow sangat membantu pendinginan mesin, itu sebabnya penggantian knalpot akan terasa menambah tenaga mesin, karenan peningkatan efisiensi thermal mesin.
Tapi kenapa kok terus terasa boros? Ya iyalah orang keenakan nge-bejeg gas terus kok....
Selengkapnya
Efisiensi volumetrik dapat ditingkatkan dengan beberapa cara mudah :
• Menjaga suhu jalur pemasukan (intake) tetap dingin dengan mengarahkan jauh dari kompartemen mesin. Dengan menjaga suhu bahan-bakar, kita tettap dapat menjaga campuran udara/bahan-bakar lebih dingin. Semakin dingin campuran ini, maka semakin tinggi efisiensi volumetriknya. Because, a cool mixture is denser or more tightly packed. Tau artinya? Molekul udara dengan bahan bakar dapat lebih padat muatan atomnya (ikatannya lebih rapat = lebih gemuk) dibandingkan dengan suhu panas. Memodifikasi inlet port, merubah jalur pemasukan sehingga memudahkan campuran lebih mudah lewat akan meningkatkan volumetric efficiency pula. Membentuk ulang jalur porting dengan belokan yang lembut, merubah bentuk tulip klep, memoles dinding porting atau cara-cara lain yang dihalalkan
• Merubah timing bukaan klep ataupun menambah seberapa jauh klep membuka dipastikan akan meningkatkan efisiensi volumetrik. Rubahan pada noken as sehingga menjadikan klep intake mampu membuka lebih lama dan mengangkat klep lebih tinggi akan membuat kemungkinan pemasukan campuran udara/bahan-bakar lebih optimal.
Efisiensi Mekanikal : Kemampuan motor untuk berlari pasti lebih rendah dari potensi lari yang diukur dari tenaga mesin. Hal ini disebabkan karena :
• Kehilangan akibat gesekan oleh banyaknya komponen bergerak dalam mesin. Piston bergesek dengan liner, bearing2 saling bergesekan, noken as bergesekan dengan rocker arm, rantai timing bergesekan dengan lidah tensioner dan gigi timing, kampas kopling bergesekan dengan plat kopling, gigi transmisi primer bergesekan dengan transmisi sekunder. Cape deh nyebutin part mesin esek-esek, lho!?
Thermal Efficiency adalah hubungan antara energi panas yang disimpan dalam bahan bakar dengan indikasi tenaga kuda yang dihasilkan mesin. Hal ini menggambarkan jumlah potensial energi yang terkandung dalam bahan bakar sesungguhnya terpakai oleh mesin untuk memproduksi tenaga dan berapa jumlah energi yang hilang karena panas. Sejumlah besar energi dari bahan-bakar hilang akibat peningkatan suhu dan tidak terpakai dalam pembakaran. Panas berlebihan ini akan mengakibatkan overheating pada mesin dan cenderung meninmbulkan pembakaran dini (pre-iginition). Jurus sakti untuk menangkalnya : Gunakan perangkat pendingin mesin Ya iyalah… masa ya iya dong ! Exhaust system yang baik juga akan mampu mereduksi panas yang berlebihan dari mesin dan membuangnya ke udara. Dengan minimnya backpresure maka sistem pembuangan free flow sangat membantu pendinginan mesin, itu sebabnya penggantian knalpot akan terasa menambah tenaga mesin, karenan peningkatan efisiensi thermal mesin.
Tapi kenapa kok terus terasa boros? Ya iyalah orang keenakan nge-bejeg gas terus kok....
Labels:
efficiency,
sekelumit,
tentang,
volumetrc
Wednesday, July 16, 2014
How a car engine works
In this article we will discuss very briefly how a typical car engine works in terms of generating power required to move the vehicle.
The most common type of car engine is an internal combustion gasoline engine working on the principal of the Otto cycle. The simple animation below provides a rough illustration of what is happening in the 4 cylinders of a standard gas motor.

If you analyze the animation then you will see the basic principle of operation which consists of 4 steps performed in each of the cylinders. These are:
1. A fuel air mixture is pulled into a cylinder (where fuel usually enters through a special fuel injector). In the illustration above, the mixture enters through the blue intake valve.
2. The cylinder is then sealed off with both the intake and outlet valves closed and the piston moves upward to compress the mixture required for effective combustion.
3. A spark is then generated by a special spark plug and the mixture is ignited with the burning gas pressure pushing the piston down. This generates power to rotate the crankshaft inside the engine block.
4. Finally, the exhaust valve opens and the piston moves upward to release the exhaust gasses.
This process is continuously repeated in all 4 cylinders while the engine is running. The 4 stokes are also known as: 1. Intake stroke. 2. Compression stroke. 3. Power stroke. 4. Exhaust stroke.
Below is a more detailed animation of a cylinder/valve/piston operation:

Depending on the particular engine design there can be several cylinders-pistons in a car engine (usually there are 4-12). A special connecting rod links the pistons to a crankshaft which is rotated inside the engine block. The crank is used to convert the linear piston motion to rotation.
The following video provides a very good explanation to some of the basics behind the car engine operating principles:
http://www.carsensation.com
Selengkapnya
The most common type of car engine is an internal combustion gasoline engine working on the principal of the Otto cycle. The simple animation below provides a rough illustration of what is happening in the 4 cylinders of a standard gas motor.
If you analyze the animation then you will see the basic principle of operation which consists of 4 steps performed in each of the cylinders. These are:
1. A fuel air mixture is pulled into a cylinder (where fuel usually enters through a special fuel injector). In the illustration above, the mixture enters through the blue intake valve.
2. The cylinder is then sealed off with both the intake and outlet valves closed and the piston moves upward to compress the mixture required for effective combustion.
3. A spark is then generated by a special spark plug and the mixture is ignited with the burning gas pressure pushing the piston down. This generates power to rotate the crankshaft inside the engine block.
4. Finally, the exhaust valve opens and the piston moves upward to release the exhaust gasses.
This process is continuously repeated in all 4 cylinders while the engine is running. The 4 stokes are also known as: 1. Intake stroke. 2. Compression stroke. 3. Power stroke. 4. Exhaust stroke.
Below is a more detailed animation of a cylinder/valve/piston operation:
Depending on the particular engine design there can be several cylinders-pistons in a car engine (usually there are 4-12). A special connecting rod links the pistons to a crankshaft which is rotated inside the engine block. The crank is used to convert the linear piston motion to rotation.
The following video provides a very good explanation to some of the basics behind the car engine operating principles:
http://www.carsensation.com
Tuesday, June 24, 2014
Penyebab Mesin Panas
Panas mesin yang berlebihan (overheat) jelas membuat performa mobil terganggu dan bahkan bisa terancam kerusakan fatal. Namun, sebelum hal tersebut benar-benar terjadi, lonjakan suhu mesin sudah pasti membuat tak nyaman mengemudikannya. Pada umumnya mobil memiliki rata-rata suhu ideal mesin berkisar dari 80 hingga 90 derajat Celsius. Ini terasa mulai mengganggu, bila panas mesin terus meningkat hingga mendekati angka 100 derajat C.
Banyak penyebab yang mendorong meningkatnya suhu mesin. Tak baiknya kerja sirkulasi air, putaran kipas yang tak maksimal, radiator tersumbat, serta karburator kotor, dan kerusakan beberapa komponen lain, menjadi penyebab paling sering melejitnya suhu mesin. Maka bila mendapati suhu mesin mobil mulai tak wajar, segeralah perhatikan sejumlah kerja komponen berkait dengan sistem pendingin. Berikut urutan yang perlu mendapat prioritas ketika mencari penyebab naiknya suhu mesin.
Periksa kerja radiator
Radiator merupakan tandon air dengan tugas mendinginkan sirkulasi air panas yang berputar di dalam mesin. Karena memutar air, maka kadang beberapa saluran dalam radiator mengalami sumbatan akibat kerak atau kotoran. Bila itu terjadi, maka mesin akan meningkat suhunya akibat sirkulasi air terganggu. Suhu mesin tetap akan tinggi walaupun mobil melaju kencang di jalan bebas hambatan.
Ini terjadi karena sumbatan tersebut membuat tak lancarnya putaran air. Sementara kalau radiator mengalami kerusakan lain, seperti misalnya bocor, suhu mesin akan kembali normal, setelah mobil melaju kencang. Radiator bocor, bisa menyebabkan panas tinggi bila jumlah air minimal dalam komponen itu tak terpenuhi. Tetapi, sejauh air terus ditambah, radiator yang mengalami kebocoran kecil tak bakal mengganggu suhu mesin. Segara bawa kepada motir radiator, bila diketahui kemungkinan pengerakan saluran hingga terjadi sumbatan tersebut.
Periksa kerja kipas dan ekstra fan. Kerja kipas di ujung mesin memang sering mengalami kelelahan. Demikian pula yang terjadi pada ekstra fan yang terletak pada bagian (luar) paling depan dari mesin. Pemeriksaan dapat dilakukan mandiri. Namun untuk lebih maksimal, setelah mencurigai terjadinya kerusakan dua komponen ini, pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada montir yang khusus menjual jasa perbaikan kipas dan ekstra fan. Jasa tersebut biasanya ditawarkan berbarengan oleh penjaja servis dinamo dan radiator. Jangan mudah-mudah memutuskan untuk mengganti kedua komponen tersebut. Karena, kipas mesin maupun ekstra fan merupakan komponen yang relatif mudah untuk diperbaiki, bahkan diperbarui dan biasanya hanya memerlukan penggantian carbon brush (arang) pada motor extra fan dan jika dinamo extra fan juga sudah menimbulkan suara yg terlalu berisik, sekalian ganti bearing dinamonya. Seringkali extra fan tidak berputar hanya dikarenakan socket extra fan mengalami gangguan (terbakar karena panas/hubungan singkat) sehingga yg diperlukan hanyalah penggantian socketnya saja.
Curigai kerusakan thermostat
Seusai memeriksa kerja ketiga komponen tersebut, bila mesin tetap panas, sementara pengapian dan kerja mekanik mesin berjalan normal, kecurigaan boleh diarahkan pada kerusakan thermostat. Thermostat merupakan komponen dalam mesin yang berfungsi menstabilkan arus air yang berputar. Pada suhu tertentu (panas), komponen ini akan membuka saluran hingga sirkulasi air dalam mesin mengalir ke radiator untuk didinginkan oleh kipas, ekstra fan dan hembusan air dari arah depan.
Lalu, setelah didapat suhu maksimal untuk pembakaran, maka katup thermostat akan kembali menutup, hingga sirkulasi air hanya terjadi di dalam mesin. Demikian seterusnya, terjadi pembukatutupan katup thermostat sepanjang mesin berputar. Bila komponen ini rusak, maka akan terganggu pula sistem sirkulasi air yang menyebabkan suhu mesin meningkat. Komponen itu tak bisa diperbaiki. Maka bila dijumpai kerusakan thermostat maka penggantian dengan produk baru merupakan satu-satunya jalan keluar.
Curigai kerusakan pompa air (water pump)
Komponen yang satu ini sesuai namanya, berfungsi untuk memompakan air dalam mesin sehingga sirkulasi berlangsung terus menerus. Kerusakan water pump, biasanya diakibatkan karena kebocoran. Bila ini terjadi maka penggantian komponen wajib dilakukan, karena kebocoran water pump nyaris tak akan hilang bila dilakukan upaya perbaikan.
Kalaupun dipaksakan, kebocoran akan terus berulang. Namun, kalaupun kecurigaan terpaksa ditujukan pada kinerja pompa air, kerusakannya selain kebocoran terpantau dari tak berputarnya air pada raditor. Putaran air maskimal dalam radiator dapat dilihat dengan membuka penutup radiator saat mesin berputar. Amati gerakan air dari lubang radiator. Jangan sekali-kali membuka tutup radiator saat mesin berhenti namum mesin masih dalam keadaan suhu tinggi.
Kerusakan swicth suhu dan meter penara
Kalau seluruh kemungkinan tersebut selesai Anda periksa dan mungkin memperbaiki atau menggantinya, tetapi mesin tetap panas, cobalah periksa fungsi swicth dan meter pengukur suhu pada speedometer. Karena umumnya panas mesin merupakan kondisi yang komplek, maka hal sepele ini sering terabaikan, betapapun oleh montir ahli. Komponen swicth suhu tertanam pada blok mesin. Fungsinya melaporkan suhu di rangkaian mesin kepada meter penara yang terletak pada speedometer.
Pemeriksaan fungsi kedua komponen itu memang seharusnya dilakukan montir. Sebab diperlukan sejumlah peralatan yang tak umum dimiliki pengguna mobil. Bila semua prosedur tersebut telah dilalui, dan lagi-lagi temperatur mesin masih berlebihan, maka saran untuk membongkar mesin seperti yang akan dinyatakan para montir, rasanya harus diikuti. Bila ini terjadi yakinkan akan mengembalikan kerja mesin secara optimal.
( bid )
Selengkapnya
Banyak penyebab yang mendorong meningkatnya suhu mesin. Tak baiknya kerja sirkulasi air, putaran kipas yang tak maksimal, radiator tersumbat, serta karburator kotor, dan kerusakan beberapa komponen lain, menjadi penyebab paling sering melejitnya suhu mesin. Maka bila mendapati suhu mesin mobil mulai tak wajar, segeralah perhatikan sejumlah kerja komponen berkait dengan sistem pendingin. Berikut urutan yang perlu mendapat prioritas ketika mencari penyebab naiknya suhu mesin.
Periksa kerja radiator
Radiator merupakan tandon air dengan tugas mendinginkan sirkulasi air panas yang berputar di dalam mesin. Karena memutar air, maka kadang beberapa saluran dalam radiator mengalami sumbatan akibat kerak atau kotoran. Bila itu terjadi, maka mesin akan meningkat suhunya akibat sirkulasi air terganggu. Suhu mesin tetap akan tinggi walaupun mobil melaju kencang di jalan bebas hambatan.
Ini terjadi karena sumbatan tersebut membuat tak lancarnya putaran air. Sementara kalau radiator mengalami kerusakan lain, seperti misalnya bocor, suhu mesin akan kembali normal, setelah mobil melaju kencang. Radiator bocor, bisa menyebabkan panas tinggi bila jumlah air minimal dalam komponen itu tak terpenuhi. Tetapi, sejauh air terus ditambah, radiator yang mengalami kebocoran kecil tak bakal mengganggu suhu mesin. Segara bawa kepada motir radiator, bila diketahui kemungkinan pengerakan saluran hingga terjadi sumbatan tersebut.
Periksa kerja kipas dan ekstra fan. Kerja kipas di ujung mesin memang sering mengalami kelelahan. Demikian pula yang terjadi pada ekstra fan yang terletak pada bagian (luar) paling depan dari mesin. Pemeriksaan dapat dilakukan mandiri. Namun untuk lebih maksimal, setelah mencurigai terjadinya kerusakan dua komponen ini, pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada montir yang khusus menjual jasa perbaikan kipas dan ekstra fan. Jasa tersebut biasanya ditawarkan berbarengan oleh penjaja servis dinamo dan radiator. Jangan mudah-mudah memutuskan untuk mengganti kedua komponen tersebut. Karena, kipas mesin maupun ekstra fan merupakan komponen yang relatif mudah untuk diperbaiki, bahkan diperbarui dan biasanya hanya memerlukan penggantian carbon brush (arang) pada motor extra fan dan jika dinamo extra fan juga sudah menimbulkan suara yg terlalu berisik, sekalian ganti bearing dinamonya. Seringkali extra fan tidak berputar hanya dikarenakan socket extra fan mengalami gangguan (terbakar karena panas/hubungan singkat) sehingga yg diperlukan hanyalah penggantian socketnya saja.
Curigai kerusakan thermostat
Seusai memeriksa kerja ketiga komponen tersebut, bila mesin tetap panas, sementara pengapian dan kerja mekanik mesin berjalan normal, kecurigaan boleh diarahkan pada kerusakan thermostat. Thermostat merupakan komponen dalam mesin yang berfungsi menstabilkan arus air yang berputar. Pada suhu tertentu (panas), komponen ini akan membuka saluran hingga sirkulasi air dalam mesin mengalir ke radiator untuk didinginkan oleh kipas, ekstra fan dan hembusan air dari arah depan.
Lalu, setelah didapat suhu maksimal untuk pembakaran, maka katup thermostat akan kembali menutup, hingga sirkulasi air hanya terjadi di dalam mesin. Demikian seterusnya, terjadi pembukatutupan katup thermostat sepanjang mesin berputar. Bila komponen ini rusak, maka akan terganggu pula sistem sirkulasi air yang menyebabkan suhu mesin meningkat. Komponen itu tak bisa diperbaiki. Maka bila dijumpai kerusakan thermostat maka penggantian dengan produk baru merupakan satu-satunya jalan keluar.
Curigai kerusakan pompa air (water pump)
Komponen yang satu ini sesuai namanya, berfungsi untuk memompakan air dalam mesin sehingga sirkulasi berlangsung terus menerus. Kerusakan water pump, biasanya diakibatkan karena kebocoran. Bila ini terjadi maka penggantian komponen wajib dilakukan, karena kebocoran water pump nyaris tak akan hilang bila dilakukan upaya perbaikan.
Kalaupun dipaksakan, kebocoran akan terus berulang. Namun, kalaupun kecurigaan terpaksa ditujukan pada kinerja pompa air, kerusakannya selain kebocoran terpantau dari tak berputarnya air pada raditor. Putaran air maskimal dalam radiator dapat dilihat dengan membuka penutup radiator saat mesin berputar. Amati gerakan air dari lubang radiator. Jangan sekali-kali membuka tutup radiator saat mesin berhenti namum mesin masih dalam keadaan suhu tinggi.
Kerusakan swicth suhu dan meter penara
Kalau seluruh kemungkinan tersebut selesai Anda periksa dan mungkin memperbaiki atau menggantinya, tetapi mesin tetap panas, cobalah periksa fungsi swicth dan meter pengukur suhu pada speedometer. Karena umumnya panas mesin merupakan kondisi yang komplek, maka hal sepele ini sering terabaikan, betapapun oleh montir ahli. Komponen swicth suhu tertanam pada blok mesin. Fungsinya melaporkan suhu di rangkaian mesin kepada meter penara yang terletak pada speedometer.
Pemeriksaan fungsi kedua komponen itu memang seharusnya dilakukan montir. Sebab diperlukan sejumlah peralatan yang tak umum dimiliki pengguna mobil. Bila semua prosedur tersebut telah dilalui, dan lagi-lagi temperatur mesin masih berlebihan, maka saran untuk membongkar mesin seperti yang akan dinyatakan para montir, rasanya harus diikuti. Bila ini terjadi yakinkan akan mengembalikan kerja mesin secara optimal.
( bid )
Thursday, May 22, 2014
Mengganti Switch Lampu Kabin
Jika switch lampu kabin anda bermasalah (patah), solusi paling sederhana, paling murah dan paling cepat bisa menggantinya dengan switch seperti gambar di bawah ini :

Harganya hanya sekitar 10 ribu rupian tapi switch lampu kabin akan berfungsi seperti sedia kala
Semoga bermanfaat
Joint with us at facebook "NSS Bekasi"
Selengkapnya
Harganya hanya sekitar 10 ribu rupian tapi switch lampu kabin akan berfungsi seperti sedia kala
Semoga bermanfaat
Joint with us at facebook "NSS Bekasi"
Wednesday, May 21, 2014
Mendeteksi Masalah Accu
Sebagai pemegang fungsi fital dalam sistem kelistrikan kendaraan, aki memerlukan perhatian lebih dalam perawatan. Bayangkan kalau aki rusak, sistem penerangan misalnya dapat terganggu. Untuk itu perlu diperhatikan sejak dini gejala kerusakan pada aki.
Gunakan hidrometer untuk mendeteksi kadar asam dan berat jenis air aki. Tabung hidrometer memiliki 3 warna yang masing-masing memiliki arti. Warna hijau menandakan kadar asam dan berat jenis air aki terlalu ringan, akibatnya listrik yang dikirim ke aki tidak bisa disimpan lama. Warna putih menandakan air aki bagus berarti system pengisian bekerja normal. Warna merah berarti kerja alternator dan regulator terlalu banyak memasok setrum (overcharge) pada aki.
Alternatif alat deteksi yang lain dengan menggunakan multitester (voltmeter). Gunakan multitester pada arus DC di angka 50 volt. Nyalakan mesin dan hubungkan jarum merah multitester pada kepala aki positif dan jarum hitam di kepala aki negatif. Jarum harus menunjukkan angka 13,8 - 14,8 volt. Jika kurang atau lebih berarti masalah ada pada alternator dan regulator.
Selain itu, pengecekan regulator dan alternator dapat dilakukan dengan cara manual, yaitu memposisikan kunci kontak (ignition) ON, tapi mesin jangan dinyalakan. Setelah itu, gunakan obeng atau sesuatu yang bisa menghantarkan listrik. Tempelkan batang obeng pada puli alternator, jika ada gaya tarik magnet berarti alternator normal. Hal itu berarti regulator yang bermasalah. Sebaliknya jika alternator tidak mengandung magnet, kemungkinan lain arang alternator aus dan menipis sehingga tak mampu lagi menghasilkan listrik.
Pendeteksian juga bisa dilakukan secara manual lainnya. Nyalakan mesin dan copot terminal aki positif. Jika mesin tetap hidup, berarti alternator dan regulator bekerja normal. Jangan sekali-sekali melepas terminal aki negatif (massa) karena salah satu kabel massa di regulator tak akan tahan menanggung daya berlebihan.
Apakah anda terlalu sering menambah jumlah air aki mobil anda? Itu berarti ada yang tidak beres dengan aki mobil anda. Tanda-tandanya jumlah air aki mobil anda lebih cepat habis jika dibanding jumlah air aki mobil teman anda. Berikut ini beberapa penyebabnya :
Bagi pemilik aki basah perlu diperhatikan hal-hal yang dapat membuat air aki cepat habis. Selain kebocoran, dapat juga disebabkan aki menanggung beban melebihi batas. Penyetelan regulator tegangan kurang tepat sehingga pemuatan melampaui batas. Jika ini terjadi maka air aki akan menjadi panas sehingga air aki akan meluap dan mengalir ke luar melalui tutup-tutup aki. Disamping itu, lampu-lampu akan cepat mati dan kontak-kontak pemutus arus yang ada dalam distributor perlahan menjadi kasar.
Selengkapnya
Gunakan hidrometer untuk mendeteksi kadar asam dan berat jenis air aki. Tabung hidrometer memiliki 3 warna yang masing-masing memiliki arti. Warna hijau menandakan kadar asam dan berat jenis air aki terlalu ringan, akibatnya listrik yang dikirim ke aki tidak bisa disimpan lama. Warna putih menandakan air aki bagus berarti system pengisian bekerja normal. Warna merah berarti kerja alternator dan regulator terlalu banyak memasok setrum (overcharge) pada aki.
Alternatif alat deteksi yang lain dengan menggunakan multitester (voltmeter). Gunakan multitester pada arus DC di angka 50 volt. Nyalakan mesin dan hubungkan jarum merah multitester pada kepala aki positif dan jarum hitam di kepala aki negatif. Jarum harus menunjukkan angka 13,8 - 14,8 volt. Jika kurang atau lebih berarti masalah ada pada alternator dan regulator.
Selain itu, pengecekan regulator dan alternator dapat dilakukan dengan cara manual, yaitu memposisikan kunci kontak (ignition) ON, tapi mesin jangan dinyalakan. Setelah itu, gunakan obeng atau sesuatu yang bisa menghantarkan listrik. Tempelkan batang obeng pada puli alternator, jika ada gaya tarik magnet berarti alternator normal. Hal itu berarti regulator yang bermasalah. Sebaliknya jika alternator tidak mengandung magnet, kemungkinan lain arang alternator aus dan menipis sehingga tak mampu lagi menghasilkan listrik.
Pendeteksian juga bisa dilakukan secara manual lainnya. Nyalakan mesin dan copot terminal aki positif. Jika mesin tetap hidup, berarti alternator dan regulator bekerja normal. Jangan sekali-sekali melepas terminal aki negatif (massa) karena salah satu kabel massa di regulator tak akan tahan menanggung daya berlebihan.
Apakah anda terlalu sering menambah jumlah air aki mobil anda? Itu berarti ada yang tidak beres dengan aki mobil anda. Tanda-tandanya jumlah air aki mobil anda lebih cepat habis jika dibanding jumlah air aki mobil teman anda. Berikut ini beberapa penyebabnya :
Bagi pemilik aki basah perlu diperhatikan hal-hal yang dapat membuat air aki cepat habis. Selain kebocoran, dapat juga disebabkan aki menanggung beban melebihi batas. Penyetelan regulator tegangan kurang tepat sehingga pemuatan melampaui batas. Jika ini terjadi maka air aki akan menjadi panas sehingga air aki akan meluap dan mengalir ke luar melalui tutup-tutup aki. Disamping itu, lampu-lampu akan cepat mati dan kontak-kontak pemutus arus yang ada dalam distributor perlahan menjadi kasar.
Labels:
accu,
masalah,
mendeteksi
Rawat Transmisi Cegah Getar pada Tongkat Persneling
Gaya berkendara dan perawatan mobil yang dapat memperpanjang usia komponen-komponen sistem transmisi sebenarnya sangat sederhana. Pertama, lakukan perpindahan gigi ketika pedal kopling benar-benar telah diinjak penuh. Kedua, sesuaikan posisi gigi transmisi dengan beban, kecepatan kendaraan dan RPM. Dan yang ketiga, agar kerja komponen-komponen tersebut tidak terganggu, lakukan penggantian oli transmisi secara teratur.
Jika poin-poin di atas yang sangat mudah dilakukan kurang kita perhatikan, biasanya muncul masalah di seputar sistem transmisi. Misalnya, gigi sulit dipindahkan, terdengar suara aneh saat mobil melaju pada kecepatan tinggi, bahkan ada yang efeknya sampai ke tongkat persneling. Salah satunya adalah getaran tongkat persneling terasa tidak normal.
Seperti kasus yang pernah dikeluhkan salah satu pengendara ke AstraWorld melalui email ke customerservice@astraworld.com. Mobilnya terasa kurang nyaman karena getaran tongkat persnelingnya lebih keras dari biasanya, bahkan diiringi dengan bunyi. Gangguan itu muncul saat-saat awal mobilnya bergerak. Tapi jika sudah melaju, getaran atau bunyi tersebut hilang dengan sendirinya.
Getar dan bunyi di tongkat persneling pada saat awal bergerak, pada umumnya terkait dengan bushing yang sudah aus. Komponen yang terbuat dari plastik ini terletak di ujung tongkat persneling bagian bawah. Tugasnya memang meredam getaran. Ia menjadi perantara persambungan ujung tongkat persneling dan pemindah gigi. Karena aus, maka tidak presisi lagi (ada celah). Itulah sebabnya getaran tongkat persneling terasa agak lebih keras. Apalagi pada saat mobil mulai bergerak, di mana saat itu beban mesin sangat besar sehingga getaran mesin pun lebih kuat.
Kasus seperti ini biasanya terjadi pada kendaraan yang menggunakan sistem penggerak roda belakang. Konstruksinya berbeda dengan sistem penggerak roda depan yang tidak menggunakan bushing. Getaran biasanya juga diiringi bunyi karena logam-logam tersebut (ujung tongkat persneling dan pemindah gigi) saling beradu. Semakin keras sentuhannya, semakin keras bunyinya.
Berhubung sumber masalahnya adalah bushing yang aus, maka solusinya adalah mengganti komponen yang terbuat dari plastik tersebut dengan yang baru. Memang, jika dibiarkan kerusakan ini tidak menjalar ke komponen yang lain. Hanya, bushing pada tongkat persneling yang aus dan terus dipaksakan bekerja akan membuat getar dan bunyinya semakin keras.
Keausan pada bushing umumnya memang karena faktor usia. Namun tidak hanya itu. Seperti disebutkan di atas, gaya berkendara juga turut mempengaruhi daya tahan komponen. Perpindahan gigi transmisi yang tidak tepat misalnya (tidak menginjak pedal kopling secara penuh), akan memberi pengaruh buruk pada komponen-komponen sistem transmisi. Karena itu, ikutilah gaya berkendara yang baik dan benar.
Astraworld.com
Selengkapnya
Jika poin-poin di atas yang sangat mudah dilakukan kurang kita perhatikan, biasanya muncul masalah di seputar sistem transmisi. Misalnya, gigi sulit dipindahkan, terdengar suara aneh saat mobil melaju pada kecepatan tinggi, bahkan ada yang efeknya sampai ke tongkat persneling. Salah satunya adalah getaran tongkat persneling terasa tidak normal.
Seperti kasus yang pernah dikeluhkan salah satu pengendara ke AstraWorld melalui email ke customerservice@astraworld.com. Mobilnya terasa kurang nyaman karena getaran tongkat persnelingnya lebih keras dari biasanya, bahkan diiringi dengan bunyi. Gangguan itu muncul saat-saat awal mobilnya bergerak. Tapi jika sudah melaju, getaran atau bunyi tersebut hilang dengan sendirinya.
Getar dan bunyi di tongkat persneling pada saat awal bergerak, pada umumnya terkait dengan bushing yang sudah aus. Komponen yang terbuat dari plastik ini terletak di ujung tongkat persneling bagian bawah. Tugasnya memang meredam getaran. Ia menjadi perantara persambungan ujung tongkat persneling dan pemindah gigi. Karena aus, maka tidak presisi lagi (ada celah). Itulah sebabnya getaran tongkat persneling terasa agak lebih keras. Apalagi pada saat mobil mulai bergerak, di mana saat itu beban mesin sangat besar sehingga getaran mesin pun lebih kuat.
Kasus seperti ini biasanya terjadi pada kendaraan yang menggunakan sistem penggerak roda belakang. Konstruksinya berbeda dengan sistem penggerak roda depan yang tidak menggunakan bushing. Getaran biasanya juga diiringi bunyi karena logam-logam tersebut (ujung tongkat persneling dan pemindah gigi) saling beradu. Semakin keras sentuhannya, semakin keras bunyinya.
Berhubung sumber masalahnya adalah bushing yang aus, maka solusinya adalah mengganti komponen yang terbuat dari plastik tersebut dengan yang baru. Memang, jika dibiarkan kerusakan ini tidak menjalar ke komponen yang lain. Hanya, bushing pada tongkat persneling yang aus dan terus dipaksakan bekerja akan membuat getar dan bunyinya semakin keras.
Keausan pada bushing umumnya memang karena faktor usia. Namun tidak hanya itu. Seperti disebutkan di atas, gaya berkendara juga turut mempengaruhi daya tahan komponen. Perpindahan gigi transmisi yang tidak tepat misalnya (tidak menginjak pedal kopling secara penuh), akan memberi pengaruh buruk pada komponen-komponen sistem transmisi. Karena itu, ikutilah gaya berkendara yang baik dan benar.
Astraworld.com
Tuesday, May 20, 2014
Menaikkan Kompresi Mesin
Kompresi Mesin Ditingkatkan, Ada Syaratnya..
Bagi para pengendara kendaraan bermotor, meningkatkan kompresi (tekanan) atau Engine Compression Ratio pada ruang bakar mesin merupakan salah satu cara untuk dapat meningkatkan performa kendaraan tanpa harus menambahkan parts racing dan mengutak-atik jeroan mesin secara ekstrim. Karena pada prinsipnya, tekanan yang lebih besar dapat menghasilkan ledakan tenaga yang juga lebih kuat. Makanya mobil dengan kompresi mesin yang tinggi, relatif mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar.
Cara Meningkatkan Kompresi
Untuk meningkatkan kompresi pada ruang bakar mesin, secara umum ada dua cara modifikasi yang bisa dilakukan. Cara yang pertama adalah bermain di bagian silinder head, biasanya yang paling mudah dan cepat adalah dengan mengganti paking head yang lebih tipis atau yang sedikit lebih ekstrim adalah dengan memotong atau sering juga dibilang memapas bagian bawah silinder head.
Hasil dari pemapasan bagian bawah kepala silinder adalah volume kubah ruang bakar menjadi mengecil dan membuat tekanan menjadi meningkat. Cara ini paling banyak digemari, karena pengerjaannya yang relatif lebih mudah serta biaya yang dibutuhkan juga tidak terlalu mahal.
Cara kedua adalah dengan mengganti piston dan memakai yang memang sudah memiliki desain untuk membuat perbandingan kompresi mesin yang lebih besar, seperti piston yang bagian atasnya punya kubah yang tinggi atau biasa disebut Piston Dome. Tapi biasanya cara kedua ini jarang dijadikan pilihan karena jauh lebih mahal dan lebih sukar pengaplikasiannya, karena sifatnya sangat kompleks.

Piston Dome
Syarat Yang Harus Diperhatikan
Meningkatkan atau meningggikan angka perbandingan kompresi pada mesin memang ampuh buat menambah tenaga mobil, tapi ada beberapa hal atau syarat yang harus diperhatikan, seperti :
1.Dalam melakukan peningkatan kompresi adalah jangan sampai piston beradu dengan klep. Untuk itu ada perhitungan rasio kompresinya, karena rasio kompresi mempunyai titik optimalnya. Salah perhitungan dalam meninggikan kompresi mesin malah dapat membuat tenaga mesin menurun dan mesin bisa rusak akibat piston beradu dengan klep.
2.Kompresi mesin yang tinggi sangat membutuhkan bahan bakar yang beroktan tinggi. Dan biasanya, untuk kendaraan dengan rasio kompresi diatas 9 :1 sudah tidak bisa lagi memakai bahan bakar beroktan rendah seperti bensin premium karena jika tetap menggunakannya akan menimbulkan gejala knocking atau ngelitik yang dapat merusak mesin.
3.Jika rasio kompresi dinaikkan otomatis suhu pada mesin juga akan lebih cepat meningkat dengan drastis / lebih panas. Untuk itu radiator harus dijaga agar tetap bisa mendinginkan mesin mobil dengan baik, karena kalau tidak mesin bisa menjadi over heat dan ujung-ujungnya mesin bisa rontok. Pemilihan oli yang baik dan tepat juga akan membantu proses pendinginan komponen didalam mesin lebih baik.
Sumber :
Garden Speed
- Services & Maintenance Division
Jl. KH. Muhasyim VII, No.45A, Cilandak-Jakarta 12430
Phone : 021-7512625
- Motorsport Division
Jl.Pahlawan No.17 Rempoa, Bintaro-Jakarta 15412
Selengkapnya
Bagi para pengendara kendaraan bermotor, meningkatkan kompresi (tekanan) atau Engine Compression Ratio pada ruang bakar mesin merupakan salah satu cara untuk dapat meningkatkan performa kendaraan tanpa harus menambahkan parts racing dan mengutak-atik jeroan mesin secara ekstrim. Karena pada prinsipnya, tekanan yang lebih besar dapat menghasilkan ledakan tenaga yang juga lebih kuat. Makanya mobil dengan kompresi mesin yang tinggi, relatif mampu menghasilkan tenaga yang lebih besar.
Cara Meningkatkan Kompresi
Untuk meningkatkan kompresi pada ruang bakar mesin, secara umum ada dua cara modifikasi yang bisa dilakukan. Cara yang pertama adalah bermain di bagian silinder head, biasanya yang paling mudah dan cepat adalah dengan mengganti paking head yang lebih tipis atau yang sedikit lebih ekstrim adalah dengan memotong atau sering juga dibilang memapas bagian bawah silinder head.
Hasil dari pemapasan bagian bawah kepala silinder adalah volume kubah ruang bakar menjadi mengecil dan membuat tekanan menjadi meningkat. Cara ini paling banyak digemari, karena pengerjaannya yang relatif lebih mudah serta biaya yang dibutuhkan juga tidak terlalu mahal.
Cara kedua adalah dengan mengganti piston dan memakai yang memang sudah memiliki desain untuk membuat perbandingan kompresi mesin yang lebih besar, seperti piston yang bagian atasnya punya kubah yang tinggi atau biasa disebut Piston Dome. Tapi biasanya cara kedua ini jarang dijadikan pilihan karena jauh lebih mahal dan lebih sukar pengaplikasiannya, karena sifatnya sangat kompleks.
Piston Dome
Syarat Yang Harus Diperhatikan
Meningkatkan atau meningggikan angka perbandingan kompresi pada mesin memang ampuh buat menambah tenaga mobil, tapi ada beberapa hal atau syarat yang harus diperhatikan, seperti :
1.Dalam melakukan peningkatan kompresi adalah jangan sampai piston beradu dengan klep. Untuk itu ada perhitungan rasio kompresinya, karena rasio kompresi mempunyai titik optimalnya. Salah perhitungan dalam meninggikan kompresi mesin malah dapat membuat tenaga mesin menurun dan mesin bisa rusak akibat piston beradu dengan klep.
2.Kompresi mesin yang tinggi sangat membutuhkan bahan bakar yang beroktan tinggi. Dan biasanya, untuk kendaraan dengan rasio kompresi diatas 9 :1 sudah tidak bisa lagi memakai bahan bakar beroktan rendah seperti bensin premium karena jika tetap menggunakannya akan menimbulkan gejala knocking atau ngelitik yang dapat merusak mesin.
3.Jika rasio kompresi dinaikkan otomatis suhu pada mesin juga akan lebih cepat meningkat dengan drastis / lebih panas. Untuk itu radiator harus dijaga agar tetap bisa mendinginkan mesin mobil dengan baik, karena kalau tidak mesin bisa menjadi over heat dan ujung-ujungnya mesin bisa rontok. Pemilihan oli yang baik dan tepat juga akan membantu proses pendinginan komponen didalam mesin lebih baik.
Sumber :
Garden Speed
- Services & Maintenance Division
Jl. KH. Muhasyim VII, No.45A, Cilandak-Jakarta 12430
Phone : 021-7512625
- Motorsport Division
Jl.Pahlawan No.17 Rempoa, Bintaro-Jakarta 15412
Subscribe to:
Posts (Atom)