Showing posts with label mau. Show all posts
Showing posts with label mau. Show all posts
Monday, January 20, 2014
Tips Atasi Engkol Motor yang Tidak Mau Balik

Bagi sebagian orang mungkin pernah mengalami yang namanya menginjak kick starter (engkol) tapi setelah diinjak kick starter tidak balik lagi ke posisi semula dan malah diam di bawah. Kejadian ini biasanya sering terjadi pada sepeda motor yang umurnya lebih dari 3 tahun.
Hal tersebut terjadi karena per pada starternya sudah kekurangan cairan pelumas sehingga saat diinjak pedalnya tidak bisa balik lagi ke atas dan harus kita naikkan sendiri.
Jika Anda mengalami hal tersebut tidak perlu beranggapan kalau bakal rusak parah. Jika kick starter diinjak tidak mau balik lagi ke posisi semula solusinya hanya mengoleskan pelumas ke bagian per starter.
Kasih pelumas atau gemuk saja lagi di per starternya. Itu terjadi biasanya karena gemuknya sudah mulai habis atau kering.
Lain ceritanya dengan kick starter yang ngelos atau ngempos saat diijak. Sewaktu menghidupkan mesin kick starter sering ngelos itu disebabkan oleh klep dan ring seher yang sudah rusak.
Biasanya terjadi pada motor yang usianya diatas 3 tahun. Kita injak terus kick starternya tapi mesin tidak mau nyala. Itu biasanya di klep dan ring seher yang sudah rusak. Jika klep dan ring seher sudah mulai rusak tidak ada cara lain selain diganti baru.
Meski jaman sekarang semua motor sudah dilengkapi electric starter jangan melupakan kick starter. Sesekali harus tetap menggunakan kick starter agar gemuk atau pelumas tidak cepat kering.
Biasanya terjadi pada motor yang usianya diatas 3 tahun. Kita injak terus kick starternya tapi mesin tidak mau nyala. Itu biasanya di klep dan ring seher yang sudah rusak. Jika klep dan ring seher sudah mulai rusak tidak ada cara lain selain diganti baru.
Meski jaman sekarang semua motor sudah dilengkapi electric starter jangan melupakan kick starter. Sesekali harus tetap menggunakan kick starter agar gemuk atau pelumas tidak cepat kering.
Mau Beli Moge Pertimbangkan Hal Ini Dulu

Dewasa ini model, dan tipe motor besar (moge) sangat banyak, untuk membawa pulang harus melalui banyak pertimbangan. Bila perlu, catat yang paling diprioritaskan agar dapat yang benar-benar fit dan nyaman dikendarai. Berikut yang perlu dipertimbangkan :
1. Ergonomi. Mungkin tampak sepele, tapi tidak demikian. Melihat-lihat di showroom, coba sedikit mengangkangi, lalu test ride putar-putar di sekitar komplek tidaklah cukup. Bila perlu tes agak lama, dan cobalah riding jarak jauh. Yang tampak nyaman di awal belum tentu sama untuk jarak jauh. Kalau pun tidak tes, perhatikan bobot pergelangan tangan menyanggah beban tubuh, jarak setang ke bodi, atau jauh tidaknya lipatan kaki ke belakang. Berusahalah jujur pada diri sendiri, apakah posisi tersebut sudah bikin nyaman atau belum.
2. Ketinggian sadel. Ini banyak dipertimbangkan, terutama orang Asia. Hal ini menentukan apakah Anda akan menikmati riding-nya atau tidak. Tapi jika punya trik khusus dengan sepeda motor bertubuh tinggi atau sudah biasa, go ahead!
3. Tameng Udara. Pilih paling sesuai gaya dan kebutuhan. Jika sering berjarak jauh, mendingan pakai tameng udara, atau bisa saja beli produk aftermarket-nya. Diterpa angin terlalu lama dengan kecepatan penuh membuat kondisi fatique/ lelah cepat terasa.
4. Ruang penyimpanan. Akan sangat dibutuhkan jika sering melakukan touring.
5. Fitur dan Peranti elektronik. Kontrol traksi dan ABS akhir-akhir ini menjadi fasilitas penting buat moge dan diinstal di berbagai model. Tapi sekali lagi, pilih berdasar kebutuhan, karena fitur canggih pun kadang tidak terpakai.
6. Model. Ada beberapa model yang harus dipertimbangkan. Misalnya sepeda motor touring, ber-fairing, naked, trail, supermoto, cruiser, adventure, atau bahkan skuter besar. Kebutuhan Anda menentukan model, bukan keinginan.
7. Desain atau style. Setelah dapat model, pertimbangkan desainnya. Banyak merek dan pilih yang Anda suka dengan pertimbangan-pertimbangan lain dalam artikel ini tentunya.
8. Harga. Bisa jadi ini pertimbangan nomor wahid. Yang jelas, sesuaikan anggaran, jangan mengutamakan senang-senang tapi selanjutnya kelimpungan.
9. Keiritan BBM. Meski kebanyakan pembeli moge tak peduli soal banyaknya konsumsi bahan bakar, karena sudah hobi memang mesin ber-cc besar butuh bbm lebih banyak, tapi ada baiknya Anda mempertimbangkan isu lingkungan.
10. Suara. Coba pasang telinga, dengarkan dan bedakan raungan mesin V-Twin atau 4 silinder segaris yang paling merdu buat Anda. Karena ini berkaitan dengan kenikmatan berkendara.
Subscribe to:
Posts (Atom)