Showing posts with label kampas. Show all posts
Showing posts with label kampas. Show all posts
Sunday, March 23, 2014
Inilah Efek dari Penggunaan Kampas Rem Murahan
Hati-hati dalam menggunakan kampas rem yang kualitasnya jelek atau kurang bagus ternyata bisa mempengaruhi tromol. Pemakaian kampas rem imitasi bisa menyebabkan tromol menjadi termakan atau terkikis. Fatalnya tromol menjadi rusak dan harus diganti.
Di sarankan untuk selalu menggunakan kampas rem yang asli. Karena selain kualitasnya bagus, tahan lama dan tidak akan memakan tromol. Kampas rem juga harus sering dicek minimal 1 bulan sekali kalau jalannya jarak jauh terus tapi kalau motor dipakai jarak dekat minimal 3 atau 4 bulan harus dicek.
.
Hal ini juga terjadi pada rem depan. Kampas rem yang imitasi atau jelek bisa merusak piringan cakram. Sama halnya seperti rem belakang, kampas remnnya tetap tebal tapi jika terjadi pengereman yang ditumbalkan yakni piringan cakram dan kalau untuk rem belakang tromolnya yang akan cepat termakan.
Jika sudah begitu harus diganti tromolnya kalau motor pelek jari-jari tapi kalau pelek racing harus ganti semuanya. Jadi ada baiknya selalu menggunakan kampas rem yang asli beda harganya juga tipis
Tuesday, March 4, 2014
Kenali Tanda Tanda Kampas Rem Motor Habis
Rem merupakan komponen vital pada kendaraan. Tanpa di dukung performa bagus pada peranti ini, pengendara tidak akan nyaman selama melakukan perjalanan. Apalagi buat motor yang tidak didukung engine brake dan sistem pemidah dayanya. Kendaraan maunya nyelenong terus meski tuas rem sudah dalam ditekan.
Berikut tanda-tanda rem mulai habis atau lagi bermasalah, yang mungkin bisa jadi panduan para pemilik motor. Terlebih lagi saat ini sedang musim hujan..
Bisa Dari Cakram dan Teromol
Bisa Dari Cakram dan Teromol
Kampas rem tipis bisa dilihat dari ketebalannya. Tapi, kalau kampas rem boros, jangan salahkan kampas yang jelek. Bisa jadi piringan atau teromol roda yang memang waktunya diganti. Apalagi gesekan di kedua peranti memungkinkan lapisan teromol dan cakram ikut terkikis.
Logikanya, kampas habis permukaannya pasti lebih keras. Jika dipaksakan, bisa bikin teromol atau cakram baret. Alhasil, lapisan teromol berkurang atau diameter teromol jadi makin mekar.
Sesuai buku panduan, diameter teromol ada batasan. Rata-rata semua pabrikan merekomendasi toleransi penambahan diameter teromol antara 0,75 sampai 1 mm. Angka itu total pembesaran diameter teromol. Jadi, kira-kira pengurangan lapisan teromol akibat gesekan maksimal 0,5 mm.
Logikanya, kampas habis permukaannya pasti lebih keras. Jika dipaksakan, bisa bikin teromol atau cakram baret. Alhasil, lapisan teromol berkurang atau diameter teromol jadi makin mekar.
Sesuai buku panduan, diameter teromol ada batasan. Rata-rata semua pabrikan merekomendasi toleransi penambahan diameter teromol antara 0,75 sampai 1 mm. Angka itu total pembesaran diameter teromol. Jadi, kira-kira pengurangan lapisan teromol akibat gesekan maksimal 0,5 mm.

Ciri di Rem Teromol
Meski sudah dilakukan pengecekan melalui rasa dan indikator, tapi rem motor tetap enggak mau pakem. Jalan paling aman dengan memeriksa kondisi kampas yang terpasang. Apalagi di tunggangan pada umumnya mengunakan rem hidrolik dan manual (teromol).
Untuk rem tipe teromol, indikator kampas rem mulai tipis bisa dilihat dari permukaan kampas yang bentuknya melengkung. Kalau permukaan bagian paling atas sudah tipis (tidak melengkung lagi), dan ketebalannya mendekati jarak 1,5 mm ya segera diganti. Di khawatirkan besi kampas akan bersingungan dengan teromol.
Lewat Rasa dan Indikator
Kampas rem tipis atau bermasalah bisa dibaca melalui rasa juga indicator penunjang kerja rem teromol atau cakram. Tentu tanpa harus buka dan lihat kondisi kampas di kaliper atau teromol, jadi nggak perlu repot kalau cuma mau tahu masalahnya.
Untuk mengetahui melalui rasa, ciri-cirinya bisa dirasakan kalau posisi tuas rem semakin dalam saat di tekan. Apalagi pada saat tuas di tekan, tunggagan sedikit mengeblong kalau nggak kuat menekannya.
Biar lebih yakin, coba lihat dari wadah minyak rem. Jika posisi minyak di bawah tulisan lower level, itu tanda kampas rem mulai tipis. Dan buat rem teromol, indikatornya bisa lihat tanda panah di dekat batang pengukit pada panel rem.
Rem Rem Cakram Juga Sama
Untuk mengetahui melalui rasa, ciri-cirinya bisa dirasakan kalau posisi tuas rem semakin dalam saat di tekan. Apalagi pada saat tuas di tekan, tunggagan sedikit mengeblong kalau nggak kuat menekannya.
Biar lebih yakin, coba lihat dari wadah minyak rem. Jika posisi minyak di bawah tulisan lower level, itu tanda kampas rem mulai tipis. Dan buat rem teromol, indikatornya bisa lihat tanda panah di dekat batang pengukit pada panel rem.
Rem Rem Cakram Juga Sama
Sama halnya dengan rem tipe cakram. Meski rasa dan indikator pada komponen penunjang rem bukan lagi pastokan, maka kampas rem di dalam caliper pun mesti di bongkar dari rumahnya.
Dan untuk mengetahui kampas rem mulai tipis dan minta diganti, cirinya ketebalan kampas sudah mendekati angka 2 mm. Lebih mudah lagi kalau lubang (nut) penyekat sisa serbuk kampas sudah tipis.
Selain ketebalan kampas, pastikan juga permukaan warna kampas nggak mengkilap. Apalagi di gosok tetap tidak bisa hilang. Itu tanda kampas sudah keras dan tidak maksimal menjepit lantaran licin permukaannya.
Dan untuk mengetahui kampas rem mulai tipis dan minta diganti, cirinya ketebalan kampas sudah mendekati angka 2 mm. Lebih mudah lagi kalau lubang (nut) penyekat sisa serbuk kampas sudah tipis.
Selain ketebalan kampas, pastikan juga permukaan warna kampas nggak mengkilap. Apalagi di gosok tetap tidak bisa hilang. Itu tanda kampas sudah keras dan tidak maksimal menjepit lantaran licin permukaannya.
Monday, January 20, 2014
Cara Deteksi Waktunya Ganti Kampas Kopling

Di dalam mesin motor manual seperti jenis bebek dan sport, terdapat perangkat yang biasa disebut kopling. Fungsinya untuk memutus dan menghubungkan antara mesin dan transmisi, yang kemudian diteruskan ke gigi utama selanjutnya berakhir di putaran roda.
Nah ada beberapa part yang saling terkait di dalam sistem kopling. Dari beberapa part tersebut, salah satunya adalah kampas kopling. Kapan waktunya ganti kampas kopling? Cara mendeteksinya sebagai berikut:
Nah ada beberapa part yang saling terkait di dalam sistem kopling. Dari beberapa part tersebut, salah satunya adalah kampas kopling. Kapan waktunya ganti kampas kopling? Cara mendeteksinya sebagai berikut:
1. Ada beberapa lembar kampas kopling yang saling terkait dalam mesin motor. Baik itu motor jenis bebek maupun sport.
2. Lembaran-lembaran kampas kopling tertata di dalam rumah kopling.
3. Saat performa dari kampas kopling menurun, maka juga akan memperngaruhi performa motor. Secara fisik, penurunan kinerja kampas kopling terlihat dari mulai tipisnya permukaan part tersebut.
2. Lembaran-lembaran kampas kopling tertata di dalam rumah kopling.
3. Saat performa dari kampas kopling menurun, maka juga akan memperngaruhi performa motor. Secara fisik, penurunan kinerja kampas kopling terlihat dari mulai tipisnya permukaan part tersebut.
4. Enggak perlu jago mesin motor buat mendeteksi penurunan performa kampas kopling. Biasanya, saat gas dibuka, mesin motor meraung tapi akselerasinya kurang.
5. Posisi setelan tuas kopling, juga bisa jadi deteksi waktunya ganti kampas kopling. Itu baik pada setelan yang di tuas atas, maupun yang di bawah tepatnya di bak kopling.
Subscribe to:
Posts (Atom)