Showing posts with label indikator. Show all posts
Showing posts with label indikator. Show all posts

Sunday, April 6, 2014

Jika Indikator Water Sedimeter Menyala

Solar yang terlalu banyak mengandung air tidak bagus bagi mesin diesel. Itu sebabnya, mesin berbahan bakar solar dilengkapi dengan lampu indikator water sedimeter. Jangan anggap remeh jika indikator ini menyala. Segera lakukan langkah-langkah berikut:

1.Kendorkan baut kupu-kupu yang ada di bagian bawah water sedimeter.
2.Biarkan solar keluar.
3.Kencangkan lagi baut kupu-kupu ketika solar sudah tidak keluar dengan deras.
4.Lakukan pemompaan pada priming pump sampai bahan bakar solar keluar melalui selang pompa injeksi. Setelah solar tidak keluar lagi pasang kembali selang, lalu pompa priming pump.
5.Hentikan pemompaan jika priming pump sudah terasa berat.

Langkah-langkah di atas perlu dilakukan dalam rangka menguras solar yang terlalu banyak tercampur air. Ada dua penyebab yang memungkinkan air melebihi batas. Pertama, karena kualitas solar yang memang kurang bagus. Kedua, karena pengembunan yang terpicu akibat tangki bahan bakar sering dibiarkan kurang bahan bakar, bahkan kosong.

Untuk mengantisipasi campuran air, sebetulnya mesin diesel dilengkapi dengan water sedimeter. Komponen ini akan memisahkan air dari solar supaya tidak masuk ke pompa injeksi. Cuma, bukan tidak mungkin jumlah air sudah melebihi batas, sehingga harus dikuras.

Jika tidak dikuras, pengaruhnya sudah bisa diprediksi. Yang paling jelas terkena dampaknya adalah pompa injeksi. Bukan apa-apa, komponen ini terdiri dari logam-logam yang saling bersinggungan. Air yang melebihi batas dan ikut masuk ke pompa injeksi akan memperepat komponen ini cepat aus.(Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Friday, April 4, 2014

Jika Indikator Accu Menyala Terus

Sewaktu lampu indikator accu (baterai) menyala terus, mobil memang masih bisa dioperasionalkan. Mesin tetap hidup seolah tidak terjadi apa-apa. Namun jangan anggap remeh. Lampu indikator accu yang menyala terus saat mesin hidup adalah tanda telah terjadi masalah dengan sistem pengisian kelistrikan. Mungkin undercharge, bisa juga overcharge.

Pada prinsipnya supply dan kebutuhan listrik harus setara. Kuncinya, ada pada alternator (komponen yang mengubah tenaga putar menjadi listrik). Energi listrik yang dihasilkan komponen ini harus sesuai dengan beban listrik yang dipakai. Untuk ini, hampir semua mobil mempunyai tegangan standar output alternator. Yaitu, antara 13 volt sampai 15,2 volt.

Pasokan listrik dari alternator tidak boleh di bawah maupun di atas angka tersebut. Jika pasokan listrik di bawah angka standar, maka disebut undercharge. Sebaliknya, jika lebih dari 15,2 volt maka disebut overcharge.

Efeknya bisa sama-sama merepotkan. Jika dibiarkan terus dalam kondisi undercharge, bukan tidak mungkin mesin mogok dan tidak dapat di-starter. Sebab, untuk men-starter butuh pasokan listrik besar.

Yang lebih parah, mungkin saja accu mobil meledak. Terutama ketika terjadi overcharge. Karena saat supply dari alternator berlebih, maka reaksi kimia di dalam accu membuat accu panas dan bertekanan sehingga mengakibatkan ledakan.

Karena itu, perhatikan langkah-langkah yang dapat Anda lakukan jika lampu indikator accu tiba-tiba menyala:

Pastikan apakah kasus ini terjadi karena overcharge atau undercharge. Yaitu dengan menyentuh accu. Jika panas berlebih dan atau keluar air dari tutup aki, biasanya karena overcharge. Jika accu tidak panas, ada kemungkinan undercharge.
Bawa mobil ke bengkel. Karena pengerjaannya tidak dapat dilakukan sendiri.
Jika memang undercharge, bawa mobil ke bengkel dengan mematikan beban-beban kelistrikan (ac, lampu, tape dsb). Jika terpaksa harus menghidupkan lampu karena berjalan di malam hari, hidupkan lampu hazard saja. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Tuesday, February 18, 2014

Lakukan Ini Jika Indikator Filter Udara Pulsar Berkedip

Salah satu fitur fungsional yang ada pada Bajaj Pulsar 180 dan 200 adalah indikator filter udara. Logo lampu yang berada di atas paling kiri dari panel speedometer ini bisa menunjukan kondisi filter udara. 

Tidak perlu khawatir ketika lampu indikatornya berkedip. Itu menandakan kalau filter atau saringan udara sudah kotor.
 
Indikator ini bekerja berkat sebuah sensor yang terletak di dalam boks filter. Sensor filter udara ini seperti lampu sorot yang memendarkan cahaya ke busa filter. Disaat busa filter kotor, cahaya tidak tembus dan sorotnya berbalik menyinari sensor, saat itulah sensor memerintahkan indikator di speedometer untuk berkedip.
 
Nah, untuk membuat lampu indikator itu gak berkedip gampang kok bersihkan saja filternya. Buka cover bodi sebelah kanan, lalu lepas baut 8 sebanyak empat buah dan tarik busa filternya.
 
Langkah selanjutnya, bersihkan busa filter dengan udara bertekanan tinggi dari kompresor. Kalau sudah bersih pasang lagi, dijamin lampu tidak akan nyala lagi.
  
Tapi ada juga yang sudah dibersihkan atau diganti baru filternya, indikator tetap berkedip. Biasanya karena sensornya juga kotor. Kalau sensor kotor, langkah membersihkannya agak ribet.

Pertama, harus melepas boks filter karena posisi sensor filter berada bagian belakang boks filter. Caranya dengan membuka tiga buah baut dengan kunci 10. Lepas juga footstep, tapi sebelumnya buka dulu baut 22 dan 13. Setelah footstep lepas, tarik boks filternya keluar. 

Nariknya enggak bisa sekaligus, harus dimiringin dulu biar gampang. Setelah terlepas box filternya, buka sensor filter yang nempel di boks dengan menggunkan obeng plus. Lalu cabut sensornya dan bersihkan. Biasanya debu yang menempel bisa langsung hilang setelah disemprot angin kompresor.
Selengkapnya