Showing posts with label perawatan. Show all posts
Showing posts with label perawatan. Show all posts

Wednesday, April 9, 2014

Turbocharger Idle Sebelum Dimatikan Salah Satu Bentuk Perawatan

Turbocharger terbukti membuat performa mesin menjadi lebih dahsyat. Efek itu terjadi karena sistem ini memompa lebih banyak udara ke dalam mesin. Tak sekadar memompa udara, sistem turbocharger bertugas menyuplai udara bertekanan tinggi sehingga menjadi lebih homogen dan terbakar dengan sempurna di dalam ruang bakar. Efek-efek inilah yang memperbesar output tenaga yang dihasilkan mesin.

Tapi ingat, jika sehabis berkendara dengan kecepatan tinggi atau melibas medan menanjak, mengangkut beban berat misalnya, jangan langsung mematikan mesin mobil. Setelah parkir di tempat tujuan, biarkan mesin dalam posisi idle selama 1 sampai 2 menit. Setelah itu baru putar kunci kontak ke posisi OFF.

Begitulah salah satu bentuk perawatan mesin turbo. Dengan jeda sejenak sebelum mesin dimatikan, maka kita memberi kesempatan pada komponen-komponen dalam sistem turbocharger mengalami proses pendinginan. Mesin idle memungkinkan oli mesin melumasi logam-logam yang baru saja bekerja keras. Bukankah salah satu fungsi oli adalah menyerap panas?

Namun, jika turbocharger pada mesin mobil Anda sudah dilengkapi dengan timer, otomatis langkah di atas tidak signifikan lagi. Anda dipersilakan langsung mematikan mesin. Pendinginan tetap berlangsung karena meskipun kunci kontak telah kita putar ke posisi OFF, sebetulnya mesin tetap berputar sampai beberapa saat. Timer inilah yang menghentikan putaran ketika turbocharger telah cukup dingin.

Dampak sistem turbocharger yang tidak mengalami pendinginan cukup parah. Yang akan mengalami kerusakan adalah turbin wheel (jika sistemnya masih yang memanfaatkan panas gas buang), karena komponen inilah yang paling banyak menerima panas. Akibat kerusakan tersebut, turbocharger tidak dapat mendongkrak performa mesin.

Agar turbocharger tetap dapat menjalankan tugasnya, selain perlunya idle bagi yang tidak dilengkapi timer, 2 poin penting lain yang harus kita perhatikan adalah:

- Lakukan penggantian oli mesin secara teratur.
- Gunakan oli dengan kualitas yang baik sesuai dengan rekomendasi manufaktur.
(Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Thursday, January 30, 2014

PERAWATAN MOBIL


Lakukan Tune Up Sesuai Prosedur

Melakukan tune up agar hasilnya prima harus dilakukan secara sistematis sesuai prosedur.


Melakukan tune up agar hasilnya prima harus dilakukan secara sistematis sesuai prosedur. Prosedur tersebut biasanya terdapat dalam buku manual atau buku petunjuk service kendaraan bermotor. Seringkali terjadi sehabis mobil di tune up malah terdapat kerusakan lagi. Hal itu terjadi karena mungkin terjadi kesalahan pada saat tune up. Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda perhatikan untuk menghindari kesalahan yang terjadi. :
  1. Selalu gunakan suku cadang asli dan berkualitas. Kalau bisa sedapat mungkin jangan menggunakan suku cadang palsu yang berkualitas rendah karena dapat menurunkan performa mesin kendaraan bahkan dapat menimbulkan keausan pada komponen mesin yang lain.
  2. Sewaktu membersihkan ruang bakar jangan menggunakan carbon cleaner (bahan pembersih deposit karbon) karena akan menempel di elektroda busi dan menyebabkan mesin tersendat-sendat.
  3. Penggunaan carbon cleaner dianjurkan untuk mobil yang sering digunakan sehari-hari dalam kota namun jarang digunakan untuk jalan jauh dan kecepatan tinggi. Setelah melakukan perjalanan jauh baru gunakan carbon cleaner, buka busi dan bersihkan semua deposit yang menempel pada elektroda.
  4. Saat melepas kabel busi jangan menukar rute kabel busi. Cek busi dengan Ohm-meter, ukuran yang tepat setiap 1.200 Ohm untuk 25 mm.
  5. Saat memasang busi kembali tangan harus bersih dan tidak basah untuk menghindari terjadinya korsleting. Pada saat memasukkan busi, usahakan jangan sampai membentur kepala silinder karena dapat merubah celah busi. Perubahan celah busi dapat mempengaruhi performa mesin.
  6. Saat memasang platina baru, jangan sampai tercemar oli yang biasanya terdapat pada rotor karena jika platina sampai terkena oli maka akan menyebabkan permukaannya terbakar prematur. Gunakan pelumas gemuk silikon khusus untuk rotor platina.
  7. Pemeriksaan oli harus dilakukan secara rutin. Lakukanlah di daerah yang datar. Untuk memeriksa oli tunggu sampai mesin dingin karena jika oli mesin diperiksa pada saat mesin baru saja mati 3-4 menit yang lalu maka oli masih banyak tertinggal pada bagian mesin. Hal ini akan menyebabkan jumlah oli di karter tidak tepat.
  8. Cara memeriksa oli gunakan tonggak pengukur oli. Tarik tonggak pengukur oli dan bersihkan dengan kain lalu masukkan kembali sedalam mungkin untuk memperoleh hasil pengukuran yang tepat. Lalu tarik tonggak pengukur oli dan amati. Oli harus berada di antara tanda F dan L. Jika oli berkurang, tambahkan oli dengan tingkat kekentalan yang sama. Banyaknya oli seharusnya ada pada tanda F.
  9. Perhatikan kualitas oli. Jika oli sudah berubah warna maka perlu segera diganti. Lihatlah petunjuk pada buku manual, biasanya tertera petunjuk masa penggantian oli setiap 6 bulan sekali atau setelah mobil menempuh jarak 5.000 km.
Selengkapnya

Monday, January 20, 2014

DIY service ulang perawatan klakson angin Stebel Nautilus


 - klakson ini mengguanakan dimamo... dinamo yg berputar mem beri udara buat membunyikan klakson.. jadi apabila putaran dinamo gak lancar/kotor/ lubang tempat hembusan anginnya kotor akibat debu di jalan klakson ini bisa gak berbunyi /suaranya kecil aneh :D

perawatan cukup dgn bongkar ulang bersihkan. semprot2 di jamin lancar kembali



 -caranya lepas kan dinamo nya






-setelah lepas buka pengaitnya.. dengan mencongkel atas bawah.. hati2!
 -bagian ini bisa di semprot dgn cairan pembersih, misal carbjet  sambil di ketok2 pelan biar kluar kotoran bersama cairan
 -pada bagian bawah tampak ada carbon brush.. kalo uda tipis bisa di ganti dgn ukuran yg sama
atau bisa di geser per nya supaya bs di gunakan sampe mentok ke ujung carbon nya


 -ini daleman dinamo gak perlu di bersihin kalo gak kotor

 -cukup bersihkan bagian ini dan lumasi batang nya dgn grease
 -pada bagian gambar yg sebelah kanan tampak lubang.. itu jg di semprot cairan biar kotorannnya kluar krn itu jalur udara dan penghasil angin

 -setelh selesai rakit ulang kembali


Selengkapnya