Showing posts with label darurat. Show all posts
Showing posts with label darurat. Show all posts
Monday, May 12, 2014
Tips Darurat Menghadapi Mobil Bermasalah di Jalan
Tips ini bersifat sementara sampai anda menemukan bengkel terdekat
1.Radiator bocor
Bila radiator bocor atau retak,bisa ditempel dengan sabun mandi batangan. Parut langsung ke bagian yang bocor. Atau masukkan telor mentah ke dalam radiator yang sudah dipanaskan leih dahulu. Jalan kan mobil anda tanpa tutup radiator terpasang. Sambil memantau air radiator.
2.Belt putus
Bisa menggunakan potongan kaos yang dipintal menjadi tali, ukurannya dibuat lebih kecil dari ukuran aslinya, agar tali dapat mengencang.
3.Sekring putus
Beri kawat serabut, isi kabel 2 helai,lalu lilitkan antara terminal (logam) yang satu dengan yang lainnya.
4.Lampu besar (depan ) mati
bila penyebabnya relay mati, By-pass kan listrik relay langsung, cabut relay, lalu terminal nomor 30diberi kabel langsung ke nomor 87.
5.Wiper mati
Bila hujan akan sangat menggangu, oleskan sabun ke seluruh permukaan kaca bagian luar, agar air dapat mengalir turun lebih cepat.
6.Tangki BBM bocor
Sumbat tangki atau tambal dengan sabun mandi batangan.
7.Slang radiator bocor
Sobek kecil, gampang..lilitkan bagian bocor tadi dengan karet ban dalam atau selotip besar (lakban). Ingat..lakukan dalam keadaan kering.
8.Drat Mur roda rusak
Beri potongan seng dari kaleng soft drink lalu masukkan ke dalam lubang mur, lalu kencangkan dengan perlahan dan jangan terlalu keras.
9.Rem tiba2 blong
Ini bahaya banget…lepas gas perlahan, masukkan gigi perlahan berurutan pada gigi rendah. Bantu dengan rem tangan..nah jiak keadaan mendadak, masukkan gigi transmisi pada posisi satu, lalu matikan mesin..ingat kunci jangan diputar penuh ke belakang karena setir pasti mengunci.
10.Oli power steering habis
Gunakan minyak goring atau jika terpaksa oli mesin (untuk sementara). Setelah digunakan langsung kuras dan jangan lupa diganti dengan oli power steering.
11.AC mati di kala hujan
Gunakan pasta gigi, kemudian olesi permukaan seluruh kaca bagian dalam. Karena pasta gigi mengandung menthol, maka kaca bagian dalam akan menjadi dingin dan tidak berembun.
12.Kabel kopling putus
Biasanya putus di bagian ujung, lipat ujung kawat lalu ikat dengan kawat.
13.Mesin overheat
Biarkan dingin terlebih dahulu beberapa jam, lalu buka tutup radiator. Hidupkan mesin dan beri air pada radiator. Jangan langsung beri air pada saat mesin mati, ini dapat menyebabkan blok mesin retak.
14.Busi mati
Oecahkan insulator bagian dalam lalu pasang kembali.
15.Kabel busi putus
Kupas kedua ujung kabel dengan kawat bagian tengah kabel allu satukan, beri isolasi kabel pada sambungan.
16.Rem macet
Disebbakan piston kaliper kotor dan tidak kembali pada posisi semula. Kendurkan master rem atas depan di depan boster, lalu ganjal agar master tidak bergerak, cara ini dapat mengurangi tekana pada rem.
17.Pecah ban saat jalan
Pertahankan arah dengan memegang setir dengan pasti, kemudian lakukan deselerasi secara halus, jangan injak rem..kemudian setelah dapat dikendalikan baru injak rem dengan bertahap.
Sumber (jip, Vol 43:2006)
Selengkapnya
1.Radiator bocor
Bila radiator bocor atau retak,bisa ditempel dengan sabun mandi batangan. Parut langsung ke bagian yang bocor. Atau masukkan telor mentah ke dalam radiator yang sudah dipanaskan leih dahulu. Jalan kan mobil anda tanpa tutup radiator terpasang. Sambil memantau air radiator.
2.Belt putus
Bisa menggunakan potongan kaos yang dipintal menjadi tali, ukurannya dibuat lebih kecil dari ukuran aslinya, agar tali dapat mengencang.
3.Sekring putus
Beri kawat serabut, isi kabel 2 helai,lalu lilitkan antara terminal (logam) yang satu dengan yang lainnya.
4.Lampu besar (depan ) mati
bila penyebabnya relay mati, By-pass kan listrik relay langsung, cabut relay, lalu terminal nomor 30diberi kabel langsung ke nomor 87.
5.Wiper mati
Bila hujan akan sangat menggangu, oleskan sabun ke seluruh permukaan kaca bagian luar, agar air dapat mengalir turun lebih cepat.
6.Tangki BBM bocor
Sumbat tangki atau tambal dengan sabun mandi batangan.
7.Slang radiator bocor
Sobek kecil, gampang..lilitkan bagian bocor tadi dengan karet ban dalam atau selotip besar (lakban). Ingat..lakukan dalam keadaan kering.
8.Drat Mur roda rusak
Beri potongan seng dari kaleng soft drink lalu masukkan ke dalam lubang mur, lalu kencangkan dengan perlahan dan jangan terlalu keras.
9.Rem tiba2 blong
Ini bahaya banget…lepas gas perlahan, masukkan gigi perlahan berurutan pada gigi rendah. Bantu dengan rem tangan..nah jiak keadaan mendadak, masukkan gigi transmisi pada posisi satu, lalu matikan mesin..ingat kunci jangan diputar penuh ke belakang karena setir pasti mengunci.
10.Oli power steering habis
Gunakan minyak goring atau jika terpaksa oli mesin (untuk sementara). Setelah digunakan langsung kuras dan jangan lupa diganti dengan oli power steering.
11.AC mati di kala hujan
Gunakan pasta gigi, kemudian olesi permukaan seluruh kaca bagian dalam. Karena pasta gigi mengandung menthol, maka kaca bagian dalam akan menjadi dingin dan tidak berembun.
12.Kabel kopling putus
Biasanya putus di bagian ujung, lipat ujung kawat lalu ikat dengan kawat.
13.Mesin overheat
Biarkan dingin terlebih dahulu beberapa jam, lalu buka tutup radiator. Hidupkan mesin dan beri air pada radiator. Jangan langsung beri air pada saat mesin mati, ini dapat menyebabkan blok mesin retak.
14.Busi mati
Oecahkan insulator bagian dalam lalu pasang kembali.
15.Kabel busi putus
Kupas kedua ujung kabel dengan kawat bagian tengah kabel allu satukan, beri isolasi kabel pada sambungan.
16.Rem macet
Disebbakan piston kaliper kotor dan tidak kembali pada posisi semula. Kendurkan master rem atas depan di depan boster, lalu ganjal agar master tidak bergerak, cara ini dapat mengurangi tekana pada rem.
17.Pecah ban saat jalan
Pertahankan arah dengan memegang setir dengan pasti, kemudian lakukan deselerasi secara halus, jangan injak rem..kemudian setelah dapat dikendalikan baru injak rem dengan bertahap.
Sumber (jip, Vol 43:2006)
Labels:
bermasalah,
darurat,
di,
jalan,
menghadapi,
mobil,
tips
Tuesday, April 1, 2014
Berkendara Darurat dengan Fan Belt Sekarat
Satu dari sekian banyak masalah saat berkendara yang lumayan sering muncul adalah fan belt alternator putus tiba-tiba. Efeknya dapat sangat merepotkan. Karena terkait dengan kerja alternator (sistem pengisian listrik / accu) dampak putusnya komponen ini dapat mengakibatkan mogok. Karena itu, jika terdengar bunyi aneh di ruang mesin, atau lampu indikator accu menyala segera lakukan pemeriksaan.
Jika komponen yang terletak di ruang mesin ini sudah kedapatan putus, satu-satunya jalan adalah mengganti fan belt dengan yang baru. Mobil yang putus fan belt-nya tetap dapat dijalankan secara darurat, dengan catatan: lokasi yang ditempuh tidak terlalu jauh dan tetap berkendara sambil memantau temperatur mesin. Jika indikator temperatur mesin sudah melebihi standar, hentikan kendaraan sejenak, lanjutkan lagi jika mesin sudah mendingin. Selain mengontrol temperatur, mobil bisa tetap dijalankan dengan mematikan semua accesoris yang bisa menyedot energi listrik (AC, tape, lampu besar, dll).
Langkah-langkah tersebut perlu dilakukan mengingat fungsi vital fan belt alternator terhadap temperatur mesin maupun listrik. Secara teknis fungsinya adalah untuk meneruskan tenaga dari poros engkol ke dinamo amper, kipas pendingin dan pompa air. Dinamo amper harus digerakkan karena ia bertugas menghasilkan setrum (listrik). Energi yang dihasilkan ini akan digunakan untuk mengisi accu dan kelistrikan lainnya. Itu sebabnya, bila fan belt alternator putus, lama kelamaan sistem kelistrikan / accu mobil bisa tekor. Implikasinya adalah mobil mogok.
Sementara, kipas pendingin berguna untuk mempercepat aliran udara dari depan kendaraan yang akan melalui radiator (pendingin air). Sedangkan pompa air, berguna untuk mensirkulasikan air pendingin pada sistem pendingin. Hasil kerja kedua komponen ini akan membuat panas mesin selalu terkendali.
Di samping fan belt alternator, kendaraan umumnya terdiri dari beberapa fan belt. Diantaranya adalah fan belt untuk menggerakkan water pump (pompa air), kompresor AC dan pompa power steering. Pada mesin diesel malah ada fan belt untuk menggerakkan pompa vakum (untuk menghasilkan kevakuman). Pada beberapa tipe mobil, satu fan belt langsung menggerakkan ketiga komponen tadi.
Semua sama penting dan vital. Bila mengalami kerusakan dan tidak segera diatasi, bisa mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. Untuk itu, kami sarankan beberapa tips untuk merawat fan belt supaya tidak putus tiba-tiba.
1. Lakukan pemeriksaan fan belt. Periksa fan belt dari kemungkinan aus, getas, dan kurang lentur. Biasanya setiap servis berkala (tune up) atau setiap 5.000 km, bengkel juga akan memeriksa komponen ini. Ganti fan belt apabila kondisinya sudah tidak baik (tipis, retak-retak dan tidak lentur).
2. Setel ketegangan fan belt apabila sudah kendor. Fan belt yang kendor bisa menyebabkan penerusan putaran tidak maksimal (terjadi slip). Bila slip, otomatis semua komponen yang digerakkan tidak akan bekerja maksimal.
3. Hindari pemakaian pelumas (grease) yang berlebihan. Biasanya, bila kerja fan belt terasa berisik, pengendara mengatasinya dengan mengolesi fan belt dengan grease. Tapi jangan terlalu banyak karena bisa mengakibatkan fan belt slip. Slip yang berlebihan akan menimbulkan panas. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya
Jika komponen yang terletak di ruang mesin ini sudah kedapatan putus, satu-satunya jalan adalah mengganti fan belt dengan yang baru. Mobil yang putus fan belt-nya tetap dapat dijalankan secara darurat, dengan catatan: lokasi yang ditempuh tidak terlalu jauh dan tetap berkendara sambil memantau temperatur mesin. Jika indikator temperatur mesin sudah melebihi standar, hentikan kendaraan sejenak, lanjutkan lagi jika mesin sudah mendingin. Selain mengontrol temperatur, mobil bisa tetap dijalankan dengan mematikan semua accesoris yang bisa menyedot energi listrik (AC, tape, lampu besar, dll).
Langkah-langkah tersebut perlu dilakukan mengingat fungsi vital fan belt alternator terhadap temperatur mesin maupun listrik. Secara teknis fungsinya adalah untuk meneruskan tenaga dari poros engkol ke dinamo amper, kipas pendingin dan pompa air. Dinamo amper harus digerakkan karena ia bertugas menghasilkan setrum (listrik). Energi yang dihasilkan ini akan digunakan untuk mengisi accu dan kelistrikan lainnya. Itu sebabnya, bila fan belt alternator putus, lama kelamaan sistem kelistrikan / accu mobil bisa tekor. Implikasinya adalah mobil mogok.
Sementara, kipas pendingin berguna untuk mempercepat aliran udara dari depan kendaraan yang akan melalui radiator (pendingin air). Sedangkan pompa air, berguna untuk mensirkulasikan air pendingin pada sistem pendingin. Hasil kerja kedua komponen ini akan membuat panas mesin selalu terkendali.
Di samping fan belt alternator, kendaraan umumnya terdiri dari beberapa fan belt. Diantaranya adalah fan belt untuk menggerakkan water pump (pompa air), kompresor AC dan pompa power steering. Pada mesin diesel malah ada fan belt untuk menggerakkan pompa vakum (untuk menghasilkan kevakuman). Pada beberapa tipe mobil, satu fan belt langsung menggerakkan ketiga komponen tadi.
Semua sama penting dan vital. Bila mengalami kerusakan dan tidak segera diatasi, bisa mengakibatkan kerusakan yang lebih parah. Untuk itu, kami sarankan beberapa tips untuk merawat fan belt supaya tidak putus tiba-tiba.
1. Lakukan pemeriksaan fan belt. Periksa fan belt dari kemungkinan aus, getas, dan kurang lentur. Biasanya setiap servis berkala (tune up) atau setiap 5.000 km, bengkel juga akan memeriksa komponen ini. Ganti fan belt apabila kondisinya sudah tidak baik (tipis, retak-retak dan tidak lentur).
2. Setel ketegangan fan belt apabila sudah kendor. Fan belt yang kendor bisa menyebabkan penerusan putaran tidak maksimal (terjadi slip). Bila slip, otomatis semua komponen yang digerakkan tidak akan bekerja maksimal.
3. Hindari pemakaian pelumas (grease) yang berlebihan. Biasanya, bila kerja fan belt terasa berisik, pengendara mengatasinya dengan mengolesi fan belt dengan grease. Tapi jangan terlalu banyak karena bisa mengakibatkan fan belt slip. Slip yang berlebihan akan menimbulkan panas. (Source : AstraWorld)
Subscribe to:
Posts (Atom)