Showing posts with label dalam. Show all posts
Showing posts with label dalam. Show all posts

Thursday, April 17, 2014

Sepuluh Hal dalam Merawat si Kulit Bundar

Berdasarkan data yang dipublikasi harian ternama “The New York Times”, Departemen Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya AS, mencatat terdapat 660 kasus kecelakaan lalu lintas karena ban kurang tekanan angin. Hal serupa juga ditemukan dalam penelitian yang disponsori Rubber Manufacturers Association (RMA) terhadap 1000 orang pengemudi di seluruh negara bagian AS. Dari penelitian ini ditemukan fakta:

* 63% pengendara mobil menyebutkan bahwa tekanan ban sangat mempengaruhi jarak tempuh kendaraan.
* Hanya 19% dari para pengemudi yang memeriksa kondisi tekanan ban mobil mereka.
* Tiap bulan, tiga dari empat pengendara mobil mencuci kendaraan mereka, sementara hanya satu dari lima pengendara yang memeriksa tekanan ban mobil mereka.

Wajar jika kecelakaan akibat ban yang kurang tekanan angin mendominasi kasus kecelakaan lalulintas. Berikut ada 10 tips bagaimana melakukan perawatan ban mobil;

1.Jangan menunggu hingga ban rusak. Biasakan untuk selalu memeriksa tekanan ban mobil anda, paling sedikit sekali sebulan dan terutama sebelum melakukan perjalanan jarak jauh. Ban dengan tekanan yang kurang memadai akan menyebabkan mudah panas karena gesekan yang tinggi dengan aspal, sehingga ban cepat aus dan bisa membahayakan keselamatan mengemudi.
2.Anda harus hapal dengan tekanan yang proporsional dari ban mobil Anda. Ukuran tekanan ban yang pas bisa dilihat pada stiker yang menempel di bagian dalam dari pintu kendaraan Anda, atau pada buku petunjuk pemilik kendaraan.
3.Untuk pengukuran yang valid terhadap tekanan ban mobil Anda, periksalah ban saat suhu mereka dingin. Jika mobil Anda habis menempuh perjalanan jauh, tunggulah kurang lebih tiga jam.
4.Lakukan pemeriksaan berkala, paling tidak sebulan sekali dan jagalah agar ukuran tekanan ban mobil Anda selalu pada batasan yang proporsional. Sehingga mobil Anda siap untuk digunakan, jika sewaktu-waktu Anda butuhkan.
5.Uang koin bisa digunakan sebagai alat penunjuk bahwa ban mobil Anda telah gundul.
Letakkan uang koin di tapak ban mobil Anda. Jika Anda bisa melihat seluruh gambar uang koin tersebut, maka saatnya untuk ganti ban.
6.Buat jadwal, kapan Anda harus melakukan rotasi ban antara yang di depan dengan yang di belakang tiap 6000 mil, agar menyeragamkan kondisi seluruh ban dan mempertahankan masa pakai ban lebih lama.
7.Usahakan menghindari lubang di jalan. Sebab lubang yang terlalu besar tak hanya bisa merusak ban mobil Anda, melainkan juga akan mengganggu keseimbangan atau balance ban mobil.
8.Jangan anggap remeh tutup pentil. Ban tanpa penutup pentil bisa jadi menyebabkan kebocoran udara dari dalam ban dan bisa mengakibatkan ban kekurangan tekanan.
9.Periksalah keseimbangan atau balance ban mobil Anda secara periodik, untuk menghindari putaran ban yang tak stabil.
10.Perhitungkan bobot yang harus dimuat oleh mobil Anda. Jika muatan melebihi kapasitas maksimal dapat menimbulkan tekanan yang berlebih pada ban mobil Anda dan itu bisa sangat membahayakan. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya

Thursday, April 3, 2014

10 Pedoman dalam Menerapkan Defensive Driving

Banyak faktor penentu keselamatan berkendara. Di tengah lalulintas yang seringkali semrawut, plus disiplin pengendara lain yang masih minim, mengambil sikap “bertahan” menjadi pilihan yang jauh lebih aman. Karena itulah kita musti menerapkan defensive driving. Sedikit berbeda dengan safety driving yang lebih mengarah ke kemampuan atau skill berkendara, defensive driving justru lebih mengarah ke pola sikap, mental serta perilaku kita.

Bagaimanakah menerapkan defensive driving? Berikut ini 10 pedoman yang harus kita camkan karena seringkali menimpa pengendara yang tidak menerapkannya.

1. Jangan pernah lengah. Berkendara memang harus rileks, tetapi harus selalu waspada. Monitor terus kendaraan dan objek-objek di sekitar Anda. Tidak hanya yang jauh di depan, pantau juga yang di belakang, kiri dan kanan melalui kaca-kaca spion.

2. Patuhi marka jalan dan traffic light. Sesuaikan laju mobil Anda dengan informasi yang terpampang di tepi jalan. Dan hati-hati saat melintasi persimpangan. Bila lampu merah menyala, tak usah menerobos. Berhentilah di belakang garis putih.

3. Jangan terpancing pengendara ugal-ugalan. Jika bertemu dengan pengendara ugal-ugalan, lebih baik mengalah. Biarkan mereka lewat lebih dulu, karena yang paling mengerikan adalah kita tidak tahu bagaimana kondisi si pengendara. Jangan-jangan, dia sedang emosi, atau bahkan sedang mabuk.

4. Jangan emosi. Seandainya pun ada yang nyalip, atau seseorang tiba-tiba membunyikan klakson berkali-kali, tetaplah tenang. Ada berjuta-juta alasan yang bisa Anda cari untuk tidak marah dan menghindari bahaya yang mengintai keselamatan Anda sendiri.

5. Jangan percaya pada pengendara lain. Meskipun pada dasarnya semua pengendara ingin selamat, sebaiknya jangan percaya bahwa mereka juga akan menjamin keselamatan kita. Tetaplah bersikap hati-hati.

6. Gunakan safety belt. Tak usah khawatir kemeja atau celana menjadi kusut akibat tertekan safety belt. Yang harus kita pikirkan, perangkat yang mungkin mengurangi kerapihan pakaian kita ini akan membuat kita selamat dan tetap hidup saat terjadi kecelakaan. Bagi pengendara sepeda motor, gunakan helm dengan benar.

7. Gunakan lampu sign untuk komunikasi pada sesama pengendara. Pastikan cahayanya terang. Jika akan berbelok, sama sekali tidak sulit untuk menyalakan lampu sign agar pengendara lain tahu Anda akan berbelok.

8. Singkirkan benda-benda yang berpotensi mengganggu konsentrasi berkendara. Kewaspadaan juga harus kita bangun dengan menciptaan lingkungan yang membantu konsentrasi berkendara. Bahkan, bila ada telpon masuk handphone saat Anda tengah mengemudi, tidak perlu diangkat dulu karena bisa mengganggu konsentrasi.

9. Jangan minum minuman memabukkan. Karena kesadaran sangat penting, hindari minum-minuman memabukkan. Bahkan, jika minum obat yang menimbulkan kantuk, sebaiknya kita tidak berkendara.

10. Lebih baik menunggu kereta lewat. Ini biasa terjadi di persimpangan lintasan kereta. Banyak pengendara menduga-duga kereta masih jauh ketika sinyal tanda kereta akan lewat sudah berbunyi. Menunggu beberapa menit jauh lebih baik. (Source : AstraWord)
Selengkapnya

Wednesday, January 29, 2014

Macam macam Peralatan Standart yang Harus ada Di dalam Mobil

Bagi orang-orang yang sering melakukan perjalanan darat menggunakan mobil, bukan tidak mungkin sebuah pengalaman yang tidak mengenakkan terjadi pada mobil mereka, seperti mobil tiba-tiba mogok atau ban mobil tiba-tiba kempis atau bocor dan harus diganti dengan ban cadangan padahal sedang berada di dalam perjalanan. Hal yang demikian itu pasti cukup merepotkan, terlebih jika masalah tersebut terjadi di malam hari, tentu akan lebih merepotkan lagi sebab bukan perkara gampang mencari bengkel pada malam hari untuk memperbaikinya. 

Untuk itu, ada baiknya jika anda memiliki beberapa peralatan sederhana yang diletakkan di dalam mobil. Tujuannya adalah hanya untuk berjaga-jaga jika tiba-tiba terjadi masalah atau terjadi kendala pada mobil anda ketika berada dalam perjalanan. Dengan begitu, anda bisa melakukan perbaikan darurat menggunakan peralatan emergency yang sudah anda persiapkan tadi jika tiba-tiba terjadi masalah atau terjadi kendala pada mobil selama anda berada dalam perjalanan.

Macam-macam Peralatan Standart yang Harus ada Di dalam Mobil

Lalu, alat-alat apa saja yang seharusnya ada di dalam sebuah mobil?

Dongkrak dan Kunci Roda
Keberadaan dongkrak dan kunci roda pada sebuah mobil bisa dibilang cukup vital. Anda bisa menggunakannya untuk mendongkrak mobil jika mendadak ban mobil anda bocor atau kempis. Sedangkan kunci roda berguna untuk membuka dan memasang baut roda. Untuk kunci roda, sebaiknya anda memiliki kunci lengkap semua ukuran atau jika tidak, ukuran yang harus anda miliki adalah kunci ukuran 17,19,21 dan 23.

Lampu senter 
alat ini berfungsi sebagai sumber penerangan yang nantinya pasti akan sangat berguna yakni sebagai media pendukung ketika melakukan perbaikan, jika kendala yang terjadi pada kendaraan atau mobil anda pada malam hari.

Perlengkapan tambahan
Yang termasuk pelengkapan tambahan adalah seperti kain lap atau kanebo, kunci inggris, kunci L, gunting, cutter, obeng plus minus, lakban atau isolasi, lem besi, power glue, tang dan kawat kecil. Fungsi dari alat-alat ini sangat banyak dan cukup fleksibel untuk digunakan, seperti untuk memperbaiki spion yang lepas, kaca pecah, hingga bocornya oli. 

Dengan memiliki peralatan standart seperti yang telah kami tampilkan di atas pada mobil anda, tentu anda bisa melakukan perbaikan darurat bila tiba-tiba terjadi masalah pada mobil selama berada dalam perjalanan. Dan sesampainya ditempat tujuan, anda bisa melakukan pengecekan kembali dengan membawanya ke bengkel resmi atau bengkel kepercayaan anda agar tidak terjadi kerusakan fatal nantinya.
Selengkapnya