Showing posts with label wiper. Show all posts
Showing posts with label wiper. Show all posts
Thursday, April 3, 2014
Cara Pintar Merawat Karet Wiper
Bila kebetulan melewati mobil-mobil yang diparkir di bawah sengatan terik matahari, perhatikanlah bagian depannya. Apakah wiper masih menempel pada kaca atau sudah ditegakkan? Siapapun yang paham efek negatif panas terhadap karet pasti akan melakukan option ke dua. Sebelum meninggalkan mobil dalam waktu yang lama mereka menarik wiper dan menegakkannya agar tidak menempel permukaan kaca.
Cara di atas adalah salah satu upaya sederhana menjaga keawetan karet wiper. Panas matahari yang menggigit kaca akan membuat permukaan kaca ikut panas. Bila wiper menempel, tentu panas itu akan menyentuh bagian wiper yang terbuat dari karet. Sesuai sifat dan karakternya, panas berlebih dapat merusak karet. Menjadi keras dan tidak lentur (fleksibel) lagi, misalnya. Ketika dioperasikan, karet wiper semacam itu tentulah akan membuat kaca tergores.
Keras dan tidak fleksibel adalah ciri utama karet wiper yang sudah harus diganti. Karet wiper yang masih bagus juga dicirikan dengan kemampuannya membersihkan kaca. Selain dapat menggores kaca, karet wiper yang kurang bagus biasanya ditandai dengan timbulnya embun -embun pada bagian-bagian kaca yang tersapu wiper.
Cara pintar lainnya dalam merawat karet wiper adalah dengan selalu memperhatikan cadangan air wiper. Bila air habis dan wiper dipaksa menyapu kaca, efeknya mirip dengan kasus “menjemur” wiper di bawah terik matahari. Karet wiper akan aus karena bergesekan dengan permukaan kaca yang kering. (Source : AstraWorld)
Selengkapnya
Cara di atas adalah salah satu upaya sederhana menjaga keawetan karet wiper. Panas matahari yang menggigit kaca akan membuat permukaan kaca ikut panas. Bila wiper menempel, tentu panas itu akan menyentuh bagian wiper yang terbuat dari karet. Sesuai sifat dan karakternya, panas berlebih dapat merusak karet. Menjadi keras dan tidak lentur (fleksibel) lagi, misalnya. Ketika dioperasikan, karet wiper semacam itu tentulah akan membuat kaca tergores.
Keras dan tidak fleksibel adalah ciri utama karet wiper yang sudah harus diganti. Karet wiper yang masih bagus juga dicirikan dengan kemampuannya membersihkan kaca. Selain dapat menggores kaca, karet wiper yang kurang bagus biasanya ditandai dengan timbulnya embun -embun pada bagian-bagian kaca yang tersapu wiper.
Cara pintar lainnya dalam merawat karet wiper adalah dengan selalu memperhatikan cadangan air wiper. Bila air habis dan wiper dipaksa menyapu kaca, efeknya mirip dengan kasus “menjemur” wiper di bawah terik matahari. Karet wiper akan aus karena bergesekan dengan permukaan kaca yang kering. (Source : AstraWorld)
Monday, March 10, 2014
Mengganti karet wiper
Mengganti karet wiper
Ketika mengganti karet wiper, lepas blade dari arm wiper, dan lepaskan hanya karet wiper dari blade. Karena karet wiper bertambah usang, kemampuannya membersihkan menurun dan wiper mengeluarkan suara berisik. Juga, wiper dapat merusak kaca depan. Untuk alasan ini, karet wiper perlu diganti secara periodik. Bentuk dan panjang karet wiper bervariasi tergantung pada model; gunakan nomor part yang tepat.
1. Lepas blade wiper
(1) Angkat arm wiper menjauh dari kaca depan supaya blade wiper lebih mudah dilepas.
(2) Sambil menekan ke bawah tuas pada blade wiper, geser blade wiper ke arah bawah dan lepas blade wiper dari arm wiper.
(3) Supaya tidak merusak kaca depan, lilitkan kain ke sekeliling ujung arm wiper dan letakkan perlahan pada kaca depan.
PERHATIAN:
Mengoperasikan wiper saat blade wiper dilepas atau arm wiper diangkat dapat merusak kaca depan atau kap mesin.
PETUNJUK:
Tipe yang terpasang dengan sekrup. Beberapa tipe blade wiper terpasang dengan kokoh pada blade wiper dengan sekrup. Ketika mengganti karet dengan tipe blade wiper seperti itu, ganti karet dengan blade wiper di tempatnya. Ada dua metoda penggantian karet wiper. Lakukan menggunakan metoda yang tepat.
A: Tipe dengan plat belakang
B: Tipe tanpa plat belakang
Tipe dengan plat belakang
1. Melepas karet wiper
(1) Sambil mendorong sisi bagian dalam dari lobang pemasangan pada part karet, geserlah pada arah
alurnya, dan tarik keluar claw blade wiper dari karet tersebut.
(2) Lepas karet dari blade wiper sambil menggeser karet itu.
(3) Lepaskan plat belakang dari karetnya.
PETUNJUK:
Plat belakang dapat dipergunakan kembali. Panjang dan bentuk karet wiper berbeda antara kanan dan kiri pada model yang sama.
2. Memasang karet wiper
(1) Pasang plat belakang pada karet wiper dalam arah yang ditandai selagi pelepasan.
(2) Lewatkan karet melalui seluruh claw pada blade sehingga part dengan lobang pemasangan pada karet menghadap pangkal arm.
(3) Geser karet ke posisi pada claw pertama dan paskanlah ke lobang pemasangan.
Tipe tanpa plat belakang
1. Melepas karet wiper
(1) Padatkan karet wiper yang sisinya tidak punya tonjolan kecil ke arah bawah dan lepaskan karet dari lobang takikan.
(2) Tarik keluar sepanjang alur dari blade.
2. Memasang karet wiper
(1) Lewatkan karet yang baru melalui lobang takikan dari blade wiper dalam arah tonjolan kecil, dan doronglah ke sepanjang alur dari karet.
(2) Dorong dan kerutkan karet ke arah bawah, dan paskan ujung karet ke dalam blade wiper.
PETUNJUK:
Tonjolan menunjukkan arah dari karet.
1. Memasang blade wiper
(1) Lewatkan blade wiper melalui arm dan geser blade wiper ke atas untuk memasangnya.
PETUNJUK:
Dorong ke dalam tuas sampai terdengar bunyi klik.
(2) Biarkan blade wiper diangkat menjauh dari permukaan kaca, dan masukkan cairan washer dan operasikan wiper untuk memeriksa efektifitas wiper.
Subscribe to:
Posts (Atom)